Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Qidiq

"apa yang aku tulis adalah yang pernah membiru dalam hatiku"

Senyum Jogjakarta Untuk Indonesia

REP | 28 June 2012 | 20:31 Dibaca: 263   Komentar: 2   0

OperaTravelBlog

Jogjakarta atau sekarang lebih dikenal dengan Yogyakarta adalah provinsi yang terletak dibawah bayang-bayang gunung Merapi dengan tinggi 2.914 meter atau tepatnya di 7°15-8°15 lintang selatan dan garis 110°5-110°4 bujur timur pada letak astronominya.Sejarah Jogjakarta berdiri pada tahun 1755 setelah terjadi pembagian wilayah Kerajaan Mataram menjadi dua,yaitu Kasultanan Yogya dan Solo.Akhirnya setelah proklamasi tepatnya tanggal 5 september 1945 Yogyakarta dinyatakan resmi bergabung dengan Indonesia dan mendapat gelar menjadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).Memang gelar itu pantas untuk Yogyakarta mengingat peran pentingnya dalam sejarah perjuangan untuk Indonesia.Seiring dengan berjalanya waktu Yogyakarta kini berubah menjadi kota yang maju dibawah kepemimpinan langsung oleh Sri Sultan Hamengkubowono.Kota pendidikan,kota budaya,kota perjuangan,kota pariwisata adalah beberapa sebutan untuk kota ini.Di Yogyakarta terdapat banyak universitas dan lembaga-lembaga pendidikan yang berkualitas sehingga setiap tahun ajaran baru ribuan orang dari seluruh pelosok indonesia datang ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan.Hal ini pula yang menjadikan Yogyakarta kaya akan budaya,multi etnik dan kultural.Aneka kebudayaan itu berbaur menjadi satu dengan budaya setempat,hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Yogyakarta selain potensi wisata yang melimpah ruah.

Untuk urusan potensi wisata tak usah diragukan lagi karena Yogykarta punya segudang tempat wisat yang menarik untuk dikunjungi.Oke sobat saatnya kita jalan-jalan menelusuri beberapa tempat wisata berikut ini:
1.Wisata Pantai

Ada beberapa pantai menarik yang bisa kunjungi antara lain,pantai samas,pantai kukup,pantai krakal,pantai wediombo,pantai baron,pantai ngandong,pantai siung,pantai sundak dan pantai yang paling tersohor namanya adalah pantai parangtritis.Pantai ini letaknya di kecamatan Kretek,kabupaten Bantul.Pada musim liburan tempat ini menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.Dengan deretan pantai yang panjang,ombak yang besar serta mitos dari legenda nyi roro kidul menjadikan tempat ini wajib kita kunjungi.

2.Wisata Pegunungan

Bagi sobat yang menyukai pemandangan alam pegunungan ada beberapa tempat wisata alam pegunungan antara lain: puncak merapi,puncak suroloyo,gunung gambar,hutan wanagama,pemandian clereng tapi ada satu tempat yang saya rekomendasikan untuk dikunjungi yaitu Kaliurang.Daerah yang berhawa sejuk ini berada dilereng gunung merapi atau 25km dari kota Yogyakarta.Tempat ini menawarkan kesejukan udara serta panorama bukit hijau yang segar,cocok bagi yang mau melepaskan kepenatan dari rutinitas.Mau bermalam disini??…jangan kuwatir,disini banyak fasilitas penginapan yang disewakan.Oh yaa sobat dari menara kaliurang kita bisa melihat aktifitas gunung merapi.Hmm…menarik bukan?

3.Wisata Sejarah

Di Yogyakarta terdapat banyak peninggalan sejarah yang berupa candi,untuk sobat yang pengin menelusuri jejak sejarah ada beberapa candi yang bersejarah,diantaranya: candi kalasan,candi boko,candi sari,candi gebang,candi ijo candi sambi sari.Ada satu candi yang paling terkenal yaitu candi prambanan.Terletak diperbatasan antara Yogyakarta dan Surakarta merupakan candi hindu yang dibangun oleh raja-raja Dinasti Sanjaya pada abad ke IX.Pada saat tertentu dipelataran candi digelar Sendratari Ramayana,kalau sobat kesini jangan sampai melewatkan pentas Sendratari Ramayana.

4.Wisata Budaya

Yang pasti ada Kraton Yogyakarta,Puro Pakualaman dan Tamansari yang letaknya ± 400 meter dari Kraton Yogyakarta.Tamansari dulunya adalah tempat beristirahat para kerabat kraton.Tempatnya cukup menarik,daripada penasaran kalau ke Yogyakarta sempetin ke Tamansari yaa

5.Jalan Malioboro

Sepertinya hambar kalau ke Yogyakarta belum berjalan-jalan di Malioboro.Ada apa disini yaa?? yang jelas disepanjang Jalan Malioboro terdapat banyak pertokoan,mall dan pedagang kaki lima yang menjual segala jenis kerajinan khas Yogyakarta.Batik,kerajinan perak,segala macam souvenir dan jangan lupa ya beli bakpia khas Yogyakarta sebagai oleh-oleh atau cicipi juga Gudeg Jogja yang ada diwarung lesehan Malioboro.Di sekitar Malioboro juga terdapat peninggalan bersejarah seperti Benteng Vredeburg,Gedung Agung,Pasar Beringharjo.Untuk sobat yang uang sakunya masih banyak silahkan belanja disini sepuasnya.

Sebetulnya masih banyak tempat-tempat wisata lainya seperti Monumen Jogja Kembali,Kebun Binatang Gembira Loka,Musium Batik atau tempat wisata religi lainya

Dengan kekayaan potensi wisata itu Yogyakarta menjadi salah tempat utama tujuan para wisatawan domestik maupun mancanegara,apalagi banyaknya fasilitas hotel serta tour & travel wisata jogja yang memadai semakin memantapkan Yogyakarta sebagai Kota Wisata.

Silahkan berkunjung ke Yogyakarta dan sobat akan tersenyum melihat kekayaan wisata Indonesia disini.
Kami tunggu kedatangan sobat semua di Yogyakarta

Sugeng rawuh,

Selamat datang,

Wellcome in Yogyakarta

OperaTravelBlog

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hasil SPP2013: Nasib Petani Tanaman Pangan …

Kadir Ruslan | | 24 July 2014 | 05:48

Topan Lain Akan Memasuki Filipina (Topan …

Enny Soepardjono | | 24 July 2014 | 08:53

Muda Kaya dan Bahagia …

Radixx Nugraha | | 24 July 2014 | 03:25

Dunia Prostitusi ‘De Wallen’ …

Christie Damayanti | | 24 July 2014 | 11:40

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Sengketa Pilpres 2014 Akhirnya Berujung di …

Mawalu | 9 jam lalu

Inilah Salah Satu Warisan Terbaik Pak Beye …

Raisa Atmadja | 10 jam lalu

Timnas U-19 Batal Tampil di Spanyol …

Achmad Suwefi | 12 jam lalu

Akhirnya Prabowo-Hatta Melangkah ke MK …

Bang Pilot | 17 jam lalu

Jokowi “Penyebar Virus” kepada …

Hendrik Riyanto | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: