Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Istiana S Sudardjat

Just an ordinary girl with extraordinary heart :) Follow saya @Myisti

Pusat Kebudayaan dan Kesenian di Doha

REP | 22 March 2011 | 08:40 Dibaca: 292   Komentar: 1   1

Sepertinya Pemerintah Qatar benar-benar ingin menjadikan Doha sebagai pusat kebudayaan dan Kesenian Islam. Hal ini ditunjukkan dengan adanya Museum of Islamic Art dan Katara sebagai pusat kebudayaan dan Kesenian Arab.

1300783066572516004

Katara yang berada di antara Doha’ West Bay dan Pearl ini dibuka pada bulan Oktober 2010 ketika ada Festival Film Doha Tribeca dan TEDxDoha. Banyak perkumpulan para Qatari (istilah bagi penduduk asli Qatar) yang berkantor disini, diantaranya: Qatari Society for Engineers, Qatar Fine Arts Society, Visual Art Centre, Qatar Photographic Society, Childhood Cultural Centre, Theatre Society and Qatar Music Academy. Jangan heran, hampir semua warna gedung disini berwarna coklat.

Inilah yang membedakan Qatar dan Arab Saudi. Di Arab Saudi segala bentuk kesenian malah dilarang, bahkan di Jeddah, salah satu kota besar disana tidak memiliki bioskop. Padahal seni itu sendiri sangat indah dan dapat melembutkan hati yang keras.

Katara berada diantara gurun pasir dan pantai. Disisi sebelah kanan kita masuk, terdapat hamparan laut yang tenang dan indah yang disekeliling oleh gedung-gedung yang tinggi. Sementara disisi sebelah kiri pintu masuk, terdapat gunung gurun yang gersang yang dibatasi dengan karpet besar. Gurun tersebut seperti timbunan tanah berwarna coklat muda yang gundul.

Untuk masuk ke area pantai, dikenakan biaya 100 QR. Dengan biaya segitu kita bisa bermain banana boat dan bermain di pinggir pantai. Sayang, cuaca tidak mendukung untuk berpanas-panas bermain air, jadinya kami hanya bermain di halaman luas untuk mengambil beberapa shot photo.

Katara memiliki luas 99 hektar dan akan dibangun 40 gedung pusat Kebudayaan dan Kesenian di Qatar. Kami berjalan terus menuju Mesjid karena kebetulan hari itu hari Jumat. Di dekat mesjid, ada 2 bangunan unik disebelahnya. Ternyata ini adalah sarang burung. Unik juga..hehe..

1300783135640460000

Adzan sholat Jumat bergema. Kami yang para perempuan ikut sholat Jumat. Sayang, di Mesjid tidak disediakan mukena jadinya saya sholat dengan pakaian ala kadarnya saja. Yang menjadi khatib mesjid kali ini adalah seorang satpam di Katara. Inilah indahnya Islam. Siapapun bisa menjadi khatib asal memiliki pengetahuan dan ketakwaan yang baik.

Hari menjelang siang. Waktunya makan siang telah tiba. Kami mampir di restaurant sea food yang ada disekitar Katara. Sayang, karena hari libur, maka harus booking dulu sebelumnya. Tempatnya sudah full. Kamipun bergegas mencari makan siang yang ada disekitar Katara.

Sumber dari blog pribadi saya : Lovely-Travelling

Tags: wisata qatar

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Cerita di Balik Panggung …

Nanang Diyanto | | 31 October 2014 | 18:18

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

Nonggup, Contoh Pergerakan Cerdas Orang …

Evha Uaga | | 31 October 2014 | 17:40

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 8 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 12 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 12 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 12 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

“Jangan Terbius dengan Kata …

Patra Rina Dewi | 8 jam lalu

BPJS Gunakan Sistem yang Gagal …

Indarwati Hikmawan | 8 jam lalu

Buruh DKI Kecam Survei KHL Cacat Proses Dan …

Rastra Sewakitiara | 8 jam lalu

SDM Kesehatan, From Bad To Good? …

Helmi Raisialangi | 8 jam lalu

Latah Politisi Senayan …

Pical Gadi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: