Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Hannif Andy Al Anshori

Masiswa Universitas Gadjah Mada

Membuat Visa Schengen ke Belanda

OPINI | 29 March 2012 | 00:45 Dibaca: 3609   Komentar: 1   0


Kali ini tulisan ini memuat tentang pembuatan Visa Schengen untuk tujuan kota Amsterdam - Belanda .

VISA SCHENGEN

Oke sob. Inilah beberapa syarat yang harus gua penuhi seblum gua berangkat ke Belanda pada 01 Juli 2012 Mendatang .

Untuk mendapatkan visa ini . kita harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 950.000 , 00 . (update 2012) dengan pengerjaan Visa selama kurang lebih 2 minggu. Setelah itu , syarat-syaratnya adalah . :
  1. Paspor masa berlaku lebih dari 6 bulan dari tanggal kedatangan
  2. Photo 4 x 6 = 2 lembar berwarna terbaru, latar belakang warna putih
  3. Surat sponsor dari perusahaan
    * Surat sponsor di atas kop surat + cap perusahaan dimana ybs kerja
  4. PRINT OUT TICKET
  5. Asuransi perjalanan min. cover EUR.30.000
  6. Konfirmasi hotel selama perjalanan di Belanda
  7. Formulir harus ditanda tangani
  8. Foto copy bukti keuangan pribadi/ rekening Koran/ deposit 3 bulan terakhir
  9. Copy KK, KTP, Akte Lahir, Surat Ganti nama jika nama di akte lain dengan nama di Pasport.
  10. Kalau istri ikut lampirkan akte kawin photo copy (kalau namanya beda di paspor lampirkan Ganti Nama photo copy)
  11. Kalau anaknya ikut (masih usia sekolah) lampirkan akte kelahiran + kartu pelajar photo copy
  12. Copy KTP Orang Tua (u/ dibawah 18th)
  13. Referensi Bank
  14. Copy SIUP & NPWP
SIUP adalah Izin Usaha yang dikeluarkan Instansi Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan. SIUP digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Barang/Jasa di Indonesia sesuai dengan KLUI “Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia”.

Bagi lu yang belum punya paspor , segeralah membuatnya . Untuk Paspor keluar negeri , kita menggunakan paspor warna hijau . Pastikan paspornya masih berlaku


Syarat membuat PASPOR :

1. Datang ke Kantor Imigrasi dengan membawa:

- Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang asli beserta foto copynya.

- Kartu Keluarga asli dan Foto Copynya

- Surat Sponsor, atau Surat Keterangan, atau mungkin Surat Rekomendasi Kerja.

- Materai Rp6000

- Akte Nikah (Bagi yang sudah menikah)

- Surat WNI

- Surat Keterangan Ganti Nama (Bila anda ingin mengganti nama pada saat pembuatan Paspor)

- Ijazah terakhir.

2. Surat tersebut dimasukkan kedalam map yang dibeli langsung di kantor imigrasi.

3. Mengambil formulir pengajuan Paspor di kantor imigrasi, mengisi formulir, dan formulir tersebut dimasukkan kedalam map yang sebelumnya sudah dibeli.

4. Berdasarkan gambar yang tertera pada slip/struk yang kita terima, maka kita akan kembali lagi ke kantor imigrasi pada saat yang ditentukan.

5. Melakukan wawancara, sidik cari, membuat foto untuk paspor.

6. Setelah berkas diberikan, maka saatnya kita menerima kwitansi untuk melakukan pembayaran di kasir.

7. Dengan kwitansi pembayaran, maka kita ketempat pengambilan foto, serahkan slip merah kepada orang yang memfoto, kemudian antri menunggu panggilan.

8. Melakukan foto biometrik dan pengambilan sidik jari.

9. Datang kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor pada tanggal yang sudah di tentukan dengan biaya sekitar Rp270.000.


Alamat kedutaan Belanda di Jakarta :
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. S-3
Kuningan – Jakarta 12950
Indonesia
Nomor telpon:
Tel: +62 21 524-8200 atau +62 21 525-1515
Email : jak@minbuza.nl

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 7 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: