Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Bayu Rahmadi

Leader Team Divisi Hutan Gunung http://yngwiebayumalmsteen.blogspot.com/

Ekspedisi Gunung Berapi di Jawa Timur Bag. 4 (Terakhir) : Menuju Puncak Gunung Lawu 3265 MDPL

REP | 21 February 2012 | 15:47 Dibaca: 645   Komentar: 26   1

6 Januari 2012, gunung keempat yang aku daki dalam Ekspedisi Gunung Berapi di Jawa Timur adalah Gunung Lawu (3265 MDPL). Gunung Lawu terletak di Cemoro Kandang, Tawangmangu, Jawa Tengah dan Cemoro Sewu, Sarangan, Jawa Timur. Tim kali ini terdiri dari Buto Jalawira, Sugeng Surabaya, Danu bersama adiknya dari Solo, Teguh bersama adiknya dari Jalawira Surabaya dan tentunya aku sendiri. Pendakian ke Gunung Lawu ini bermula dari obrolan-obrolan kecil anak-anak Jalawira. Dalam pendakian ini aku ditunjuk sebagai leader karena aku sudah hapal jalurnya.

Pukul 17.00 setelah packing barang aku bertemu dengan Devi yang selama ini selalu menemaniku ketika berada di Surabaya. Pertemuan ini untuk memberitahu dia tentang pendakian ke Gunung Lawu sekaligus pamit pulang. Pukul 18.00 datang Mbah (senior Jalawira angkatan tua yang 6 tahun yang lalu juga pernah ikut naik bersamaku di Gunung Argopuro), Angga Jemblung bersama temannya bernama Rei, Buto dan Sugeng (yang ikut bersamaku naik Gunung Lawu) untuk mengajakku berpesta terlebih dahulu sebelum berangkat ke Gunung Lawu sekalian pamit pulang. Sebenarnya aku harus istirahat karena aku akan berangkat pukul 20.00 tapi karena yang mengajak adalah Mbah, mau tidak mau aku pun ikut. Pukul 19.30 telepon gemgamku berbunyi terus. Anak-anak yang lain akan segera berangkat menuju terminal Bungurasih tetapi aku masih bersama Mbah hingga akhirnya mereka berangkat dahulu dan janjian bertemu di terminal Solo.

Waktu terus berjalan hingga akhirnya menunjukan pukul 22.00 dan aku pun harus segera berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menuju Terminal Tirtonadi, Solo untuk bertemu dengan rombongan Jalawira yang berangkat terlebih dahulu. Kami bertiga (aku, Buto dan Sugeng) akhirnya berangkat menuju Terminal Bungurasih diantar oleh teman-teman Jalawira yang tidak ikut mendaki. Pukul 22.30 kami tiba di terminal Bungurasih dan segera mencari bus yang menuju Solo. Setelah tawar-menawar harga (Rp 24.000) akhirnya kami berangkat menuju Solo dan tiba di sana pukul 03.30 dan bertemu rombongan Jalawira yang lain.

1329813422572286541

7 Januar 2012 pukul 04.30 kami berangkat menuju Terminal Tawangmangu (Rp 7000) dengan menggunakan bus pertama yang menuju ke sana. Pukul 06.30 sesampainya di Terminal Tawangmangu kami langsung mencari pasar tradisional untuk belanja logistik terlebih dahulu sebelum menuju pos pendakian jalur Cemoro Kandang dengan menggunakan angkot ( Rp 5000 ). Pukul 08.30 kami akhirnya sampai di pos pendakian gunung Lawu jalur Cemoro Kandang dan langsung berangkat menuju puncak dengan target sebelum gelap sampai di sana. Sementara sebagian anak berangkat menuju puncak, aku, Buto dan Sugeng masih berada di pos pendakian karena masih menunggu Danu yang masih di jalan.

13298134691734439394

Pukul 09.00 Danu bersama adiknya pun tiba dan kami putuskan untuk langsung mendaki karena harus mengejar rombongan Jalawira yang naik terlebih dahulu. Medan yang kami lalui agak terjal dan licin karena cuaca saat itu sedang hujan, gerimis. Pukul 11.00 kami pun akhirnya bertemu mereka di pos II (Taman Sari Atas) dan segera melanjutkan menuju pos III (Penggik) karena cuaca sedang sangat bagus. Pukul 14.30 ketika kami sampai di pos III (Penggik) tiba-tiba badai menghampiri kami dan kami pun berteduh di sana. hingga badai reda karena apabila kami paksakan untuk melanjutkan perjalanan resikonya sangat besar setelah pos III ini tidak ada lagi pohon yang menghalangi badai. Pukul 16.30 badai pun tidak kunjung reda jadi kami putuskan untuk bermalam di pos III ini dan segera membuat makanan,minuman untuk menghangatkan tuh kami yang mulai menggigil dan beristirahat.

13298135302126710669

8 Januari 2012 atau keesokan harinya, pukul 06.30 kami bangun untuk segera packing barang dan memasak untuk sarapan pagi sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak Lawu. Pukul 10.30 kami tiba di pos terakhir (Hargo Dalem). Di sini kami mampir di warung Mbok Yem dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan menuju puncak Lawu (Hargo Dumilah). Setelah melepas lelah di warung Mbok Yem kami pun melanjutkan perjalanan menuju puncak Lawu dan tiba di sana pukul 11.00. Kami pun langsung sujud syukur karena masih diberikan kesehatan sampai di puncak Lawu. Aku pun tanpa basa basi langsung meminta kepada Danu untuk memotong rambut seperti di gunung-gunung sebelumnya karena rambut yang mulai gondrong lagi. Setelah selesai potong rambut dan foto-foto kami pun segera turun karena waktu sudah menunjukan pukul 12.30.

13298136031939474842

1329813675726931430

13298137341076181652

Dalam perjalanan pulang kami juga tidak lupa untuk mengambil foto karena pemandangannya yang sangat indah dan cuaca saat itu sangat bagus. Hingga akhirnya di pos I (pukul 16.00) aku, Buto, Sugeng dan Danu beserta adiknya memutuskan untuk memdirikan tenda karena hujan turun dengan derasnya. Sementara itu anak-anak Jalawira yang lain melanjutkan perjalanan menuju pos pendakian jalur Cemoro Sewu. Ketika hujan turun dengan derasnya kami mulai kedinginan dan harus membuat api sementara kayu saat itu lembab semua dan tidak ada bahan bakar (minyak tanah dan sejenisnya). Akhirnya aku pun punya ide untuk membakar kayu yang lembab itu dengan menggunakan kompor gas. Setelah dua jam berjuang untuk menyalakan kayu tersebut akhirnya kami pun dapat membuat api dan bertahan tengah malam sebelum kami beristirahat.

13298137972017684017

9 Januari 2012, keesokan paginya pukul 07.00 kami bersiap-siap untuk packing barang dan membuat sarapan untuk bekal perjalanan sampai pos pendakian dan bertemu dengan teman-teman Jalawira yang turun lebih dahulu kemarin. Sesampainya di pos pendakian gunung Lawu jalur Cemoro Sewu kami pun langung menuju Terminal Tirtonadi dan berpisah dengan Buto, Sugeng dan anak-anak Jalawira yang menuju Surabaya. Danu beserta adiknya menuju Solo dan aku berangkat sendirian menuju Jogja.

13298138681706645348

Terimakasih teman-teman atas perjalanannya selama ini. Lain kali kalau ada waktu kita berjumpa lagi.

Salam Rimba!!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Buron FBI Predator Seks Pedofilia Ada di JIS …

Abah Pitung | | 23 April 2014 | 12:51

Ahok “Bumper” Kota Jakarta …

Anita Godjali | | 23 April 2014 | 11:51

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 9 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 11 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 12 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 13 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: