Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Ferdi Rosman Feizal

Idealisme dan Nasionalisme untuk dasar kemajuan Bangsa dan Negara

Indahnya Puncak Gunung Hallasan Korea

OPINI | 27 April 2012 | 04:26 Dibaca: 535   Komentar: 3   0

1335457418324201774

Ke Puncak Gunung Hallasan…!

itulah tujuan pertama saya kalau ke Korea.

13354568701889018805

Indahnya Puncak Gunung Hallasan di Pulau Jeju (Jeju-Do) inilah yang menjadi alasan kedua saya kenapa saya harus dipilih sebagai Tim Pengalaman Touch Korea Tour untuk mengexplor keindahan alam Korea sebagai tujuan Wisata di Kawasan Asia karena umumnya setiap kunjungan ke suatu negara selain urusan soal bisnis pasti Tour, Tour ke tempat-tempat Wisata baik wisata bersejarah maupun wisata alam serta wisata Kuliner menikmati makanan khas suatu Negara.

1335457204531716557Selain karena keindahan alam pegunungan, lereng gunungnya yang penuh dengan warna-warni dedaunan khas tanaman Korea di musim panas serta pemandangan kawahnya dan tebing-tebing di pinggir laut, Gunung Hallasan yang terletak di Pulau Jeju (Jeju-Do) juga terkenal dengan kemandirian Desa Donggwang dari Energi Listrik dengan mengandalkan Solar Cell yang dipasang di Setiap Rumah tinggal masyarakat sehingga masyarakat di desa Donggwang di Pulau Jeju-Do bisa menikmati listrik secara gratis dengan mengandalkan sinar matahari.

Entah berapa biaya yang harus dikeluarkan setiap kepala keluarga untuk memasang instalasi Solar System di Rumahnya atau ada bantuan dari Pemerintah Korea khususnya kepala desa Donggwang selain harga khusus yang diberikan untuk masyarakat desa Donggwang. Bisa jadi Korea memiliki pabrik pembuatan Solar Cell sendiri sehingga bisa dibeli dengan harga murah.  Yang pasti Rumah-rumah di desa Donggwang ini pulau Jeju-Do ini tidak gelap gulita ketika malam hari bahkan justru bisa menikmati listrik dengan gratis.

1335457344171671007Sekalian ke Pulau Jeju-Do ya sekalian mengunjungi Love-Land alias Taman Cinta yang konon katanya sangat terkenal se-antero Dunia karena Taman ini hanya boleh dikunjungi oleh mereka yang telah dianggap dewasa, sebab berbagai fasilitas yang ada di taman ini semuanya bertema pendidikan seks, film seks dan pengenalan organ dalam dan semua hal yang berkaitan dengan perlengkapan seks yang lahir setelah Perang Korea, dimana pulau ini menjadi tujuan populer bagi pasangan bulan madu Korea. Maka pulau ini juga dikenal sebagai ‘honeymoon isle’ atau pulau seks. Iklim yang hangat pulau itu membuat banyak pasangan yang telah menikah atau baru menikah lalu berkunjung ke pulau sebagai pusat pendidikan seks.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 10 jam lalu

Risma dan Emil Lebih Amanah Dibanding …

Leviana | 10 jam lalu

Analisis Prosedur Sengketa Hasil Pilpres …

Muhammad Ali Husein | 11 jam lalu

Jokowi: The First Heavy Metal’s …

Severus Trianto | 13 jam lalu

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: