Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Widi Astuti

q orang yg simpel, sederhana n berpikir secara logis

Madiun Kota Gadis

OPINI | 06 July 2010 | 01:55 Dibaca: 1449   Komentar: 11   1

Ini pertama kalinya aku mencoba menulis, bukannya apa-apa hanya ingin berbagi cerita saja. Sebelumnya perkenalkan namaku widi dari Madiun, orang bilang tak kenal maka tak sayang. Mohon bimbingannya juga. Aku ingin sedikit cerita mengenai asal kotaku, Madiun punya beberapa semboyan, yang aku tahu hanyalah Madiun Bangkit dan Madiun Kota Gadis.

Kenapa disebut Kota Gadis?? banyak yang mempertanyakannya apakah karena Madiun itu banyak gadisnya?? atau di Madiun semua ceweknya masih gadis-gadis….(termasuk aku ni…tidak percaya boleh dicoba …hehehe…). Menurut pengetahuanku (maaf kalo salah mohon dibenarkan) Gadis disini singkatan dari Perdagangan dan Industri, kenapa disebut begitu?? karena memang di Madiun ini perekonomiannya berputar di sekitar perdagangan (bukan dagang gadis itu tadi ya…) tapi ya perdagangan kebutuhan-kebutuhan manusia ya sandang, pangan dan lain-lainnya. Itu terbukti karena banyaknya pertokoan, rumah makan, warung-warung, sampai supermarket, itulah kenapa banyak yang bilang kalo Madiun itu kota konsumtif. Dan juga Industri, di Madiun banyak sekali industri dalam arti home industri yaitu industri-industri rumah tangga, seperti contohnya membuat sambel pecel (pecel madiun terkenal lo…), lempeng puli, madumongso dll…juga industri-industri lainnya. Nah…itulah sekelumit yang aku ketahui dari Madiun sebagai Kota Gadis….Oh ya…dengar2 sebentar lagi Madiun juga akan dibangun tempat pariwisata buatan seperti bendungan (danau) dan juga waterboom…

Semoga bermanfaat……..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | | 23 November 2014 | 12:04

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 9 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 17 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 19 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 12 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 12 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 12 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 12 jam lalu

Peniti Community, Wadah Kompasianer …

Isson Khairul | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: