Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Pramana Hadi

Senang membaca dan menulis. Berbagi pengalaman untuk sesama. Saling mendukung dan mengingatkan.

Perjalanan Tiada Duanya: Wisata Rohani ke Yerusalem

REP | 24 December 2010 | 08:14 Dibaca: 5674   Komentar: 22   4

Persiapan sudah final, saya sekeluarga berdoa: kiranya semua berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan. Tanggal 12 September 2004 saya berangkat ke Cengkareng dengan bus Bandara DAMRI dari Metropolitan Mall Bekasi. Tiba di Jakarta International Airport Cengkareng jam 16.00. Koordinasi dengan penyelenggara jam 20.00. Check in jam 21.00. Berangkat sekitar jam 23.00 menggunakan pesawat Airbus A-300 Qatar Airways. Pesawat singgah di Kualalumpur selama 30 menit lalu diteruskan ke Doha, Qatar. Tiba di Doha, Qatar jam 05.00 waktu setempat.

12931626651381072702
Kota Doha, siang hari.

Kesan pertama masuk di bandara Doha adalah bahwa bandaranya tidak begitu besar, pendatangnya tak banyak dan kebersihannya pada umumnya bagus, meski kamar kecilnya terlalu sedikit sehingga menimbulkan antrian panjang. Di Doha, Qatar, rombongan ber‘city sightseeing.’ Rombongan mengunjungi Museum Qatar, Pelabuhan Laut Qatar, Pasar Unta dan ‘Doha Carefour’ yang counter-nya saja jumlahnya 50 buah.

1293162740175640930
Kota Doha, malam hari, dari tepi pantai.

Jam 14.00 waktu Qatar perjalanan dilanjutkan menuju Yordania menggunakan Qatar Airways lagi. Ketika melewati alarm metal detector, alarmnya berbunyi, semua sudah diperiksa tetapi masih bunyi juga. Petugas pemeriksanya, dari jengkel sampai akhirnya tertawa (karena bingung) dan terakhir menanyakan: “Apakah ada benda metal yang tertanam di tubuh Anda (karena operasi)?” Saya jawab tidak dan akhirnya saya di’lolos’kan. Teka-teki badan saya mengandung metal (sehingga metal detector alarm berbunyi) baru terjawab setelah sampai di Yerusalem.

12931632571868938347
Queen Alia International Airport, Amman, Yordania.

Dua setengah jam kami di atas Qatar Airways. Dari Qatar Airways saya bisa melihat ‘indahnya’ gurun pasir di Yordania: seperti gambar air laut tertiup angin. Tiba di Queen Alia International Airport Yordania ada sedikit masalah yaitu kita ditanya ‘selanjutnya kita akan (menuju) ke mana?’ Setelah dijelaskan oleh pendeta pemandu akhirnya mereka mengerti. Bandara Queen Alia International Airport Yordania saat itu sedang direnovasi sehingga kelihatan amburadul.

12931634771102668135
Lobby Queen Alia International Airport, Amman, Yordania.

Rombongan meneruskan perjalanan dengan bus wisata menuju tujuan utama: Israel. Sekitar dua setengah jam perjalanan kami tiba di check point Yordania. Setelah melalui sedikit pemeriksaan kami meneruskan perjalanan ke Terminal Check Point Sungai Jordan (River Jordan Check Point Terminal).

Suasana dalam pemeriksaan di Check Point Terminal Sungai Jordan sangat ketat. Ada kejadian lucu tetapi menjengkelkan, salah satu nenek sudah diperiksa lumayan ketat, tetapi masih bunyi juga, rupanya di dalam ‘setagen’nya beliau membawa koin rupiah cukup banyak. Pantas kalau alarm berbunyi. Kejadian yang menjengkelkan juga saya alami. Seperti halnya di Doha, alarm-pun berbunyi, padahal semua barang, baik yang bersifat metal maupun bukan sudah semuanya saya lepas. Saya taruh di satu tempat, tetapi masih bunyi juga. Rupanya sepatu (butut) gara-garanya. Berarti dari semenjak keberangkatan saya yang bermasalah dari Qatar, sepatu (butut) ini penyebabnya.

Hal-hal kecil dan biasa, ditanyakan juga. Contohnya, petugas menanyakan nama ayahanda, begitu saya sebut nama ayahanda, petugasnya bingung dan bertanya mengapa ‘nama keluarga’ saya tidak sama dengan nama ayahanda. Rupanya si petugas tidak memahami bahwa pada suku Jawa tidak dikenal ‘nama keluarga’ seperti halnya suku Batak, Ambon dan Manado, misalnya.

Hal-hal menjengkelkan yang lain, tetapi itu memang merupakan prosedur tetap adalah meminta membuka koper dan mengorek hampir semua isi koper. Antara lain Alkitab pun dibuka (untuk mengetahui) apakah di dalam Alkitab (barangkali dibuat berlubang –seperti dalam film-film spy— dan) terdapat sesuatu yang dilarang dibawa atau membahayakan.

Setelah dua jam melalui pemeriksaan yang melelahkan, kami berganti bis, pengemudi dan guide. Pergantian bis, pengemudi dan guide selalu dilakukan bila masuk ke/keluar Israel. Setelah beres kami berpindah bis. Kami disambut dengan lagu rohani berbahasa indonesia: „Ya, Bapa, Abba, aku ini Anak-Mu ….“ oleh Anis, pengemudi. Kami tertawa bahagia dan tersenyum senang mendapat pengemudi yang periang dan lucu.

Jam 21.00 waktu Israel (jam 01 WIB) kami tiba di Hotel Royal, Tiberias. Letaknya berhadapan dengan Danau Galilee (Galilea, atau terkenal dengan sebutan Danau Tiberias). Danau Tiberias luasnya 14 X 17 km2. Pemandangan dari lantai 6 di pagi hari sangat indah sekali, sementara di belakang hotel adalah bukit terjal, yang pemandangannya juga tak kalah indahnya.

12931640851046617691
Salah satu sudut pandang Danau Tiberias, Galilea.

Esok harinya perjalanan wisata rohani dimulai. Perjalanan tidak ditulis berdasarkan urutan kunjungan, namun berdasarkan kronologis.

  1. GEREJA SANTA ANNA Adalah tempat dimana Bunda Maria dilahirkan. Terdapat Kolam Bethesda, tempat yang diyakini bisa menyembuhkan segala macam penyakit apabila airnya mulai bergelombang. Ada orang lumpuh bertahun-tahun tidak sembuh karena selalu kalah dulu dengan orang lain. Tuhan Yesus menyembuhkan orang yang sakit lumpuh berpuluh-puluh tahun tersebut. Dan semenjak itu Kolam Bethesda tidak difungsikan, karena memang yang menyembuhkan adalah Tuhan Yesus dan bukan kolamnya. Dasar Kolam Bethesda yang sudah kering kelihatan menyeramkan, karena kedalamannya sekitar 50-75 meter, dan bentuknya ada bangunan seperti sumur bulat, ada seperti rumah. Dibuat tangga dari batu supaya pengunjung bisa melihat ke dasar kolam. Masuk ke dalam Gereja Santa Anna kita dibuat kagum antara lain karena bentuk bangunannya yang besar, antik dan indah. Keunikan gereja ini adalah tata suaranya. Unik karena tanpa menggunakan electronic sound system. Uniknya, sepelan atau sekeras apa suara disampaikan akan diterima sama intensitasnya di mana pun kita berada, dengan catatan suara disampaikan dari satu titik yang sudah ditentukan (dengan tanda bundaran seukuran orang berdiri) dan di situlah pengkhotbah berdiri menyampaikan khotbahnya.

    12931643401753767481

    Mimbar Gereja Santa Anna.

  2. 12931722401442688325

    Kolam Bethesda.

  3. GEREJA ANNUNCIATION (KABAR SUKA CITA) Adalah tempat di mana Bunda Maria menerima kabar gembira (sukacita/pewahyuan) bahwa ”Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia: Yesus!” –(Lukas 1:31). Di dalam gereja terdapat gua bawah tanah di mana Bunda Maria waktu itu menerima wahyu. Hampir seluruh gereja yang dikunjungi terdapat ruangan/gua bawah tanah.
  4. 1293164963906386183

    Gereja Annunciation/Pewahyuan.

  5. GEREJA NATIVITY Gereja Nativity (Kelahiran). Gerejanya besar sekali. Untuk masuk kita harus melalui pintu yang kecil dan rendah dengan menunduk. Di dalam penuh ornamen yang indah dan mengagumkan. Ada tangga menuju bawah (tanah) di mana Tuhan Yesus dilahirkan. Adalah tempat Tuhan Yesus dilahirkan. Gereja Nativity adalah gereja paling besar dari seluruh gereja yang dikunjungi. Di luar gereja ini terdapat dua pohon ara. Pohon yang satu berbuah dan pohon yang lain tak berbuah karena dikutuk.

    12931651991116167981

    Pintu masuk Gereja Kelahiran, harus dengan menunduk.

    12931654372085713722

    Altar Gereja Kelahiran.

    1293165848696808070

    Tanda bintang merupakan titik di mana Tuhan Yesus dilahirkan.

  6. KOTA BETLEHEM Di kota ini berdiri Gereja Padang Gembala di mana para gembala menerima berita kabar gembira tentang kelahiran Tuhan Yesus. Di tempat ini kita bisa melihat sebuah gua sebagai kandang domba sewaktu datang kabar gembira tentang kelahiran Tuhan Yesus.

    12931659481656104687

    Gereja Padang Gembala.

  7. KOTA CAPERNAHUM Gambar samping adalah reruntuhan bangunan gereja di Capernahum yang terbuat dari marmer asli. Aku punya pengalaman khusus berdoa total dibimbing pendeta pembimbing di sebuah tempat yang diyakini tidak ada setan yang mengganggu. Adalah kota yang dikecam/dikutuk Tuhan Yesus. Tetapi kota ini juga dikenal sebagai Kota Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus banyak membuat mujizat di kota ini. Di kota ini kami berdoa total untuk yang pertama kali. Semua beban yang kami pikul kami bawakan dalam doa. Kami dibimbing pemimpin wisata rohani Pendeta Roy Robert Tompson dibantu (puji Tuhan) 3 hamba Tuhan yang lain. Banyak yang berbicara dalam bahasa yang tidak saya kenal. Saya berdoa dalam bahasa indonesia. Di tempat ini pun juga berdiri rumah mertua Petrus (masih ingat bahwa Tuhan Yesus pernah menyembuhkan sakit mertua Petrus?). Rumah ini dibangun tidak di atas tanah yang mendasari bangunan tersebut karena tanah yang menjadi dasar bangunan tersebut dikutuk Tuhan Yesus, jadi rumah tersebut dibangun menggantung, pondasinya terletak di luar tanah yang dikutuk tersebut.

    1293166182518812392

    Reruntuhan Gereja Capernahum, yang terbuat dari marmer. Sewaktu saya berkunjung sedang direkonstruksi.

  8. MOUNT TEMPTATION atau BUKIT PENCOBAAN Adalah tempat di mana Tuhan Yesus dicobai oleh iblis setelah Ia berpuasa 40 hari 40 malam.
  9. 1293166106979542587

    Bukit Pencobaan.

  10. GEREJA PATER NOSTER Adalah tempat di mana Tuhan Yesus mengajar Doa Bapa Kami. Doa Bapa Kami dalam berbagai bahasa yang ada di dunia dibingkai pada dinding tembok. Pada salah satu tembok sisi kanan gereja terdapat bingkai Doa Bapa Kami dalam bahasa indonesia dan tembok yang lain lagi –di sisi kiri dalam– terukir Doa Bapa Kami dalam bahasa batak. Doa Bapa Kami dalam bahasa jawa juga ada.
  11. TAMAN GETHSEMANI dan GEREJA BANGSA-BANGSA Gambar kiri adalah pohon zaitun yang ada di Taman Getsemani, tempat Tuhan Yesus berdoa, letaknya di sebelah kanan Gereja Bangsa-bangsa. Gereja Bangsa-bangsa letaknya berseberangan jalan dengan benteng Yerusalem Timur (Mesjid Al Aqsha dan Doom of the Rock). Dinamai demikian karena gereja tersebut dibangun dengan donatur dari berbagai bangsa di dunia. Di sisi kiri tempat inilah terdapat TAMAN GETHSEMANI di mana Tuhan Yesus berdoa dengan murid-muridNya. Pohon zaitun besar dan pendek –seperti dibonsai– (yang usianya sekitar 2000 tahun dan dikelilingi pagar besi) dan batu tempat Tuhan Yesus berdoa, bisa kita lihat masih terawat dengan baik.

    1293166285753182755

    Pohon Zaitun di taman Gethsemani, sekarang diberi berpagar besi supaya orang tidak mengambil dengan mematahkan cabang sebagai kenangan.

    12931733121851205794

    Gereja Bangsa-bangsa. Di sebelah kanannya terletak taman Gethsemani.

  12. GEREJA DOMINUS PLEVIT Adalah gereja di mana Tuhan Yesus menangisi Yerusalem dan menubuatkan kehancurannya. Di depan gereja tersebut terdapat ‘Pohon Mahkota Berduri.’ Durinya sepanjang kira-kira 4-5 cm. Saya mencucukkan duri tersebut ke kepala saya, dan rasanya sakit sekali. Saudara bisa merasakan betapa sakitnya Tuhan Yesus sewaktu ‘dipakaikan’ “Mahkota Berduri” tersebut.
  13. KOTA JERICHO Adalah kota tertua di dunia yang temboknya runtuh oleh puji-pujian Yoshua. Berada di kota ini kita serasa dalam kota yang kalah perang, sunyi dan terlihat puing-puing di mana-mana. Di kota ini terdapat pohon yang kita kenal dalam literatur Alkitab, yaitu pohon ara, di mana Zacheus yang pendek memanjat pohon tersebut supaya bisa melihat Tuhan Yesus. Pohon ara tersebut terletak di pertigaan jalan, tingginya kira-kira 10-15 meter dengan diameter pohon yang cukup besar. Kota Jericho terletak sekitar 1 jam dari Laut Mati, dengan ketinggian 300 meter di bawah permukaan laut. Kota Jericho terkenal juga dengan sebutan kota terendah di dunia. Kita makan siang di sebuah restoran milik seseorang berwarganegara Arab dengan bahasa indonesia yang lumayan fasih (saya meyakini karena sebegitu seringnya wisatawan rohani dari Indonesia yang selalu –karena posisinya—makan siang di tempat ini). Saya mendapat pin gratis dari pemilik restoran sebagai kenang-kenangan. Pinnya berbentuk empat persegi dengan sisi bagian atas melingkar dengan tulisan JERICHO. Dan tulisan BLESS PEACE FROM THE OLDEST CITY dibawahnya yang hanya bisa dibaca dengan alat pembesar.

    129316691330093448

    Pohon Ara yang fenomenal, dimana Zacheus yang bertubuh pendek menaiki pohon terebut supaya bisa melihat Tuhan Yesus.

    12931670901836263501

    Kota Jericho yang lengang tetapi sejuk.

  14. GEREJA SAINT PETER IN CALIGANTU Caligantu artinya ’ayam.’ Adalah tempat di mana Petrus menyangkal Tuhan Yesus sebanyak tiga kali sebelum ayam berkokok. Sekaligus adalah rumah Imam Besar Kayafas. Di bawah gereja ini ada suatu ruangan bawah tanah tempat untuk memasukkan tahanan ’kelas kakap,’ yang ’kelas teri’ ada di (sekitar) luar gereja tersebut dan sekarang tinggal bekas puing-puing. Untuk menurunkan tahanan kelas kakap tersebut tahanan harus dikerek dengan tali melalui lubang seukuran badan manusia. Setelah tahanan kelas kakap tersebut diturunkan sampai dasar lubang ia tak akan bisa keluar/naik lagi bila tak dibantu dengan tali. Tahanan kelas kakap tersebut adalah ’Tuhan Yesus.’ Di situlah Tuhan Yesus ditempatkan dan akhirnya dikeluarkan, dituduh, diadili, disesah, dicambuk, memanggul salib dan disalib di Bukit Golgota. Di lubang (gua bawah tanah) yang sekarang sudah dibuat jalan setapak tersebut kami menaikkan doa secara total untuk yang kedua kalinya.
  15. GARDEN TOMB Gambar paling kiri adalah taman dimana kami mengadakan Perjamuan Kudus dengan minum anggur yang gelasnya terbuat dari kayu. Gambar tengah dan kanan adalah pintu masuk ke tempat dimana Tuhan Yesus dibaringkan setelah disalib. Adalah tempat di mana Tuhan Yesus dibaringkan setelah disalib. Sebuah gua sempit hanya berukuran satu orang terbaring dengan satu ruang di sampingnya untuk berdoa. Di sini kami melaksanakan Perjamuan Kudus. Garden Tomb letaknya persis di samping terminal bus. Dari Garden Tomb kami bisa melihat Bukit Tengkorak yang jaraknya hanya sekitar 20 – 30 meter. Bukit tersebut sesuai dengan namanya: persis sebuah tengkorak karena memiliki dua lubang menyerupai mata, satu lubang di bawahnya meyerupai hidung dan satu lagi lubang di bawah hidung menyerupai mulut. Referensi Alkitab : Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak. (Mat 27:33)Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak. (Mrk 15:22 )Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota (Yoh 19:17).
  16. 1293167601389339102

    Garden Tomb, tempat Tuhan Yesus dibaringkan setelah penyaliban dan akhirnya bangkit pada hari yang ke-3.

    12931675171626966307

    Inilah tempat Tuhan Yesus dibaringkan. Ruangan ini hanya bisa memuat sekitar 20 orang berdiri berjejal.

    1293173202856287874

    Bukit Tengkorak, disebut demikian karena kalau dilihat mirip tengkorak.

  17. GEREJA PERJAMUAN TERAKHIR atau THE LAST SUPPER Kota Sion adalah tempat di mana Tuhan Yesus mengadakan perjamuan makan Paskah sebelum Tuhan Yesus menderita. Tempat ini diyakini sebagai tempat di mana iblis tidak berani mengganggu, maka kami berdoa total untuk yang ketiga kalinya dan mengundang Roh Kudus untuk hadir.

    12931679651864293112

    Gereja Perjamuan Terakhir tampak depan.

    1293167766268480553

    Gereja Perjamuan Terakhir, tampak dalam.


  18. MOUNT NEBO atau GUNUNG NEBO Adalah pegunungan tempat di mana Nabi Musa melihat Tanah Perjanjian (Kanaan). Nabi Musa diyakini meninggal di tempat ini, namun tidak ditemukan makamnya.

    1293168170897318501

    Mount Nebo, terletak di wilayah Yordania.

    12931679991541233342

    Inilah Tanah Perjanjian (yang Dijanjikan) itu.

  19. VIA DOLOROSA atau PROSESI JALAN SALIB Adalah jalan yang dilalui Tuhan Yesus mulai dari tempat diadili sampai di Bukit Golghota, sambil memanggul salib. Masuknya dari sebuah gerbang yang besar dan kokoh, berbelok ke kiri, jalannya sangat sempit. Di sebelah kiri dan kanan terdapat toko makanan (kacang-kacangan, kurma, permen) dan souvenir (kalung, kain, baju, tas dan manik-manik) yang selalu menawarkan dagangannya ke kita dalam bahasa indonesia yang fasih: : “Selamat datang Indonesia. Yang ini satu dolar, yang itu dua dolar. Murah. Silakan membeli untuk oleh-oleh.” Sesekali lewat truk kecil pemuat sampah. Dari jalan yang sempit dan jalan yang semakin menanjak (menuju Bukit Golghota) kita bisa bayangkan betapa berat penderitaan Tuhan Yesus, sambil memanggul salib, disesah, jatuh 14 kali (di 14 stasi -pemberhentian-), pasti sakit sekali dan berdarah-darah.
  20. 1293168115693346977

    Jalan masuk menuju Via Dolorosa (Jalan Salib).

    12931685322036462867

    Jalan awal Via Dolorosa.

    12931683181489460149

    Di Via Dolorosa ada semacam riol (bundaran besi tutup saluran kota) yang kecil dan besar, yang menggambarkan banyaknya darah Tuhan Yesus yang tertumpah.

  21. QUMRAN Gambar sebelah kiri adalah pintu masuk gua di Qumran, Laut Mati dimana ditemukan gerabah (keramik) dan gulungan tulisan yang setelah dirangkai menjadi surat-sarat Alkitab. Gua ini jaraknya dari tempat kami berdiri di atas panggung khusus sekitar 500 – 1000 meter. Gambar kanan pintu masuk gua dilihat dari dekat. Adalah kota di mana ditemukan gulungan kitab suci asli oleh gembala Beduin, letaknya di sebuah gua. Gulungan kitab suci tersebut ditemukan di dalam tempayan-tempayan. Di Qumran rombongan bisa melihat film yang menggambarkan tempat ditemukannya gulungan kitab suci asli tersebut. Film menggambarkan tentang gembala Beduin yang mencari ternaknya yang belum pulang. Setelah dicarinya ternyata ternak tersebut tersesat ke dalam sebuah gua sempit. Takut di dalam gua ada sesuatu yang membahayakan, gembala melempar dengan batu berharap ternak-ternaknya yang tersesat akan keluar, ternyata batu yang dilempar tersebut mengenai sebuah tempayan dan terdengarlah bunyi sebuah tempayan pecah. Baru keesokan harinya beberapa gembala berani masuk ke gua yang sempit untuk melihat gerangan bunyi apakah yang pecah karena terlempar batu. Layar film lalu tergulung ke atas, dan kita bisa melihat diorama tempayan pecah yang berisi gulungan kitab suci asli tersebut.

    1293169946440193667

    Gua di Qumran, tempat ditemukannya gulungan, cikal bakal Alkitab.

    12931697931744795297

    Pemandangan di Qumran. Kita hanya bisa melihat dari jarak sekitar 1 km menggunakan menara karena tempatnya yang berbatu-batu.

  22. THE DEAD SEA atau LAUT MATI Laut Mati merupakan sebuah tempat yang paling rendah di dunia. Letaknya 400 meter di bawah permukaan laut. Laut Mati adalah sebuah danau (dan bukan laut, seperti yang kita bayangkan dari namanya) di mana airnya berkadar garam tinggi sekali (33% lebih). Laut Mati adalah tempat bermuaranya semua air dari lembah di sekitarnya. Karena kadar garamnya tinggi sekali, kita bisa berenang atau tiduran tanpa takut tenggelam. Tapi jangan sampai tertelan atau berkumur dengan air dari (Danau) Laut Mati, karena mulut kita bisa terluka. Juga hati-hati dengan mata, jangan sampai terpercik air Laut Mati ke mata kita, karena akan perih sekali rasanya. Petunjuk untuk mandi di Laut Mati, yang pertama adalah meluluri seluruh tubuh kita (tentu saja kecuali mata dan rambut) dengan lumpur Laut Mati, kedua adalah membiarkan lulur lumpur sampai mengering, baru kita bisa menceburkan diri ke air. Ketiga, ketika akan melakukan ritual tidur di air tanpa takut tenggelam adalah mengangkat salah satu kaki pelan-pelan sambil merebahkan badan ke belakang (tentu saja), taruh badan seperti akan tiduran di kasur pelan-pelan lalu angkat kaki yang masih menapak di dasar laut. Berhasil, deh, kita tidur di air tanpa tenggelam. Dan kalau ingin gaya, bisa sambil baca majalah. Satu-satunya yang bergaya begitu, cuma saya, makanya salah satu teman saya nyeletuk: “Pantas Pak Pram tadi pagi mengambil beberapa koran gratis berbahasa Hebrew dari hotel, rupanya memang dipersiapkan untuk melakukan ritual tidur di air tanpa takut tenggelam sambil membaca koran, meski nggak tahu artinya ……….”

    12931703021593996825

    Jalan menuju ke Dead Sea (Laut Mati).

    1293170430390633586

    Di Laut Mati, kita bisa tiduran di air tanpa takut tenggelam sambil membaca koran.


  23. DANAU TIBERIAS atau DANAU GALILEA Adalah sebuah danau yang airnya jernih, tenang dan dalam, berukuran 17km X 14km. Merupakan danau di mana Tuhan Yesus pernah berjalan di atasnya sewaktu angin ribut dan murid-murid Tuhan Yesus yang sedang naik perahu merasa sangat ketakutan. Para murid kaget karena ternyata Tuhan Yesus berjalan di atas air dan menghardik angin ribut tersebut sehingga angin ribut menjadi reda. Kami menaiki perahu tiruan yang dulu pernah dinaiki Tuhan Yesus selama sekitar setengah jam. Saya terharu ketika ada acara penaikan bendera merah putih di anjungan. Saya tergerak untuk memimpin acara dan memberitahu kepada kawan-kawan mengenai tata cara penaikan bendera merah putih yang benar. Semua harus dalam keadaan sikap sempurna. Memberi hormat dengan benar dan khidmat. Saya menangis haru ketika lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ dinyanyikan. Setelah selesai memberi hormat bendera, semua berebut berfoto dengan merah putih yang berkibar di anjungan sebuah kapal replika dimana Tuhan Yesus pernah menyeberangi danau ini. Pemandu wisata rohani Pendeta Roy Robert Tompson berkata bahwa Tuhan Yesus pernah berjalan di atas Danau Tiberias ini. “Anda semua pasti yakin dan percaya?” Kami pun menjawab serentak: “Yakin dan percaya …..!!!” Dengan tenang beliau pun mempersilakan kepada kami yang yakin dan percaya untuk meloncat dan berjalan di atas danau. Kami hanya tersenyum, tersipu malu: takut, barangkali ya!!!
  24. 1293174089450708109

    Dermaga ketika akan naik kapal replika.

    12931742042026363392

    Kapal replika.

  25. TEMBOK RATAPAN atau TEMBOK BARAT Tembok Ratapan atau disebut juga Tembok Barat adalah tempat di mana orang Yahudi berdoa. Ada di antara celah batu di Tembok Ratapan yang sering dipakai untuk menyelipkan doa yang ditulis di atas potongan kertas dan dipercaya doanya dikabulkan. Tembok sebelah luar panjangnya sekitar 200 meter dan bagian dalam (ruangan) sekitar 100 meter. Tembok bagian luar dibagi menjadi dua, karena jemaat laki-laki dan perempuan dipisahkan. Untuk memasuki areal Tembok Ratapan atau Tembok Barat ini harus melalui Metal Detector Alarm Gate yang dijaga oleh tentara Israel lengkap dengan senjata otomatis. Di dalam areal ini dilarang mengambil gambar dengan kamera (jenis apapun) meski kita bebas membawa kamera. Saya beruntung bisa melihat oang Yahudi berdoa tepat pada Tahun Baru Yahudi dengan memakai topi kecil (seperti topi yang dipakai Sri Paus). Saya berdoa tanpa melipat tangan karena satu tangan bertumpu di Tembok Ratapan dan tangan yang lain harus memegangi topi kecil yang selalu jatuh setiap tertiup angin.

    1293173999751867751

    Tembok Ratapan sebelah timur. Lurus adalah pintu masuk ke sinagog.

    12931748191031313876

    Gulungan kertas berisi doa banyak diselipkan di sini.

    1293174897648422240

    Inilah ikon Tembok Ratapan. Terlihat Kubah Emas (Doom of The Rock) di sebelah timur, merupakan tempat ibadah 3 agama, Islam, Kristen dan Yahudi, sementara di sebelah selatannya terdapat Mesjid Al Aqsha (tak terlihat dalam gambar).

  26. MOUNT BEAUTITUDES Adalah tempat Tuhan Yesus berdoa (Matius 5)
  27. TABGHA Adalah sebuah kota, tempat dimana Tuhan Yesus membuat mujizat 5 ketul roti menjadi 5000 ketul dan 2 ekor ikan menjadi 2000 ekor. Dan setelah dimakan masih tersisa berbakul-bakul.

    129317498055329860

    Halaman depan Gereja Tabgha.

    12931750471758029636

    Di tempat inilah Tuhan Yesus bermukjizat memberi makan 5000 orang dengan 5 ketul roti dan 2 ekor ikan.

  28. CANA Adalah tempat dimana Tuhan Yesus membuat mujizat mengubah air menjadi anggur. Pada bulan Desember 2004 menjelang Natal, di Trans TV disiarkan penemuan di situs kota Cana kuno berupa pecahan keramik/tembikar gentong yang diyakini dulu dipakai Tuhan Yesus sewaktu membuat mujizat mengubah air menjadi anggur.
  29. TEMPAT BAPTISAN SUNGAI YORDAN Sungai Yordan adalah tempat dimana Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Sungai Yordan airnya cukup tenang. Di lokasi pembaptisan dibuat bertangga dan berpagar untuk memudahkan orang yang akan dibaptis (selam) untuk turun ke dalam air (sungai). Airnya berwarna hijau. Tadinya saya sempat kaget melihat warna airnya yang hijau, ternyata setelah saya turun ke sungai, airnya cukup jernih. Ikan kecil-kecil seukuran 5 cm banyak sekali berkeliaran di sekitar kaki kita. Di tepi dan di seberang tempat baptisan banyak sekali pohon seperti kayu putih dan pohon yang lain sehingga tempat baptisan terasa teduh sekaligus magis. Hal pohon kayu putih, ternyata hampir di seluruh Israel banyak dijumpai pohon ini di mana-mana.

    12931753791266234055

    Sungai Yordan yang fenomenal. Tempat dimana Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis.

    12931757391437452751

    Ritual Baptisan (selam) di Sungai Yordan.

  30. MOUNT TABOR Adalah tempat dimana Tuhan Yesus dipermuliakan. Kami rombongan turun dari bis dan naik ke lokasi Gereja Mount Tabor dengan naik taksi (Mercedes Benz Station Wagon) karena jalannya yang agak sempit dan penuh tikungan dan tanjakan tajam. Di setiap tikungan dan tanjakan tajam kami bertemu dengan serombongan tentara muda yang dengan berkeringat berpatroli di sepanjang bukit dengan senjata komplet. Dari samping gereja Mount Tabor kita bisa melihat seluas mata memandang ke bawah: hamparan pohon zaitun. Untuk kenangan aku memetik ranting zaitun, karena sewaktu akan mengambil di samping Gereja Bangsa-bangsa Taman Getsemani (tempat Tuhan Yesus berdoa) tentu saja tidak diperkenankan dan memang pohon zaitun yang umurnya sudah ribuan tahun tersebut dilingkari dengan pagar kawat sehingga kita tidak akan bisa mengambilnya.
  31. GEREJA STELLA MARRIS Gereja ini letaknya di atas bukit yang sangat indah sekali. Dari seberang gereja ini kita bisa melihat ke arah bawah pemandangan yang sangat indah sekali: sebuah pelabuhan laut utama Israel, Haifa. Di depannya terbentang laut Tengah yang luas dengan kapal-kapal besarnya. Dari tempat ini aku (puji Tuhan) sempat menelepon Beauty Laras Pramesthi, anak pertamaku yang sedang merayakan ulang tahun yang ke-12. Aku bilang puji Tuhan karena aku merencanakan menelepon anakku pada jam 06.00 pagi WIB. dari hotel, ternyata aku salah menyetel alarm. Yang kusetel adalah waktu Israel (berbeda 4 jam). Aku menelepon dari telepon umum yang ada di seberang gereja. Seluruh telepon umum pinggir jalan di Israel sangat mudah untuk diakses. Beberapa ratus meter sebelum kami sampai di gereja Stella Marris, kami melewati suatu tempat yang berpemandangan indah sekali seperti sebuah kerajaan, letaknya di atas bukit dengan 600 anak tangga yang dipakai beribadah oleh orang berkebangsaan arab namun tidak beragama Islam. Aku sempat terjatuh sewaktu mengambil gambar karena letaknya persis di tikungan tajam dan menanjak, sementara pengendara bis yang berkebangsaan Yahudi yang fasih menyanyi lagu rohani dalam bahasa indonesia tersebut tidak mengurangi kecepatannya.

    1293175646526018358

    Bahai adalah sebuah tempat ibadah orang Arab yang bukan muslim. Letaknya beberapa ratus meter menjelang Gereja Stella Marris.

    1293176092715642311

    Di Bukit Karmel inilah terletak Gereja Stella Marris.

    12931759981142705918

    Dari ketinggian Bukit Karmel inilah terhampar Laut Tengah yang luas dan pelabuhan laut terbesar Israel, Haifa.

  32. CAESARIA Adalah sebuah kota tua yang dibangun pada zaman Raja Herodes Agung. Di kota ini ada bangunan yang monumental, yaitu sebuah tempat (panggung) pertunjukan terbuka (beratapkan langit) yang tempat duduk penontonnya berbentuk bulat melingkar terbuat dari bebatuan kapur berwarna kuning. Karena usianya sudah ratusan tahun ada beberapa tempat yang rusak karena (maklum) langsung terkena hujan dan sinar matahari secara langsung (outdoor stadium). Sementara pengatur laku (sutradara) dan aktor maupun artisnya sebelum naik panggung merias wajahnya di bawah panggung (bawah tanah). Sebagai pembanding, di Yerusalem, tepatnya di kota Sion juga ada sebuah tempat (berupa panggung dari besi) pertunjukan terbuka yang dibangun (sepertinya sih: sementara) di antara celah bukit. Jadi kalau pertunjukan dilakukankan pada malam hari, kita akan bisa melihat dari atas mobil. Sayang, kita tidak pernah jalan-jalan pada malam hari. Masih ada satu lagi bangunan fenomenal, yaitu saluran air, yang sebagian sudah hancur dimakan usia. Saya sempat bergambar dengan latar belakang Laut Tengah yang luas dan biru.

    12931764932048023839

    Caesarea Stadium. Ruang gantinya terletak di bawah tanah.

    1293176738814345327

    Saluran air Caesarea yang fenomenal tersebut. Bagian bawahnya bisa dilewati truk ukuran besar.

  33. SAINT PETER PRIMACY Adalah gereja tempat pengutusan Petrus. Letaknya persis di tepi Danau Galilea (Tiberias). Sampai beberapa meter kita bisa masuk ke danau Galilea karena pinggir danau yang berpasir dan landai. Di sini ikan kecil-kecil banyak sekali.
  34. MOUNT OF OLIVE atau BUKIT ZAITUN atau CHAPEL OF ASCENTION Adalah tempat dimana Tuhan Yesus naik ke surga. Tempat Tuhan Yesus naik ke surga ini dulunya adalah sebuah mesjid kecil dengan kubah batu tanpa rangka besi. Kita tahu bahwa tempat itu dulu adalah sebuah mesjid adalah bahwa di bangunan itu ada tempat untuk tempat imam (pemimpin sembahyang) yang menghadap (kiblat) ke selatan. Tadinya saya merasa ada yang aneh, kok kiblatnya ke selatan? Saya baru teringat bahwa Mekkah (kiblatnya saudara kita yang beragama Islam) memang letaknya di arah selatan Yerusalem. Kami (dan setiap rombongan wisata rohani) khusus bergambar di depan Bukit Zaitun dipinggir jalan raya utama dengan latar belakang Kota Yerusalem Timur (sebutannya memang begitu), yang terdiri dari bangunan kubah emas, Doom of the Rock, Mesjid Al Aqsha dan tembok benteng yang mengitari kota Yerusalem. Itulah yang menjadi ciri khas gambar Yerusalem.

    1293176918705927636

    Gereja Bukit Zaitun, tempat Tuhan Yesus naik ke surga. Dulunya tempat ibadah kaum muslim. Sekarang tempat ibadah itu didirikan berdampingan dengan Gereja Bukit Zaitun.

    1293177261613440657

    Tuhan Yesus. Tuhan yang Manusia dan Manusia yang Tuhan.

  35. ********* SELAMAT NATAL 2010 ********
  36. KIRANYA DAMAI NATAL MENYERTAI SEMUA UMAT DI DUNIA.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bergembira Bersama Anak-anak Suku Bajo …

Akhmad Sujadi | | 17 September 2014 | 05:23

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48

Jokowi Menghapus Kemenag atau Mengubah …

Ilyani Sudardjat | | 17 September 2014 | 13:53

Menempatkan Sagu Tidak Hanya sebagai Makanan …

Evha Uaga | | 16 September 2014 | 19:53

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam …

Hendra Makgawinata | | 17 September 2014 | 19:50


TRENDING ARTICLES

Ternyata Gak Gampang Ya, Pak Jokowi …

Heno Bharata | 11 jam lalu

Bangganya Pakai Sandal Jepit Seharga 239 …

Jonatan Sara | 12 jam lalu

Invasi Tahu Gejrot …

Teberatu | 13 jam lalu

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 15 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Inggris tanpa Raya, Nasib istilah …

Adie Sachs | 8 jam lalu

Kupangku Kasihku (MDK) #1 …

Pietro Netti | 8 jam lalu

HL Bukan Ambisi Menulis di Kompasiana …

Much. Khoiri | 8 jam lalu

Metode Baru Pilkada(sung) …

Muksalmina Mta | 9 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Kisah Penemuan Serum …

Mustafa Kamal | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: