Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Boedi Julianto

Networker who like sharing and connecting to the people in Social Media. Penikmat sepak bola selengkapnya

Suan Lum Night Bazaar

REP | 04 October 2010 | 23:37 Dibaca: 614   Komentar: 0   0

Thailand sebagai salah satu tujuan wisata Asia mempunyai beragam obyek wisata yang tidak pernah terlupakan bagi wisatawan. Pasar terapung, pantai Pataya dan pusat hiburan malam seperti Patpong mempunyai daya tarik yang berbeda. Pasar terapung identik dengan keunikan, Pataya menarik dengan keindahan panorama pantai sedangkan Patpong menarik bagi wisatawan yang ingin tahu kehidupan malam Thailand.

Wisata Thailand tidak lengkap tanpa Suan Lum Night Bazaar yang memikat wisatawan dengan berbagai macam cindera mata khas Thailand. Suan Lum Night Bazaar terletak tidak jauh dari Bangkok dan mudah diakses dengan sarana transportasi umum seperti taksi, bus kota dan kereta api. Keramaian Suan Lum mulai terasa pukul tujuh malam dengan gemerlapnya cahaya lampu di area pasar malam hingga tengah malam.

Suan Lum Night Bazaar merupakan bukti keberhasilan pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam industri pariwisata Thailand yang dikemas sangat cantik. Beberapa cendera mata seperti gantungan kunci, dompet, tas dan pensil berkepala boneka khas Thailand made in UKM mudah ditemukan di Suan Luam Night Bazaar.

Food court di lapangan terbuka dengan berbagai jenis makanan dan minuman juga dengan mudah ditemukan di Suan Lum Night Bazaar. Tenda – tenda kaki lima tertata rapi dan bersih menambah kenikmatan wisatawan untuk merasakan wisata kuliner di Suan Lum Night Bazaar.

Wisatawan yang senang belanja dan kehabisan bath juga dimudahkan karena bisa langsung menukarkan dollar di money changer yang siap 24 jam di Suan Lum Night Bazaar. Suan Lum Night Bazaar sepertinya dirancang sebagai tempat wisata untuk menghabiskan bath dan uang saku wisatawan sebelum meninggalkan Thailand.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 10 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 11 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Gimana Terhindar dari Jebakan Oknum Trading …

Adhie Koencoro | 8 jam lalu

Dari Priyo Sampai Ahok, Akhirnya Demokrat …

Auda Zaschkya | 8 jam lalu

Daya Tarik Kota Emas Prag, Ditinggalkan …

Cahayahati (acjp) | 8 jam lalu

Cycling, Longevity and Health …

Putri Indah | 9 jam lalu

Menemukan Pembelajaran dari kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: