Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Thamrin Dahlan

Sharing, connecting on rainbow. Pena Sehat Pena Saran Pena Kawan

Kampongku yang Ditinggalkan Pertamina,….

HL | 05 April 2011 | 13:01 Dibaca: 1325   Komentar: 79   11

13019708561285077089

BIARLAH  FOTO - FOTO INI BICARA, ……

habis minyak habislah asa

dikuras habis tinggalkan nestapa

pertamina, oh pertamina

akhirnya hanya  tinggal kan duka lara…….

1301892657302006260

Tempino, Bajubang, Kenali Asam tiga kampong penghasil minyak sehingga di kenal dengan tanah minyak di Propinsi Jambi, masa jaya telah lewat…..

130189271967386420

Pintu gerbang masuk kampongku, sekarang sudah tidak ada lagi, ini dokumentasi lama ketika Pertamina masih berjaya,…..

1301892756613517951

Sekolah Dasar , tinggal lambangnya saja……

13018910981343392432

Di bioskop ini dulu seminggu sekali diputar film gratis, disampingnya terdapat ruang rekreasi, buruh buruh pertamina melepas lelah, bisa bermain bilyard ditempat ini, sekarang ditinggal begitu saja, tak terawat penuh dengan semak belukar

13018928171009304751

Dulu pasar Tempino ramai sekali, bangunan intinya telah roboh, tinggal bagian pinggir yang tak terawat, penjual dan pembeli sudah jauh berkurang, sepiiiii , ……..

1301892874696968915

Klinik tempat dulu kami berobat, ada Perawat Pak Karta dan Bidan Bu Longgom, seminggu sekali datang dokter dari Bajubang, sekarang tinggal gedungnya saja , sudah ditutup tidak melayani warga lagi

13018929501258040012

Rumah ini dulunya rumah mandor mandor Pertamina , kini lengang , beberapa rumah kosong, atau dikontrakan dan banyak yang tak berpenghuni……. sunyi…….

13019314651539916978

Ini rumah bekas dinas Bapakku buruh terendah Pertamina (grid 16), di komplek perumahan woneng 12 Nomor B 4 dekat jalan menuju klinik , tempat kami dibesarkan sebelum bapak mangajak kami tinggal di kebun. kini rumah bersejarah itu kosong…..

1301931572149946120

Tempat dulu kami belajar mengaji, Alhamdulillah masih berpenghuni…..

Dokumentasi foto foto ini diambil pada pertengahan Maret 2011,  ketika pulang kampong halaman guna  menghadiri pernikahan anak kemenakan……

dipersembahkan untuk kampong halaman tercinta Tempino Jambi

tulisan ke - 6 oleh oleh pulang kampung halaman

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 13 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 14 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 14 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 8 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Marah, Makian, Latah. Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | 9 jam lalu

Tentang “Tuhan Membusuk” …

Lintang Mahindra | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: