Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Alexander Arie

I am a PHARMACIST :) follow my twitter @ariesadhar :D

Perjalanan Pakai Bis Malam? Hati-Hati Kebablasan

REP | 18 February 2012 | 12:16 Dibaca: 517   Komentar: 0   0

Saya barusan turun dari bis Jakarta-Jogja. Bis yang melewati pantura itu meluncur mulus dan cepat. Jam 6 dari Cikarang, eh jam 6 lagi sudah sampai Jogja.

Di terminal Jombor tadi, ada 3 orang wanita yang baru terbangun dan lantas bertanya, “Ambarawa mas?”

Sumpah saya pengen ketawa, dan lantas memang ditertawakan supir sesudah bis lanjut jalan. Ketiganya sama-sama tertidur pulas dan tampaknya melewatkan Ambarawa sehingga kemudian bablas sampai Jogja.

Ada note penting disini, bepergian dengan bis malam tentu beda dengan travel. Sejak dulu akrab dengan bis Sumatera sampai sekarang dengan bis Jawa, tidak ada yang namanya pendataan penghuni kursi sekian akan turun di tempat A. Ini sejauh pengalaman ya. Jadi modelnya kan hanya memanggil ketika sudah sampai tujuan. Persoalannya, tujuan semacam Semarang dan Ambarawa itu dilewati pada pukul 3-4 pagi sehingga tepat dengan waktu tidur puncak manusia yang naik bis, maklum jam 9 baru makan.

Apabila bepergian sendirian, tentunya perlu kewaspadaan jika turun pada tujuan macam ini. Atau, coba bilang ke kondektur tujuan kita, kadang kalau kondekturnya lagi baik maka ia akan membangunkan kita. Tapi ini berlaku di bis yang isinya 20-an saja. Kalau naik yang isinya 40-an, wah, nggak ada pengalaman saya.

Apabila bepergian bertiga, seperti 3 wanita tadi, ada baiknya tidurnya gantian atau diatur ada yang bisa terjaga. Kejadian tadi pagi, buat saya, agak konyol karena bepergiannya bertiga, dan tiga-tiganya pulas tidur ketika melewati tujuannya sendiri.

Baiklah, sekarang mau refresh otak dulu dari polusi kawasan industri.. Hehehe.. :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Kain Benang Emas dan Ulos Gendongan Bayi …

Piere Barutu | | 24 April 2014 | 22:40

Lost in Translation …

Eddy Roesdiono | | 24 April 2014 | 22:52

PLN Gagap Online …

Andiko Setyo | | 24 April 2014 | 23:40

Drawing AFC Cup U-19: Timnas U-19 Berpotensi …

Primata Euroasia | | 24 April 2014 | 21:28

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 14 jam lalu

Bila Separuh Gaji Karyawan Memang untuk …

Agung Soni | 17 jam lalu

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 21 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 23 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: