Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Mubarok

LAHIR DAN BESAR DARI KELUARGA SEDERHANA, MENCOBA MENJADI MANUSIA YANG BERMANFAAT

Jalan-Jalan Semarang-Bandung

REP | 23 March 2012 | 14:20 Dibaca: 3438   Komentar: 0   0

Tanggal 14-16 Maret 2012 kemarin saya mendapat tugas untuk mengikuti sebuah seminar di Bandung. Setelah menimbang beragam sarana transportasi yang tersedia akhirnya saya memilih travel dengan pertimbangan karena saya tidak hafal Bandung maka pilihan travel akan lebih memudahkan karena diantar sampai tujuan. Selasa sore tanggal 13 maret, sekitar jam 20.00 wib mobil travel menjemput saya di rumah dan mulailah perjalanan semarang Bandung. Saya adalah penumpang ke 3 yang dijemput, karena di dalam mobil sudah ada 2 penumpang lainnya. Jumlah penumpang malam itu yang bersama saya naik menuju Bandung memang tidak banyak, hanya 4 orang, mungkin sedang sepi sehingga tidak banyak penumpang. Kualitas sopir sebenarnya cukup bagus karena dia bisa membawa mobil dengan cukup stabil, namun sayangnya karena mobil yang kami tumpangi adalah sejenis minibus kecil, maka kondisi di dalam mobil sungguh tidak nyaman. Karena mendapat tempat duduk di kursi paling belakang, maka sepanjang malam saya harus merasakan goncangan keras setiap kali mobil melewati jalan rusak atau bergelombang. Jadilah sepanjang malam saya tidak tidur sama sekali sampai tiba di Bandung pukul 04.30 pagi. Perjalanan paling tidak mengenakkan saya rasakan dari Cirebon ke Bandung yang melewati Sumedang, kondisi jalan yang tidak bagus ditambah sopir yang mulai mengantuk membuat laju kendaraan tidak nyaman sama sekali.

Setelah seminar selesai, maka selanjutnya adalah perjalanan balik menuju Semarang. Awalnya saya sempat terfikir untuk naik travel lagi, namun setelah kebayang perjalanan sepanjang malam yang tidak bisa tidur akhirnya saya putuskan untuk naik kereta eksekutif Harina dari Bandung. Dengan bantuan teman yang tinggal di Bandung saya bisa mendapatkan tiket kereta, dan perjalanan dari Bandung ke Semarang pun di mulai. Dari Bandung kereta berangkat jam 20.30 tepat, kondisinya tentu berbeda dengan naik travel, di kereta suasananya lebih nyaman, sehingga lebih enak untuk istirahat. saya sempat kaget karena setelah Cikampek ternyata kereta ditarik mundur sehingga seolah berjalan ke belakang. tapi secara keseluruhan naik kereta jelas lebih nyaman, dan akhirnya saya tiba di Semarang pukul 5.20 pagi. Buat teman2 yang ingin perjalanan Bandung-Semarang atau sebaliknya saya sarankan naik kereta, karena lebih nyaman dan harga tiket pun relatif sama..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jebakan Batman di Museum Antonio Blanco …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 06:17

Bu Dokter, Anak Saya Kena Bangka Babi …

Avis | | 22 December 2014 | 07:05

Refleksi Hari Ibu; Dilema Peran Ibu di Era …

Agus Purwadi Umm | | 22 December 2014 | 02:24

Perbaiki Sikap Berkendaraan agar Hemat BBM …

Fajr Muchtar | | 22 December 2014 | 06:22

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Karena Gede Pasek, SBY Akan Terus Berjaya …

Giri Lumakto | 11 jam lalu

Waspada Komplotan Penipu Mengaku dari …

Fey Down | 13 jam lalu

Dear, Bapak Jonru… …

Wagiman Rahardjo | 13 jam lalu

Fenomena Prostitusi Online sebagai Efek …

Gholal Pustika Widi... | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: