Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Widi Astuti

q orang yg simpel, sederhana n berpikir secara logis

Madiun Kota Gadis

OPINI | 06 July 2010 | 01:55 Dibaca: 1424   Komentar: 11   1

Ini pertama kalinya aku mencoba menulis, bukannya apa-apa hanya ingin berbagi cerita saja. Sebelumnya perkenalkan namaku widi dari Madiun, orang bilang tak kenal maka tak sayang. Mohon bimbingannya juga. Aku ingin sedikit cerita mengenai asal kotaku, Madiun punya beberapa semboyan, yang aku tahu hanyalah Madiun Bangkit dan Madiun Kota Gadis.

Kenapa disebut Kota Gadis?? banyak yang mempertanyakannya apakah karena Madiun itu banyak gadisnya?? atau di Madiun semua ceweknya masih gadis-gadis….(termasuk aku ni…tidak percaya boleh dicoba …hehehe…). Menurut pengetahuanku (maaf kalo salah mohon dibenarkan) Gadis disini singkatan dari Perdagangan dan Industri, kenapa disebut begitu?? karena memang di Madiun ini perekonomiannya berputar di sekitar perdagangan (bukan dagang gadis itu tadi ya…) tapi ya perdagangan kebutuhan-kebutuhan manusia ya sandang, pangan dan lain-lainnya. Itu terbukti karena banyaknya pertokoan, rumah makan, warung-warung, sampai supermarket, itulah kenapa banyak yang bilang kalo Madiun itu kota konsumtif. Dan juga Industri, di Madiun banyak sekali industri dalam arti home industri yaitu industri-industri rumah tangga, seperti contohnya membuat sambel pecel (pecel madiun terkenal lo…), lempeng puli, madumongso dll…juga industri-industri lainnya. Nah…itulah sekelumit yang aku ketahui dari Madiun sebagai Kota Gadis….Oh ya…dengar2 sebentar lagi Madiun juga akan dibangun tempat pariwisata buatan seperti bendungan (danau) dan juga waterboom…

Semoga bermanfaat……..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Reportase Festival Reyog Nasional XXI Hari …

Nanang Diyanto | | 21 October 2014 | 17:45

Rodhi, Pelukis Tunadaksa Ibu Negara, Titisan …

Maulana Ahmad Nuren... | | 21 October 2014 | 17:36

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Kok, Jokowi Lari di Panggung? …

Gatot Swandito | | 21 October 2014 | 10:26

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Siapa Sengkuni? Amien Rais, Anda Atau Siapa? …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Jokowi Membuatku Menangis …

Fidiawati | 9 jam lalu

Makna Potongan Tumpeng Presiden Jokowi bagi …

Kanis Wk | 9 jam lalu

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengenal Festival Ancak dari Desa Jeladri, …

Cak Uloemz | 7 jam lalu

Liga Tarkam, Rusuh Kok Budaya? …

Aprillia Lita | 7 jam lalu

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 8 jam lalu

Sri Mulyani Jadi Mentri Jokowi dapat …

Alfons Meliala | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: