Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Widi Astuti

q orang yg simpel, sederhana n berpikir secara logis

Madiun Kota Gadis

OPINI | 06 July 2010 | 01:55 Dibaca: 1484   Komentar: 11   1

Ini pertama kalinya aku mencoba menulis, bukannya apa-apa hanya ingin berbagi cerita saja. Sebelumnya perkenalkan namaku widi dari Madiun, orang bilang tak kenal maka tak sayang. Mohon bimbingannya juga. Aku ingin sedikit cerita mengenai asal kotaku, Madiun punya beberapa semboyan, yang aku tahu hanyalah Madiun Bangkit dan Madiun Kota Gadis.

Kenapa disebut Kota Gadis?? banyak yang mempertanyakannya apakah karena Madiun itu banyak gadisnya?? atau di Madiun semua ceweknya masih gadis-gadis….(termasuk aku ni…tidak percaya boleh dicoba …hehehe…). Menurut pengetahuanku (maaf kalo salah mohon dibenarkan) Gadis disini singkatan dari Perdagangan dan Industri, kenapa disebut begitu?? karena memang di Madiun ini perekonomiannya berputar di sekitar perdagangan (bukan dagang gadis itu tadi ya…) tapi ya perdagangan kebutuhan-kebutuhan manusia ya sandang, pangan dan lain-lainnya. Itu terbukti karena banyaknya pertokoan, rumah makan, warung-warung, sampai supermarket, itulah kenapa banyak yang bilang kalo Madiun itu kota konsumtif. Dan juga Industri, di Madiun banyak sekali industri dalam arti home industri yaitu industri-industri rumah tangga, seperti contohnya membuat sambel pecel (pecel madiun terkenal lo…), lempeng puli, madumongso dll…juga industri-industri lainnya. Nah…itulah sekelumit yang aku ketahui dari Madiun sebagai Kota Gadis….Oh ya…dengar2 sebentar lagi Madiun juga akan dibangun tempat pariwisata buatan seperti bendungan (danau) dan juga waterboom…

Semoga bermanfaat……..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Baduy, Eksotisme Peradaban Ke XV yang Masih …

Ulul Rosyad | | 20 December 2014 | 23:21

Batita Bisa Belajar Bahasa Asing, …

Giri Lumakto | | 21 December 2014 | 00:34

Penulis Kok Dekil, Sih? …

Benny Rhamdani | | 20 December 2014 | 13:51

Bikin Pasar Apung di Pesing, Kenapa Tidak? …

Rahab Ganendra 2 | | 20 December 2014 | 20:04

Real Madrid Lengkapi Koleksi Gelar 2014 …

Choirul Huda | | 21 December 2014 | 04:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 21 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 23 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 24 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 20 December 2014 08:49

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 20 December 2014 07:59


Subscribe and Follow Kompasiana: