Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Nyoman Sulistiana

Mahasiswa di Institut Teknologi Telkom angkatan 2008 yang berasal dari Denpasar, Bali. Beberapa kali mengirim selengkapnya

Tips & Trik Liburan Murah di Lombok!

HL | 02 June 2010 | 00:52 Dibaca: 7786   Komentar: 19   2

Gili Trawangan

Keelokan Pantai Gili Trawangan

Gili Trawangan merupakan Gili (pulau) terbesar diantara tiga gili lainnya, yaitu Meno dan Air. Gili Trawangan terletak paling jauh dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pemandangannya masih sangat alami dan sering disebut- sebuat sebagai surga yang baru terbangun dari tidurnya. Penasaran? Buat teman- teman yang ingin backpacking kesana bisa nyoba perjalanan cerita ini deh.

Cara pertama yang dapat anda pilih jika dari Jawa: (1) Bisa naik kereta tujuan Surabaya, lalu lanjutkan dengan naik travel tujuan Mataram. (2) Terbang langsung dari Bandara Internasional Soekarno- Hatta dengan Garuda Indonesia tujuan Ampenan (Bandara Internasional Selaparang, Mataram). (3) Terbang ke Denpasar dengan low cost airlines (Air Asia, Batavia, dan Lion Air) dilanjutkan terbang dengan Garuda Indonesia dari Denpasar tujuan Mataram. (4) Terbang ke Denpasar dengan low cost airlines, dilanjutkan dengan perjalanan darat menggunakan Bus dari terminal Ubung tujuan Mataram (terminal Mandalika). (5) Terbang ke Denpasar dengan low cost airlines, dilanjutkan dengan naik angkot dari terminal ubung tujuan Pelabuhan Padang Bai, kemudian naik Ferry tujuan Lembar.

Oke, apapun jalan yang dipilih untuk mencapai Pulau Lombok, semuanya tergantung biaya anda. Namun, bagi saya perjalan yang merogoh kocek tidak terlalu dalam, aman, dan sangat nyaman, yaitu cara nomor (5). Anda bisa memilih waktu liburan yang pas. Jika ingin kesana saat Libur tahun baru periode Desember- Februari, maskapai Air Asia selalu menyediakan promo jauh- jauh hari sebelum hari keberangkatan. Promo tiketnya bisa mencapai Rp 149.000,00 loh, jadi jangan sampai lewatkan kesempatan itu. Oya, Lion Air juga biasanya menjual tiket promo yang mencapai Rp 359.000,00. Nah setelah memesan tiket, saat keberangkatan, anda diharuskan membayar pajak Bandara Soekarno- Hatta sebesar Rp 40.000,00.

Dalam perjalanan terbang ke Denpasar, saya sarankan anda untuk memilih waktu terbang kira- kira pukul 14.00- 15.00 WIB dari Cengkareng. Mengapa? Karena anda bakal menemukan keindahan yang tak terlupakan saat mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar. Lama penerbangan sekitar 1,5 jam. Saat hampir mendarat di landas pacu arah barat- timur, kamu bisa melihat Pura Uluwatu detemani sunset yang menakjubkan, selain itu juga bisa melihat Pantai Kuta dan Jimbaran. Jika pesawat mendarat dari landas pacu arah timur- barat, anda bisa melihat Pulau Serangan (Turtle Island) dari atas juga ditemani dengan sunset yang indah. Tips I: saat check- in di Bandara Soekarno- Hatta “Mintalah kepada petugas check-in agar kursi anda ditempatkan di sebelah jendela pesawat.”

Nah, sesampai di Bandara Ngurah Rai, anda bisa langsung keluar dari bandara untuk mencari taksi atau bersantai sejenak. Mengapa tidak menggunakan taksi bandara? Ya, karena tarifnya juga mahal. Jadi, untuk mencari taksi lain anda haru berjalan sedikit keluar bandara untuk mendapatkan taksi seperti Blue Bird. Jika anda melakukan traveling berempat, kamu akan mendapat harga termurah. Biaya taksi dari bandara ke terminal ubung sekitar Rp 50.000,00-an. Jadi, berempat bisa bayar per orang cuma Rp 12.500,00. Sesampainya di Terminal Ubung, anda bisa memilih angkot tujuan Pelabuhan Padang Bai, biayanya Rp 10.000,00. Di Padang Bai, belilah tiket penyebangan Ferry dengan harga Rp 35.000,00. Tips II: “Belilah makanan dari pelabuhan atau terminal ubung, karena harga makanan di Ferry bisa dua atau tiga kali lipat harga aslinya.”

Lama perjalanan menggunakan Kapal Ferry sekitar 4- 5 jam (Jadi anda akan sampai di Lombok saat pagi hari, waktu yang sangat tepat untuk melanjutkan perjalanan darat). Dalam perjalan yang lama ini anda berkesempatan untuk beristirahat dengan bersantai di dek kapal, atau tidur- tiduran di kursinya yang panjang. Jika anda beruntung, anda bisa melihat kawanan lumba- lumba yang sedang berimigrasi di Selat Lombok ini. Dalam perjalanan, kapal akan melintasi pulau- pulau kecil yang ada di dekat Pulau Lombok. Nuansa tropiknya sangat menarik hati. Tips III: “Walaupun membosankan berada lama di dalam kapal, jangan anda lewatkan menjelang 30 menit sebelum kapal berlabuh di Lembar, karena anda akan disuguhi pemandangan yang luar biasa indahnya.”

Saat sampai di Lembar, anda bisa langsung ke Dermaga Bangsal untuk menyebrang ke Gili Trawangan. Ada dua cara: (1) Anda bisa naik angkot dengan tariff Rp 10.000,00 per orang. (2) Anda bisa mencarter taksi dengan tariff Rp 200.000,00. Dalam perjalanan menuju Dermaga Bangsal, anda akan melewati pantai yang sangat terkenal, yaitu Pantai Senggigi. Jangan lewatkan kesempatan ini, anda bisa singgah dulu disini untuk sekadar berfoto- fotoan sebagai kenang- kenangan. Tips IV: “Kalau anda sendiri, pilihlah angkot, jika berempat, lebih baik memilih taksi, walaupun biayanya sedikit lebih mahal, dalam perjalanan anda akan merasa nyaman.

Setelah sampai di Bangsal (kira- kira jam setengah sembilan waktu setempat) anda bisa langsung membeli tiket perahu motor seharga Rp 10.000,00 tujuan Gili Trawangan. Perahu akan berangkat jika jumlah penumpang minimal 20 orang. Jadi, anda perlu sedikit bersabar disini. Dan ini merupakan alternatif termurah yang dapat anda pilih. Jika mau yang lebih nyaman dan tidak sabar menunggu, anda juga bisa mencharter perahu boat seharga Rp 200.000,00.

Lama perjalanan menuju Gili Trawangan sekitar 45 menit dari Dermaga Bangsal. Sebelum mencapai gili terbesar tersebut anda akan melewati Gili Air (gili yang terpadat penduduknya), Gili Meno (sedikit penduduknya dan memiliki danau air asin), baru Gili Trawangan (surga buat snorkeling). Tips V: “Perlu saya garis bawahi, di Gili Trawangan, Air, maupun Meno gak ada yang namanya kendaraan bermotor selain perahu, jadi jangan harap anda akan menemukan taksi disini sebagai sarana transportasi daratnya. Oya, ATM juga gak ada, jadi sebaiknya bawa saja uang”.

Sesampainya di Gili Trawangan, anda akan melihat pasir putih dengan pantai yang airnya berwarna hijau emerald. Mirip banget sama pantai- pantai di Phuket, Thailand, seperti yang kita lihat di film “The Beach”-nya Leonardo DiCaprio. Anda bisa langsung mencari penginapan. Harganya berkisar Rp 150.000,00- Rp 500.000,00. Di Gili Trawangan, anda bisa memilih beragam aktivitas, seperti: membaca novel sambil tiduran di kursi pantai yang terlentang dan ditemani orange juice, bersepeda mengelilingi pulau yang cuma luasnya 2×3 Km2 (tarifnya Rp 75.000,00 per hari atau Rp 20.000,00 per jam), mengelilingi pulau dengan naik Cidomo (kereta kuda khas Lombok dengan tariff Rp 90.000,00 per sekali keliling pulau), diving (tarifnya Rp 500.000,00-an), snorkeling, atau hanya sekadar jalan- jalan sambil menghirup udara tropis pantai.

Saya sendiri lebih memilih snorkeling sambil hunting- hunting foto. Snorkeling, selain biayanya hanya Rp 75.000,00 + pemandunya, anda juga bakal mendapatkan pengalaman seru menikmati terumbu karangnya. Kalau mau tanpa pemandu, harga sewa snorkelnya hanya Rp 25.000,00 per hari sepuasnya. Saya sendiri memilih harga dengan pemandu karena ini adalah pengalaman pertama saya snorkeling. Pertama- tama saya diajarkan teknik menarik napas menggunakan snorkel, lalu berlatih dahulu di pantai sampai lancer. Tidak sulit kok, yang penting anda bisa berenang. Setelah latihan, baru saya di ajak ke pantai bagian timur laut menggunakan perahu motor. Sesampainya di spot, langsung nyemplung deh, ternyata airnya gak dalam kok, sekitar 2 meteran. Tapi, pemandangan karangnya yahud banget. Tips VI: “Snorkelinglah bersama pemandu walau agak mahal, karena anda akan diajarkan sampai bisa, dan anda akan merasa puas setelah diajak bersnorkeling di spot- spot yang menarik.”

Oke, puas dengan snorkeling selama 3 jam-an, saya jadi lapar dan langsung memesan Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung Lombok. Kebetulan lidah saya, memang sangat menyukai makan- makanan super pedas, porsinya sangat banyak, jadi total saya makan sebesar Rp 35.000,00. Setelah makan saya lanjutkan dengan berkeliling sepeda sampai sore dan meningmati sunset dengan latar Gunung Agung di Karangasem, Bali. Jadi, setelah menikmati sunset saya kembali ke penginapan yang saya sewa seharga Rp 150.000,00.

Keesokan paginya saya lebih memilih untuk melanjutkan perjalanan ke pelbagai tempat wisata lainnya di Pulau Eksotik Lombok dengan kembali naik perahu motor menuju Dermaga Bangsal. Seru kan? Buat kamu yang akan liburan, gak usah ragu deh buat ke Gili Trawangan, masa hanya liburan di Jawa sie, hihihii… Oke deh, Selamat mencobanya….

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Makan Ikan Petrus dari Laut Galilea …

Andre Jayaprana | | 23 August 2014 | 00:20

Pihak Jokowi-JK Sudah Tepat Bila Mengadopsi …

Abdul Muis Syam | | 23 August 2014 | 03:40

Keputusan MK tentang Noken, Bagaimana …

Evha Uaga | | 22 August 2014 | 12:23

Goa Kalak Pertapaan Prabu Brawijaya …

Nanang Diyanto | | 23 August 2014 | 02:30

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Mulianya Hamdan Zoelva, Hinanya Akil Mochtar …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Ada Foto ‘Menegangkan’ Ibu Ani …

Posma Siahaan | 10 jam lalu

Mempertanyakan Keikhlasan Relawan Jokowi-JK …

Muhammad | 11 jam lalu

Pesta Perkawinan Mewah, Apa Ngaruh dalam …

Ifani | 14 jam lalu

SBY ‘Ngrecoki’ Jokowi …

Suko Waspodo | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: