Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Erwin Malian

humas kanwil djp jateng 2

Mengapa Batik Tulis Harganya Mahal?

REP | 28 March 2011 | 01:11 Dibaca: 1678   Komentar: 17   2

13012745411668611741

Solo merupakan salah satu sentra batik di Indonesia, lihatlah perusahan-perusahan besar yang khusus menjual batik seperti Danar hadi, Batik keris, Batik Semar rata-rata berasal dari solo. Belum lagi pusat-pusat belanja seperti Pasar klewer, Laweyan dan kampung kauman dan masih banyak lainya, banyak menjual berbagai macam batik, baik itu batik tulis maupun batik cap.

Tetapi apakah kita tahu perbedaan batik tulis dengan batik cap?

Untuk orang awam mungkin tidak bisa membedakan antara batik tulis dengan batik cap. Bertanya kepada pedagang adalah jurus yang jitu untuk tahu apakah batik yang kita beli itu adalah batik tulis atau batik cap. Dari segi harga batik tulis lebih mahal dari batik cap bahkan harganyapun bias berkali-kali lipat dari harga batik cap.

Mengapa Batik tulis harganya mahal, berikut alasannya :

  • Pengerjaan batik murni menggunakan peralatan maual dari canting sampai dengan peralatan-peralatan lainnya dan cara pembuatannya juga sederhana dikerjakan oleg perajin-perajin batik, juga membutuhkan waktu yang lama dalam menyelesaikan satu desain batik.
  • Pembuatan batik tulis sang perajin mempunyai juga jiwa seni yang tidak dimiliki semua orang, sehingga perlu pembelajaran khusus untuk menjadi perajin batik tulis. Biasanya perajin batik tulis turun temurun.
  • Dalam membuat batik tulis memerlukan juga kesabaran, utuk mendapatkan batik tulis yang bernilai seni tinggi. Satu potong kain batik tidak mungkin dikerjakan secara masal, bahkan tidak dapat diwakilkan atau diteruskan oleh orang lain karena akan merubah karakter batik tulis tersebut.
  • Karena dikerjakan manual, letak moti batik, corak dan grafis tidak bias presisi, hal tersebut merupakan salah satu yang membedakan antara batik cap dengan batik tulis, sehingga pada saat akan dijahit memerlukan juga pekerjaan ex=kxtra untuk mendapatkan posisi pola yang akan digunakan dalam membuat pakaian berbahan dasar batik tulis.

Warna dasar yang natural membuat batik tulis banyak diminati, apakah anda sudah mempunyai batik tulis? kalau belum silahkan datang ke solo kunjungi sentra-sentra batik yang ada di jamin anda akan menemukan beragam batik tulis baik bercorak tradisional maupun modern.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lewis Hamilton Akhirnya Juara Dunia GP …

Hery | | 24 November 2014 | 21:17

Parade Foto Kompasianival Berbicara …

Pebriano Bagindo | | 24 November 2014 | 18:37

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11

Berbisnis Buku Digital: Keuntungan dan …

Suka Ngeblog | | 24 November 2014 | 18:21

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Lisa Rudiani, Cantik, Penipu dan Pencuri …

Djarwopapua | 5 jam lalu

Jokowi Menjawab Interpelasi DPR Lewat …

Sang Pujangga | 6 jam lalu

Tipe Kepemimpinan Jokowi-JK …

Gabriella Isabelle ... | 10 jam lalu

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 12 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Membangun Brand Image Melalui Service …

Ika Nesiha | 8 jam lalu

Kopdar Akbar dan Hadiah Berlimpah di Acara …

Fey Down | 8 jam lalu

Mencari Rezeki Tidak Sebercanda Itu …

Dhea Chairunnisa | 8 jam lalu

Menggugat Tuhan …

Dhea Chairunnisa | 8 jam lalu

Gugat Jokowi: Class Action atau Citizen …

Wilopo Husodo | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: