Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Taufikuieks

Hidup adalah sebuah perjalanan..Nikmati saja..

Naik Andong dan Melihat Empat Negara Bagian di Maginificent Mile

HL | 29 June 2012 | 11:39 Dibaca: 422   Komentar: 26   9

1340908925245533666

Sebuah Andong melintas di pusat kota Chicago

Berjalan-jalan di pusat kota Chicago, kita tidak boleh melewatkan sepotong jalan yang terletak di North Michigan Avenue dan lebih kondang dengan nama Magnificent Mile. Konon nama ini diberikan oleh seorang pengusaha real estate terkemuka Arthur Rubloff pada dasa warsa tahun 1940 an.

1340909015737406965

Magnificent Mile

Ini adalah pusat kota Chicago, dimana baik penduduk kota maupun pengunjung dan wisatawan dapat menikmati berbelanja di toko-toko terkenal, pusat perbelanjaan, restoran, hiburan malam, dan juga beberapa daya tarik yang ada di kota terbesar di negara bagian Illinois ini.

Saya memulai pengembaraan saya di sekitar persimpangan North Michigan Avennue dan Grand Street. Hari sudah sekitar pukul 6 petang namun matahari masih bersinar karena baru akan tenggelam sekitar pukul 9 malam.

13409090811058325946

Peta Mag Mile

Di trotoar yang lebar dan nyaman saya terus berjalan ke arah utara. Di sebuah tempat saya menemukan sebuah papan dengan peta jalan dan tempat-tempat yang menarik di sekitar sini. Ternyata ada sebuah tempat yang harus dikunjungi kalau kita sempat mampir di Chicago, yaitu John Hancock Observatory, dimana kita dapat menikmati pemandangan kota Chicago dari ketinggian lebih dari 300 meter.

Namun untuk sampai ke menara itu, saya masih harus berjalan melewati beberapa blok jalan. Dan saya pun terus berjalan sambil melihat-lihat apa yang terjadi di trotoar, di jalan , maupun di toko-toko yang saya lewati.

1340909151183416135

Mesin jahit

Hal menarik yang pertama adalah sebuah toko yang memajang puluhan jenis mesin jahit model lawas alias jaman nenek dan tante. Di jendela kacanya dipamerkan puluhan jenis mesin jahit itu. Dan saya pun sempat mengambil beberapa gambar.

13409092121606181222

Kereta Kuda

Perjalan pun dilanjutkan dengan santai sampai tiba-tiba saja sebuah delman atau lebih tepat kereta kuda yang dihias cukup mewah terlihat melintas di tepi jalan. Kereta kuda berwarna putih beroda empat ini ditarik oleh seekor kuda yang berwarna putih juga. Sedangkan saisnya adalah seoarng wanita muda berkostum biru muda dengan celana panjang berwarna biru tua, topi hitam, dan dasi kupu-kupu. Sedangkan di kursi penumpang duduk sepasang pria dan wanita berumur sekitar empat puluhan.

13409092661377929256

Kuda hitam

Rupanya , di pusat kota Chicago ini cukup banyak kereta kuda sejenis yang digunakan untuk mencari angin sambil bersantai berkeliling kota sebagai salah satu daya tarik wisata di kota ini. Di sebuah jalan lain saya sempat melihat kereta kuda yang juga berwarna putih beroda empat namun ditarik seekor kuda berwarna hitam yang gagah. Kusirnya juga wanita setengah baya yang berpakaian rompi hitam.

13409093151262275107

Saya terus berjalan ke utara, dan kemudian meyebrang jalan di depan Chicago Visitor Information Centre, Tempat informasi wisata ini ternyata sudah tutup karena hanya buka sesuai jam kantor. Dan tidak jauh di depan saya sudah terlihat menjulang tinggi menara yang akan saya naiki.

1340909362879135014

Welcome to Chicago’s greatest view, demikian sebuah papan nama menyambut saya di salah satu gedung tertinggi di kota berangin atau the windy city ini. Ternyata John Hancock Observatory ini buka setiap hari mulai pukul 9 pagi samapi 11 malam.

Tugas pertama adalah membeli tiket yang sudah termasuk sebuah TShirt bergambar gedung ini, interactive media tour dan juga sebuah tiket elektronik untuk menggunakan interactive telescope,. Saya pun mengikuti petunjuki arah kea rah lift. Tidak terlalu banyak pengunjung yang antri sore itu sehingga dalam waktu 5 menit kenudian saya sudah berada dalam lift yang kecepatannya paling ngebut di belahan Amerika Utara, karena dalam waktu hanya 40 menit, kita akan sampai di lantai 88 gedung ini atau pada ketinggian sekitar 1000 kaki.

1340909653563962825

Lake Michigan dari ketinggian 1000 feet

Sesampainya di atas, maka terpampanglah pemandangan kota Chicago dengan arah 360 derajat. Selain itu Danau Michigan pun terlihat dengan jelas dan konon pada hari yang cerah dari ketinggian ini kita dapat menyaksikan empat negara bagian yaitu Illinois, Michigan, Wisconsin dan Indiana.

13409097061088898509

salah satu sudut kota Chicago

Setelah puas menyaksikan pemandangan yang memukau dari ketinggian menara Jonh Hancock baik secara manual melalui keempat sisinya maupun dengan menggunakan telescope, saya pun kemudian kembali turun dengan lift berkecepatan tinggi tadi menuju lantai dasar.

1340909767139620080

Sesampainya di jalan, sebuah limousine putih yang sedang parkir seakan-akan sudah menanti saya  dan  tidak lama kemudian saya pun sudah berjalan lagi bersama dengan ribuan orang yang memadati kawasan Mag Mile untuk menikmati suasana malam minggu di Chicago.

1340909835366309324

Limo putih

Sepotong senja dan malam yang menyenangkan, karena dapat melihat kereta kuda dan juga naik ke menara setinggi 1000 kaki dan sempat menyaksikan empat negara bagian sekaligus.

Chicago, Juni 2012

Foto dok pri
Mau ikutan WPC kampret. Info lengkap. http://m.kompasiana.com/post/hobi/2012/07/07/weekly-photo-challenge-street-photography/

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Dari Kompasianival: Strategi Ahok, Emil, dan …

Ninoy N Karundeng | | 23 November 2014 | 08:22

Urusan Utang dan Negara: Masih Gus Dur yang …

Abdul Muis Syam | | 23 November 2014 | 05:39

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Obama Juara 3 Dunia Berkicau di Jaring …

Abanggeutanyo | | 22 November 2014 | 02:59

Nangkring dan Blog Reportase Kispray: …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 4 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 12 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


Subscribe and Follow Kompasiana: