Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Widi Astuti

q orang yg simpel, sederhana n berpikir secara logis

Madiun Kota Gadis

OPINI | 06 July 2010 | 01:55 Dibaca: 1430   Komentar: 11   1

Ini pertama kalinya aku mencoba menulis, bukannya apa-apa hanya ingin berbagi cerita saja. Sebelumnya perkenalkan namaku widi dari Madiun, orang bilang tak kenal maka tak sayang. Mohon bimbingannya juga. Aku ingin sedikit cerita mengenai asal kotaku, Madiun punya beberapa semboyan, yang aku tahu hanyalah Madiun Bangkit dan Madiun Kota Gadis.

Kenapa disebut Kota Gadis?? banyak yang mempertanyakannya apakah karena Madiun itu banyak gadisnya?? atau di Madiun semua ceweknya masih gadis-gadis….(termasuk aku ni…tidak percaya boleh dicoba …hehehe…). Menurut pengetahuanku (maaf kalo salah mohon dibenarkan) Gadis disini singkatan dari Perdagangan dan Industri, kenapa disebut begitu?? karena memang di Madiun ini perekonomiannya berputar di sekitar perdagangan (bukan dagang gadis itu tadi ya…) tapi ya perdagangan kebutuhan-kebutuhan manusia ya sandang, pangan dan lain-lainnya. Itu terbukti karena banyaknya pertokoan, rumah makan, warung-warung, sampai supermarket, itulah kenapa banyak yang bilang kalo Madiun itu kota konsumtif. Dan juga Industri, di Madiun banyak sekali industri dalam arti home industri yaitu industri-industri rumah tangga, seperti contohnya membuat sambel pecel (pecel madiun terkenal lo…), lempeng puli, madumongso dll…juga industri-industri lainnya. Nah…itulah sekelumit yang aku ketahui dari Madiun sebagai Kota Gadis….Oh ya…dengar2 sebentar lagi Madiun juga akan dibangun tempat pariwisata buatan seperti bendungan (danau) dan juga waterboom…

Semoga bermanfaat……..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Dua Pustakawan Berprestasi Terbaik …

Gapey Sandy | | 30 October 2014 | 17:18

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Paling Tidak Inilah Kenapa Orangutan …

Petrus Kanisius | | 30 October 2014 | 14:40

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 10 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 13 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 13 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 7 jam lalu

Si Jangkung Tokyo Sky Tree …

Firanza Fadilla | 8 jam lalu

Pompadour …

Yulian Muhammad | 8 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 8 jam lalu

Luka …

Ukonpurkonudin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: