Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Ariesadhar

Auditor Wanna Be, Apoteker, Author OOM ALFA (Bukune, 2013) | @ariesadhar | ariesadhar.com

Perjalanan Pakai Bis Malam? Hati-Hati Kebablasan

REP | 18 February 2012 | 12:16 Dibaca: 519   Komentar: 0   0

Saya barusan turun dari bis Jakarta-Jogja. Bis yang melewati pantura itu meluncur mulus dan cepat. Jam 6 dari Cikarang, eh jam 6 lagi sudah sampai Jogja.

Di terminal Jombor tadi, ada 3 orang wanita yang baru terbangun dan lantas bertanya, “Ambarawa mas?”

Sumpah saya pengen ketawa, dan lantas memang ditertawakan supir sesudah bis lanjut jalan. Ketiganya sama-sama tertidur pulas dan tampaknya melewatkan Ambarawa sehingga kemudian bablas sampai Jogja.

Ada note penting disini, bepergian dengan bis malam tentu beda dengan travel. Sejak dulu akrab dengan bis Sumatera sampai sekarang dengan bis Jawa, tidak ada yang namanya pendataan penghuni kursi sekian akan turun di tempat A. Ini sejauh pengalaman ya. Jadi modelnya kan hanya memanggil ketika sudah sampai tujuan. Persoalannya, tujuan semacam Semarang dan Ambarawa itu dilewati pada pukul 3-4 pagi sehingga tepat dengan waktu tidur puncak manusia yang naik bis, maklum jam 9 baru makan.

Apabila bepergian sendirian, tentunya perlu kewaspadaan jika turun pada tujuan macam ini. Atau, coba bilang ke kondektur tujuan kita, kadang kalau kondekturnya lagi baik maka ia akan membangunkan kita. Tapi ini berlaku di bis yang isinya 20-an saja. Kalau naik yang isinya 40-an, wah, nggak ada pengalaman saya.

Apabila bepergian bertiga, seperti 3 wanita tadi, ada baiknya tidurnya gantian atau diatur ada yang bisa terjaga. Kejadian tadi pagi, buat saya, agak konyol karena bepergiannya bertiga, dan tiga-tiganya pulas tidur ketika melewati tujuannya sendiri.

Baiklah, sekarang mau refresh otak dulu dari polusi kawasan industri.. Hehehe.. :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengupas Sisi Kemanusiaan Pasar Santa …

Olive Bendon | | 21 October 2014 | 05:56

Di Balik Pidato Jokowi: Stop Menuding Pihak …

Eddy Mesakh | | 21 October 2014 | 16:05

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Foto Gue Dicuri Lagi Bro, Gembok Foto Itu …

Kevinalegion | | 21 October 2014 | 07:41

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 4 jam lalu

Makna Potongan Tumpeng Presiden Jokowi bagi …

Kanis Wk | 6 jam lalu

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 7 jam lalu

Film Lucy Sebaiknya Dilarang! …

Ahmad Imam Satriya | 10 jam lalu

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Ujung Galuh Bukan Surabaya?? …

Lintang Chandra | 7 jam lalu

Surat Terbuka untuk Bapak Presiden Joko …

Ading Sutisna | 7 jam lalu

Ketika Sungai Menjadi Tempat Pembuangan …

Hendra Mulyadi | 7 jam lalu

Berkurangnya Fungsi Pendidikan dalam Media …

Faizal Satrio | 7 jam lalu

Jangan Tantang Rambu Dilarang! …

Johanes Krisnomo | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: