Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Dwi Permana

saya Dwi,asli dari Bali namun sekarang tinggal di yogyakarta sedang melanjutkan perkuliahan di Universitas Atma selengkapnya

Pesona Merapi dari Cangkringan dan Kali Adem

OPINI | 03 April 2010 | 17:25 Dibaca: 378   Komentar: 11   0

Perjalanan pagi buta menuju kaliadem,Dengan udara dingin yang menusuk sampai ke tulang rusuk,hahaha…(lebay)!

Banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini, baik wisatawan luar maupun dalam negeri. Untuk menuju kaliadem  dapat dicapai, melalui kaliurang (yogyakarta), melalui prambanan dan cangkringan, dan melalui borobudur (magelang). Pagi itu saya mulai perjalanan pada pukul 04:45 wib, Perjalanan saya tempuh melalui prambanan ke utara sampai di desa cangkringan. Disana saya menyempatkan diri berhenti sejenak  karna terpikat oleh suasana pedesaan yang begitu menyegarkan, dimana terdapat area persawahan yang membentang di kiri dan kanan jalan ( mengingatkan pada kampung halaman ), persawahan dengan latar di belakangnya gunung merapi yang pagi itu berdiri dengan kokohnya. Setelah merasa cukup puas perjalanan saya lanjutkan menuju kaliadem yang berada dalam wilayah administratif desa Kepuharjo, Cangkringan, SlemanYogyakarta,  ± 25 - 30 km utara Kota YogyakartaKaliadem merupakan kawasan hutan pinus seluas 25 hektar dengan ketinggian 1100 meter di atas permukaan laut, di lereng selatan Gunung Merapi. Kawasan ini memiliki banyak keindahan dan keunikan alam. Keberadaan Gunung Merapi dengan fenomena vulkaniknya, morfologi gunung dan lembahnya, hutan alam dengan keanekaragaman flora dan fauna serta kondisi sosial budaya yang unik, ditambah suasana pagi  yang sangat cerah kala itu yang  memberikan kesegaran yang alami dengan bias-bias sinar mentari kuning ke’emasan yang membangkitkan semangat untuk tetap beraktivitas.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 9 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Menuju Organisasi Advokat Muda yang …

Valerian Libert Wan... | 7 jam lalu

Semoga Jokowi-JK yang Membuka Indonesia …

Bambang Trim | 7 jam lalu

Dialog Sunyi dari Hati ke Hati dengan Gus …

Puji Anto | 7 jam lalu

Satu Lagi Atlet Muslim Yang Di …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Eksposisi, Argumentasi, Deskripsi, Narasi, …

Sigit Setyawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: