Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Rahardi Widodo

karyawan swasta,pecinta musik,bola mania,

KETEP PASS, Primadona Kab. Magelang

REP | 26 April 2012 | 03:31 Dibaca: 4105   Komentar: 14   1

13353615681825167885Obyek Wisata Ketep Pass (Foto  : Oleh Penulis )

Ketep Pass adalah obyek wisata pegunungan yang merupakan salah satu andalan di Provinsi Jawa Tengah. Obyek wisata ini terletak di Kecamatan Sawangan, Kab. Magelang, Prov. Jawa Tengah. Menempuh perjalanan sekitar 3 Jam dari Ibu Kota Provinsi, Semarang,atau 1 jam dari kota Magelang dengan kendaraan bermotor, kita sudah sampai di lokasi.

Seperti biasanya, menjelang akhir pekan atau hari libur, saya selalu meluangkan waktu untuk refresing sekedar melepas kepenatan. Maklum, dalam sepekan disibukkan dengan rutinitas di kantor yang menguras energi. Untuk kali ini saya bersama teman dekat memputuskan berwisata ke Ketep Pass, obyek wisata Gunung Merapi di Kab. Magelang. Sebenarnya tahun 2004 silam ketika masih Kuliah di Jogja sempat berkunjung kesana. Teringat Pesonanya yang luarbiasa, membangkitkan gairah saya ingin kembali berkunjung kesana.

Tepat pukul 8. pagi kami berangkat dari Ungaran, Semarang. Rute yang saya tempuh adalah melewati kawasan pegunungan Kopeng di Salatiga. Disepanjang perjalanan, sungguh pemandangan alam luar biasa dapat saya temukan. Terdapat gunung-gunung menjulang, perkebunan dan ladang yang membentang di pinggir jalan. Jalannya berliku, udaranya segar dan sedikit dingin di waktu itu. Sungguh indah pagi itu.

13353617251588534944Rute Perjalanan dari Kopeng Ke Ketep Pass ( Foto oleh Penulis )

Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, sampailah saya dilokasi obyek Wisata Ketep Pass. Sesaat sebelum masuk pintu utama, beberap petugas mengentikan laju sepeda motor kami. Kami di minta membayar tiket masuk area wisata sebesar Rp 7000 per kepala. Tiket ini hanya berlaku untuk memasuki kawasan wisata secara umum sudah termasuk parkir roda dua. Sedangkan untuk tempat-tempat khusus, misalnya menonton Teatre, pengunjung diminta membayar lagi.

Setelah membayar tiket masuk, bergegas sepeda motor saya parkir tidak jauh dari pintu masuk. Tempatnya luas dan tertata rapi.

13353624891383469184Parkir sepeda motor ( Foto oleh penulis )

Bagi pengunjung yang memakai kendaraan roda empat, jangan kawatir. Parkir mobil luas dan nyaman.

1335362909274111589Parkir kendaraan roda Empat ( Foto oleh Penulis )

Setelah memarkir sepeda motor, kemudian kami bergegas masuk dan menyusuri tempat-tempat didalamnya.

Tempat yang pertama kami kunjungi adalah Volcano Centre. Ini adalah tempat mirip museum mini, dimana didalamnya terdapat miniatur Gunung Merapi. Selain itu terdapat batu-batuan asli letusan Merapi. Ada juga  yang gambar dengan sejarah gunung Merapi

1335364402976356544Foto Penulis di gedung Volcano Centre

Setelah dari Volcano Centre, kami bermaksud ke Ketep Volcano Theatre, sebuah tempat pemutaran film-film tentang merapi. Tetapi kami mengurungkan niat sebab kata salah seorang pengunjung, tempat duduknya sudah penuh.

1335365719616883665Gedung Volcano Theatre ( Foto oleh Penulis )

Perjalanan selanjutnya adalah kebagian paling atas. Disana kita akan menikmati pemandangan yang menajubkan. Kita dapat melihat gunung Merapi dengan jelas. Apalagi ada yang menyewakan teropong sehingga panorama disekitarnya akan tampak jelas sekali.

13353663081958217875Panorama dilihat dari Puncak Ketep Pass ( Foto Oleh Penulis )

13353664961226194796Semacam Pelataran untuk bersantai ( Foto Oleh Penulis )

13353667891012919534Gunung Merapi tampak samar-samar dari kejauhan ( Foto Oleh Penulis )

Setelah puas berkeliling, saatnya istirahat untuk makan siang. Sembari menunggu makanan datang, kami mencicipi Jagung bakar dan aneka snack. Di sini memang banyak warung yang menjajakan aneka makanan.


1335367037260487496 Foto Penulis di pondok makan

Setelah puas berkeliling, saatnya istirahat untuk makan siang. Sembari menunggu makanan datang, kami mencicipi Jagung bakar dan aneka snack. Di sini memang banyak warung yang menjajakan aneka makanan.

Waktu sudah beranjak siang, saat menunaikan kewajiban sholat. Disini tersedia mushola kecil dan beberapa kamar mandi bersih.

Setelah itu, kami bersiap-siap untuk pulang. Maklum, langit kelihatan mendung, sebentar lagi mungkin akan turun hujan..Tidak lama kemudian saya pacu sepeda motor dengan kencang pulang ke rumah. Selesai…………………………………………………. Salam ( Rahardi widodo )

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Di Balik Cerita Jam Tangan Panglima …

Zulfikar Akbar | | 24 April 2014 | 01:13

Bapak-Ibu Guru, Ini Lho Tips Menangkap …

Giri Lumakto | | 24 April 2014 | 11:25

Pedagang Racun Tikus Keiling yang Nyentrik …

Gustaaf Kusno | | 24 April 2014 | 10:04

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 5 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 7 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 8 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 8 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: