Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Dwi Permana

saya Dwi,asli dari Bali namun sekarang tinggal di yogyakarta sedang melanjutkan perkuliahan di Universitas Atma selengkapnya

Pesona Merapi dari Cangkringan dan Kali Adem

OPINI | 03 April 2010 | 17:25 Dibaca: 384   Komentar: 11   0

Perjalanan pagi buta menuju kaliadem,Dengan udara dingin yang menusuk sampai ke tulang rusuk,hahaha…(lebay)!

Banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini, baik wisatawan luar maupun dalam negeri. Untuk menuju kaliadem  dapat dicapai, melalui kaliurang (yogyakarta), melalui prambanan dan cangkringan, dan melalui borobudur (magelang). Pagi itu saya mulai perjalanan pada pukul 04:45 wib, Perjalanan saya tempuh melalui prambanan ke utara sampai di desa cangkringan. Disana saya menyempatkan diri berhenti sejenak  karna terpikat oleh suasana pedesaan yang begitu menyegarkan, dimana terdapat area persawahan yang membentang di kiri dan kanan jalan ( mengingatkan pada kampung halaman ), persawahan dengan latar di belakangnya gunung merapi yang pagi itu berdiri dengan kokohnya. Setelah merasa cukup puas perjalanan saya lanjutkan menuju kaliadem yang berada dalam wilayah administratif desa Kepuharjo, Cangkringan, SlemanYogyakarta,  ± 25 - 30 km utara Kota YogyakartaKaliadem merupakan kawasan hutan pinus seluas 25 hektar dengan ketinggian 1100 meter di atas permukaan laut, di lereng selatan Gunung Merapi. Kawasan ini memiliki banyak keindahan dan keunikan alam. Keberadaan Gunung Merapi dengan fenomena vulkaniknya, morfologi gunung dan lembahnya, hutan alam dengan keanekaragaman flora dan fauna serta kondisi sosial budaya yang unik, ditambah suasana pagi  yang sangat cerah kala itu yang  memberikan kesegaran yang alami dengan bias-bias sinar mentari kuning ke’emasan yang membangkitkan semangat untuk tetap beraktivitas.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Beginilah, Bila Sesama Tunanetra Saling …

Gapey Sandy | | 23 May 2015 | 07:51

Kisah Penghapusan Skripsi di Perguruan …

Muhammad Armand | | 23 May 2015 | 07:07

Kompasiana Seminar Nasional: Harapan serta …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 15:58

Keyboard Komputer yang Kita Pakai …

Herman R. Soetisna | | 23 May 2015 | 05:55

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

Favorit Bule, PSK Eksotis Indonesia dibayar …

Riana Dewie | 4 jam lalu

Dihantui Rasa Bersalah ,Tehnisi QZ8501 Bunuh …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Deadline FIFA Seminggu Lagi, PSSI justru …

Achmad Suwefi | 5 jam lalu

Belajar dari Jokowi memilih 9 Wanita …

Imam Kodri | 6 jam lalu

Jokowi Merekrut Orang Gila Agar Bisa Tetap …

Ahmad Maulana S | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: