Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Khatulistiwa Cincin Api Yang Menakjubkan

REP | 17 September 2011 | 03:43 Dibaca: 3575   Komentar: 6   1

Dalam beberapa tahun Terakhir Negara kita Indonesia disuguhi berbagai macam kejadian alam. Diantara Gunung meletus, Gempa Bumi, Tsunami sampai ke Gerhana, Baik Gerhana Bulan dan Matahari. Hal ini tentunya menjadikan Negara kita menjadi terkenal di dunia. Karena Jarang sekali sebuah Negara mengalami beberapa kejadian alam dalam kurun waktu 1 Tahun.

Sebut saja meletusnya Gunung Merapi, Gempa Bumi yang sering terjadi selama tahun 2011. Hal ini bukan Rekayasa. Namun Negara kita berada di sekeliling Cincin Api. Cincin api ini sangatlah menakjubkan. Karena tidak sembarangan melintasi sebuah Negara. Indonesia merupakan Negara yang beruntung, karena di lintasi Cincin Api di beberapa daerah.

Jika dilihat secara Geografis Indonesia Berbentuk Kepulauan. Dari Sabang di Pulau We sampai di Merauke di Pulau Papua. Sebagian besar terdiri dari Lautan. Indonesia terletak diantara 2(dua) Benua yaitu Asia dan Astralia. Dan 2(dua) Samudera Hindia dan Samuder Pasifik. Membuat kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi Subur.

Cincin Api yang menakjubkan yang mengelilingi dan melintasi Indonesia adalah Garis Khatulistiwa. Indonesia terletak pada koordinat 6°LU - 11°08′LS dan dari 95°’BT - 141°45′BT. Yang mengakibatkan iklim di Indonesia Tropis.

Seperti saya sebutkan diatas. Indonesia adalah Negara yang sangat beruntung. Karena memiliki daerah terbanyak yang di lintasi Oleh Garis Khatulistiwa. Sebut saja:

  1. Kota Bonjol

Bonjol adalah sebuah kota kecamatan yang terletak di kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Bonjol menjadi salah satu kota yang dilewati garis khatulistiwa. Sebagai penanda bahwa kota ini berada di lintang nol derajat, dibangun Taman Wisata Equator, rumah khas minangkabau, lapangan beraspal bertuliskan ‘I crossed the equator‘, bangunan berbentuk bulat berwarna biru, dan gerbang dengan tulisan “Anda melintasi khatulistiwa”.

  1. Halmahera

Pulau Halmahera merupakan pulau terbesar di kepulauan Maluku dan termasuk dalam wilayah provinsi Maluku Utara.

  1. Lingga

Pulau Lingga merupakan pulau terbesar pada gugusan kepulauan Lingga. Pulau seluas 889 km2 ini terdapat di timur pulau Sumatera dan termasuk dalam wilayah provinsi Kepulauan Riau. Equator melewati ujung utara pulau kecil ini.

  1. Pontianak

1316230879540082980

Kota Pontianak merupakan ibukota provinsi Kalimantan Barat. Sebagai penanda dilalui garis equator, dibangun tugu khatulistiwa sejak tahun 1928, meskipun menurut pengukuran BPPT, tugu dan monumen tersebut melenceng sejauh 100 meter dari titik 0 derajat.

  1. Sulawesi

Di pulau Sulawesi melintasi provinsi Sulawesi Tengah.

Keuntungan Yang didapat dari Garis Khatulistiwa yang melintasi kawasan Indonesia adalah:

  • Indonesia memiliki sinar dan suhu Matahari yang baik serta curah hujan yang cukup, sehingga tumbuhan atau hutan di Indonesia tumbuh dengan subur, sehingga Indonesia memiliki hutan hujan tropis, yaitu hutan yang hijau sepanjang tahun.
  • Dari segi budaya, Indonesia merupakan persatuan dari berbagai suku/etnik, sehingga kaya akan seni dan lain sebagainya, hal ini dapat menarik wisatawan domestik maupun asing untuk berkunjung ke Indonesia untuk menyaksikan seni-seni dan lain sebagainya.
  • Dari segi pariwisata, Indonesia termasuk berada pada lokasi terstrategis di dunia, diapit oleh dua benua, yakni Benua Asia dan Australia, serta diapit oleh dua Samudera, yakni Samudera Pasifik dan Hindia, hal ini membuat tingkat pariwisata bagi Indonesia sangat mendukung.
  • Dari segi astronomis, Indonesia berada pada garis khatulistiwa dan dikelilingi oleh hamparan laut dan samudera yang luas, sehingga Indonesia hanya mempunyai dua musim, yaitu hujan dan kemarau yang disebabkan oleh Angin muson barat dan timur. Terasa sejuk.

Sebaiknya dari segelintir hal yang bisa saya sampaikan disini dapat kita manfaatkan dengan baik. Meskipun tidak Seluruhnya terfokus pada Garis Khatulistiwa. Negara kita Negara yang kaya. Sebaiknya dapat kita kelola kekayaan alam yang terdapat didalamnya. Mohon Maaf.

Sumber:

Alam Endah

Google.com

Tags: cincinapi

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manajemen Mudik …

Farida Chandra | | 25 July 2014 | 14:25

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 7 jam lalu

Kunjungan Clinton ke Aceh, Misi Kemanusiaan …

Rafli Hasan | 11 jam lalu

Demokrasi ala SBY Jadi Perhatian Pakar Dunia …

Solehuddin Dori | 12 jam lalu

Kebijakan Obama yang Bikin Ciut Nyali Orang …

Andi Firmansyah | 13 jam lalu

Mengapa Harus Jokowi yang Terpilih? …

Ryan Perdana | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: