Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Nella

Seorang istri, menetap di Jerman. Kadang kalau lagi mood suka nulis2 hal-hal menarik yang saya selengkapnya

Panduan Apply Schengen Visa di Kedutaan Belanda

OPINI | 22 May 2010 | 22:02 Dibaca: 10137   Komentar: 5   1

Baru pertama kali ke luar negeri (LN) ko ya agak ribett (saya ulas di blog saya sebelumnya : http://nsilaen.tk namun thanks God semuanya telah berlalu dan berjalan dengan baik, disini saya ingin memberikan panduan mengenai langkah-langkah pengurusan Schengen Visa berdasarkan pengalaman saya yang lalu (untuk saya saat itu di kedutaan Belanda).Secara garis besar Pengajuan Visa akan sama saja untuk kedutaan Schengen Country (Prancis, Jerman, Belgia dll), saya harap pengalaman saya bisa berguna bagi Anda yang akan apply Schengen Visa.

Negara tujuan utama saya adalah Belanda, saya sudah booking tiket sejak awal Mei 2009 untuk keberangkatan 4 September 2009. Karena Tiket promo (Malaysia airlines http://www.malaysiaairlines.com ) jadi tiket harus dibayar penuh dalam waktu seminggu setelah saya booking, nominalnya USD 888 nett. Jakarta-Schipol-Jakarta. Wah ternyata ada teman saya di bali bisa dapat tiket lebih murah lagi loh!, menggunakan promo Lufthansa http://www.lufthansa.com Jakarta-Frankfurt-Jakarta USD 615.

Fyi kalau tidak menggunakan tiket promo harga tiketnya berkisar mulai USD 1200, so beruntunglah kalian jika mendapat tiket promo tapiii harus bayar tiketnya beberapa bulan sebelum keberangkatan hehehe ..

Visa sudah bisa diajukan 3 bulan sebelum keberangkatan, PALING LAMBAT 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan, saran saya sebaiknya urus jauh – jauh hari deh! karena kita tidak pernah tahu hambatan apa yang bisa kita hadapi ketika pengurusan berlangsung.
Ada catatan PENTING yang diberikan website kedutaan Belanda, http://www.mfa.nl/jak-id/urusan_konsuler yakni antara bulan Mei hingga September pembuatan janji untuk permohonan visa sangat padat. Perlu diingat bahwa untuk membuat janji pada periode tersebut sangat sulit, apesnya saya tidak mengetahui hal tersebut, pihak kedutaan menginformasikan bahwa pada periode tersebut banyak mahasiswa yang akan daftar kuliah jadi mereka harus diutamakan.

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari teman-teman milis, jika akan ke Luar negeri (LN) maka kita harus menyiapkan sejumlah dana di rekening tabungan kita, yang nantinya bisa memperkuat pemberian visa, pihak kedutaan memerlukan bukti kalau kita bisa membiayai perjalanan kita dan kita tidak akan terlantar di negara asing. Nominal yang saya dengar bermacam-macam dan tidak ada patokan resminya, ada yang mengatakan harus ada 50 juta atau. 30 juta rupiah di rekening kita atau ada juga yang mengatakan jumlahnya tidak penting, asal bisa membuktikan bahwa kita punya uang.

Saya tidak punya uang sebanyak yang diatas, jadi pada akhir bulan Juni 2009 saya pinjam ke ayah saya sejumlah 25 juta rupiah, saya masukkan rekening saya selama dua bulan (ada yang bilang 3 bulan) sampai visa saya dapatkan.

Saya mendapat surat undangan (istilahnya Gemeente, kalo di sini mungkin seperti kantor walikota) dari teman satu marga yang sudah jadi warga negara Belanda, maka jenis visa yang saya gunakan adalah kunjungan family and friends. Jika ada surat undangan semacam ini akan lebih mudah dapat visanya, bagi mereka yang tidak mempunyai saudara atau kenalan yang bisa memberikan surat undangan tidak masalah kok, kalian bisa booking hostel di http://www.hostelworld.com
Syarat yang mengundangpun harus berpenghasilan minimal 800 Euro per bulan dan si pengundang harus datang ke kantor balaikota (Gementee) untuk mengisi formulir undangan, dan juga si pengundang harus membuktikan secara finasial bahwa dia mampu mengundang Anda.

Untuk singkatnya dokumen yang harus dipersiapkan dan dibawa untuk permohonan :
1. Paspor yang masih berlaku (minimal 3 atau 6 bulan untuk amannya).
2. Formulir permohonan visa yang telah diisi lengkap dan ditandatangani (bisa ambil di kedutaan atau download di website kedutaan terkait).
3. Bukti tiket / booking tiket PP.
4. 2 (dua) pasfoto berwarna terbaru ukuran 3X4 cm. *Update 19 April 2010
Aturan tentang foto per 1 April 2010, bisa liat website kedutaan http://www.mfa.nl/jak-id/urusan_konsuler/visa/kunjungan_singkat
5. Fotokopi halaman data pribadi paspor Anda.
6. Surat Keterangan Kerja (menerangkan dari tanggal berapa sampai tanggal berapa Anda akan cuti dari kantor).
7. Bukti kemampuan secara finansial diri sendiri (kopi rekening bank/buku tabungan / deposito 3 (tiga) bulan terakhir).
8. Surat Undangan dari Belanda (kalau tidak ada surat undangan maka harus ada bukti pemesanan hotel yang telah dikonfirmasi).
9. Asuransi Perjalanan, yang berlaku di wilayah Schengen dengan pertanggungan minimal sebesar € 30.000,-.

Polis Asuransi Perjalanan diperlihatkan ketika wawancara, jangan lupa HARUS berikan kopinya ke kedutaan. (September 2009 saya beli asuransi Axa USD 70 berlaku satu bulan, harga mungkin saja berubah) bisa hubungi SIRIUS TOUR dengan Whisnu Destanto Tel : + 6221 – 344 73 38 atau bisa juga hubungi saya nanti saya bantu beritahukan ke pak Whisnu.

Dokumen yang diperlukan dari Pengundang (Belanda) :
1. Surat undangan / Gemeente (undangan yang telah dilegalisasi oleh kantor balai kota tempat si pengundang tinggal dari pihak keluarga atau teman yang hendak dikunjungi). *Catatan/update 19 April 2010 Surat Undangan, formnya harus di isi lengkap ya, karena teman saya kena kasus, dimana surat undangan yang dia dapatkan dari Belanda hanya tertera nama dia saja, jadi oleh pihak kedutaan di Jakarta ditolak, dan kalau sudah ditolak maka pengundang harus mengajukan surat undangan baru. (Padahal dulu, surat undangan saya hanya nama saja, Thanks God .. lancar, kalau kena kasus alamat bisa hangus tiket saya he-he-he)
2. Bukti kemampuan secara finansial sponsor (kopi rekening bank/buku tabungan 3 (tiga) bulan terakhir dan/atau slip gaji 3 (tiga) bulan terakhir).
3. Kopi paspor pihak pengundang (dan juga fotokopi izin tinggal Belanda jika ada, dalam hal ini jika pengundang buka warganegara setempat) pihak keluarga atau teman yang hendak dikunjungi.
Biaya permohonan visa €60,00 akan di rupiahkan tergantung kurs di kedutaan saat Anda apply visa.
Jika semua dokumen yang diperlukan sudah siap maka Anda hubungi kedutaan (dalam hal ini saya ke kedutaan Belanda), untuk buat janji melalui telepon 021-5271904 dengan menyebutkan nama, nomor telepon dan nomor paspor, kemudian nanti kita akan diberitahukan kapan bisa datang untuk apply visa nya. Saran saya hubungi kedutaan di pagi hari antara jam 8 – 10 karena di atas jam tersebut seringkali sulit masuk.

Alamat kedutaan Belanda di Jakarta :
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. S-3
Kuningan – Jakarta 12950
Indonesia
Nomor telpon:
Tel: +62 21 524-8200 atau +62 21 525-1515
Email : jak@minbuza.nl

Setelah buat Janji dengan kedutaan minta si pengundang untuk scan semua dokumen dan mengirimkannya via email ke kedutaan ( JAK-VISA@minbuza.nl ) dan CC ke email Anda, jadi si pengundang tidak perlu mengirimkan aslinya via post (lebih cepat dan menghemat biaya kan ) kemudian Anda print out dokumen tersebut dan di bawa serta ketika datang ke kedutaan pada hari yang telah disepakati dengan pihak kedutaan.

Jika semua lancar dan dokumen yang diperlukan sudah lengkap semua, maka pengurusan visa ini makan waktu 8 – 10 hari kerja (berdasrkan sharing dengan teman-teman milis, yang paling mudah dan cepat pengurusan visa di kedutaan Belanda).

Adapun Visa Schengen berlaku untuk negara-negara yang disebut di bawah ini:
1. Austria
2. Belanda
3. Belgia
4. Ceko
5. Denmark
6. Estonia
7. Finlandia
8. Hongaria
9. Islandia
10. Italia
11. Jerman
12. Latvia
13. Lituania
14. Luksemburg
15. Malta
16.Norwegia
17. Perancis
18. Polandia
19. Portugal
20.Slovakia
21. Slovenia
22. Spanyol
23.Swedia
24 Yunani DAN
25. Swiss (per 12 Desember 2008)

Untuk negara tetangga kita, Singapura bebas visa untuk mengunjungi Negara-negara Schengen Country, wah enak sekali yaaa :D

Untuk informasi lebih lanjut bisa buka website kedutaan Belanda Visa Schengen Belanda.

Akhirnya, saya ucapkan Good Luck and Have a nice Trip ;-)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Remaja di Moskow Juga Suka Naik ke Atap KRL …

Lidia Putri | | 01 August 2014 | 19:28

Yuk Kenali Serba-serbi Njagong …

Giri Lumakto | | 01 August 2014 | 23:14

Apakah ‘Emoticon’ Benar-benar Jujur? …

Fandi Sido | | 01 August 2014 | 18:15

“Tak Sempurna Hanya Tanpa …

Jarjis Fadri | | 31 July 2014 | 08:41

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Koalisi Merah Putih Tetaplah Merah Putih, …

Hanny Setiawan | 11 jam lalu

Jokowi Belum Dilantik, PKB Sudah Nagih Jatah …

Ikhlash Hasan | 11 jam lalu

Libur Lebaran, Bertemu Bule dan Supir Isteri …

Hendry Sianturi | 16 jam lalu

Membuat Tanda Salib di Pusara Ir. Soekarno …

Kosmas Lawa Bagho | 16 jam lalu

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: