Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Wijaya Kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta selengkapnya

Pasar Andir Bandung

REP | 04 January 2012 | 11:10 Dibaca: 1601   Komentar: 4   1

Usai sholat subuh biasanya jalan-jalan pagi di kota bandung. Kali ini saya jalan pagi dari rumah mertua di jamika menuju pasar andir. Kebetulan pasar andir letaknya tak jauh dari tempat saya menginap di bandung. Kira-kira 700 meter dari rumah mertua saya.

http://bandunglife.com/wp-content/uploads/2008/04/menunggu_pembeli.jpg

http://bandunglife.com/wp-content/uploads/2008/04/menunggu_pembeli.jpg

Di pagi buta itu pasar andir sudah ramai. Pasar ini memang sudah mulai ramai dari malam hari. Jalan sudirman serasa penuh dengan para pedagang dan pembeli. Bila melewati jalan ini, terasa benar kemacetannya. Kendaraan yang lewat harus berjalan pelan-pelan menyusuri jalan.

Hal yang saya senang dari pasar andir ini adalah jajanan paginya. Banyak kue-kue khas. Saya menamainya kue pagi khas rakyat parahiyangan. Sambil ngopi di pagi hari gak kerasa 4 gehu atau gorengan tahu dicampur tepung sudah masuk ke mulut dengan cepat.

Di pasar andir ini ada keponakan istri saya yang ikut berjualan makanan. Terkadang saya suka mampir ke warung kagetnya. Saya sebut warung kaget karena bukanya cuma sebentar. Sekitar jam 8 biasanya sudah balik ke rumah lagi. Biasanya buka usai sholat subuh atau jam 5 pagi. Jadi dihitung-hitung berdagangnya cuma 3 jam, tapi pemasukannya lumayan. Katanya dia bisa mengantongi keuntungan bersih rp.50.000.

Di pasar andir banyak penjual sayuran saya temui. Harganya murah-murah. Saya membeli jagung manis Rp.3000 dengan 5 jagung di dalam bungkusannya. Wah murah sekali! Padahal kemarin, waktu saya beli jagung di kawasan wisata gunung galunggung harganya sudah Rp.2500 per buah. Jadi kesimpulan saya belanja di pasar andir harga-harga barang yang dijual sangat murah. Kata keponakan saya banyak pembeli yang belanja untuk dijual lagi di warungnya atau pedagang gerobak sayur yang menjajakan dagangannya ke perumahan.

Jalan-jalan di sekitar pasar andir membuat saya melihat langsung geliat ekonomi rakyat di pagi hari. Transaksi keuangan terjadi di sini dengan sangat cepat, dan saya pun menjadi teringat dengan pasar tradisional lainnya yg sempat saya kunjungi seperti pasar bringharjo di Yogyakarta.

Akhirnya, jalan-jalan pagi di pasar andir bandung membuat saya belajar banyak tentang mereka yg mengais rezeki dari berdagang. Pergilah ke pasar dan akan kau temui pelajaran ekonomi secara langsung, dan bukan hanya dari buku.

Salam blogger persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Jokowi, Berhentilah Bersandiwara! …

Bang Pilot | 8 jam lalu

Menerka Langkah Politik Hatta …

Arnold Adoe | 9 jam lalu

Anies Baswedan Sangat Pantas Menjadi …

S. Suharto | 9 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 12 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Sepucuk Surat untuk Gadis Kaili….. …

Soentanie Yukie | 8 jam lalu

Haruskah Kugembok Akunku? Belajar dari Kasus …

Anggie D. Widowati | 8 jam lalu

Trik Marketing atau Trik Penipuan? …

Putriendarti | 9 jam lalu

Kejujuran …

Rahmat Mahmudi | 10 jam lalu

Berupaya Mencapai Target Angka 7,12% …

Kun Prastowo | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: