Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Andri Pasi

seorang pelajar

Pabrik Tahu

REP | 22 April 2011 | 02:20 Dibaca: 190   Komentar: 4   0

pada beberapa hari yang lalu saya dan teman saya mengunjungi pabrik tahu di daerah Bekasi dalam kunjungan kami, kami telah menyimpulkan beberapa hasil kunjungan kami:

- - kedelai yang digunakan pada pabrik tahu yang kami kunjungi tersebut adalah kedelai import dan bukan kedelai hasil dari indonesia. ini disebabkan oleh sedikitnya petani yang menanam kedelai. padahal menurut narasumber di pabrik tahu tersebut, kedelai hasil import kualitasnya masih kalah dengan kualitas kedelai indonesia.

- - kedelai yang digunakan per hari bisa mencapai satu ton

- -   biaya yang di gunakan untuk perlengkapan dalam pembuatan tahu tersebut mencapai 10 juta rupiah.

Sekian yang bisa saya tulis.

se

s


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Penambang Belerang Kawah Ijen yang …

Mawan Sidarta | | 17 September 2014 | 10:13

Referendum Skotlandia, Aktivis Papua Merdeka …

Wonenuka Sampari | | 17 September 2014 | 13:07

Seni Bengong …

Ken Terate | | 16 September 2014 | 16:16

[Fiksi Fantasi] Keira dan Perjalanan ke …

Granito Ibrahim | | 17 September 2014 | 08:56

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 7 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 8 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 9 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Vox Populi Vox Dei? …

Angin Dirantai | 7 jam lalu

Kayungyun: Catatan Sang Pelacur …

Kang_insan | 7 jam lalu

Tentang “Hobi” Baru SBY di …

Daniel H.t. | 7 jam lalu

Kenikmatan DPR …

Tion Camang | 7 jam lalu

Kata Mawar …

Prayogo Tulus | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: