Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Agoeng Widodo

Seseorang yang sedang belajar, dan sangat memimpikan Indonesia yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem karto selengkapnya

Mengenal Buaya dari Dekat di Penangkaran Buaya

REP | 09 July 2012 | 05:37 Dibaca: 701   Komentar: 14   6

Awal bulan Juli, hujan mengguyur kota Balikpapan sejak pagi buta.  Berbagai rencana terpaksa ditunda karena kurang bersahabatnya cuaca. Termasuk mengajak keponakan ke Penangkaran Buaya di Teritip Balikpapan Timur. Beruntung tepat pukul 15.00 Wita hujanpun reda. Dan kamipun segera meluncur ke obyek wisata yang memacu adrenalin Penangkaran Buaya. Tak butuh waktu lama bagi kami untuk mencapai lokasi wisata ini, karena tempat ini hanya berjarak lebih kurang 28 Km dari pusat kota.

13418050961529004897

Patung buaya lucu menyambut para tamu (dok. pribadi)

Memasuki areal wisata, kami disambut oleh sepasang patung buaya yang lucu. Mungkin dimaksudkan agar anak-anak (khususnya) tidak takut untuk melihat buaya yang notabene merupakan binatang buas. Di belakang patung buaya lucu ini terdapat sebuah kandang luas yang ditempati oleh sepasang gajah Lampung. Biasanya pengunjung bisa berkeliling areal wisata ini sembari naik gajah-gajah tersebut. Namun hari itu (mungkin karena sudah sore) gajah-gajah tersebut hanya berdiam di dalam kandangnya sembari merumput.

1341805485111490712

Gajah Lampung di Penangkaran Buaya (dok. pribadi)

Hanya dengan merogoh kocek Rp. 15.000,- per orang (dewasa), sampailah kami di tempat Penangkaran Buaya. Menempati areal lebih kurang 5 Hektar, penangkaran buaya yang sudah beroperasi sejak tahun 1990 ini sudah dipadati pengunjung. Meskipun terkesan biasa dan sederhana, konon tempat ini memiliki koleksi jenis buaya terbanyak di Kalimantan Timur.

13418098171836755075

Pintu gerbang sederhana (dok. pribadi)

Buaya muara (Crocodylus Porosus) merupakan jenis koleksi paling banyak yang ada ditempat ini. Selain itu  masih ada jenis lain, yakni buaya air tawar (Crocodylus Siamensis) dan buaya supit (Tomistoma Segelly) yang merupakan jenis buaya langka.

13418098611452489302

Koleksi buaya yang ada (dok. pribadi)

1341809912444015089

Koleksi yang lain (dok. pribadi)

Lokasi wisata yang dibuka setiap hari dari jam 08.00 s/d 17.00 Wita ini terdiri dari kandang-kandang buaya yang berupa tembok setinggi lebih kurang 140 Cm dengan atap terbuat dari seng.  Di kandang-kandang sinilah kawanan buaya dipisahkan dengan kategori anakan buaya, penggemukan, remaja, dan induk. Untuk kandang buaya induk, tembok dibuat lebih tinggi dan pengunjung bisa melihat buaya-buaya induk di kolam yang besar dari celah-celah yang sudah disediakan.

13418099712058120330

Kandang Induk-an (dok. pribadi)

13418100101944438040

Beberapa induk buaya (dok. pribadi)

Untuk menyaksikan keganasan dari buaya-buaya tadi, anda juga bisa membeli seekor ayam (yang sudah dipotong) dan memberikannya langsung ke kandang-kandang yang ada. Maka seluruh buaya di dalam kandang akan berebut makanan yang anda berikan.

1341810072817608006

Berfoto dengan anakan buaya (dok. pribadi)

Puas berkeliling diantara kandang-kandang buaya, anda juga bisa mengajak keluarga dan buah hati anda untuk berfoto dengan anakan buaya. Dengan hanya merogoh kocek Rp. 5.000,- anda bisa berfoto dengan anakan buaya (yang diikat mulutnya).

1341810202461662934

Kios penjual kuliner buaya (dok. pribadi)

Masih kurang memacu adrenalin? Coba deh cicipin kuliner berbahan daging buaya yang ada di sana.  Kios ini menawarkan kuliner berupa sate buaya yang dibandrol seharga Rp. 3.000,- per tusuknya. Selain sate buaya, di sini juga terdapat minyak buaya, dan tangkur buaya yang konon bisa untuk stamina pria dewasa. Di depannya terdapat kios lain yang menjual souvenir dan pernak-pernik tak jauh dari hewan buaya. Misalnya dompet dan tas dari kulit buaya, kalung dengan liontin gigi buaya dsb.

13418105042084451615

Patung buaya di depan balai pertemuan (dok. pribadi)

Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan areal parkir yang luas, beberapa kios penjual makanan dan minuman, souvenir, toilet dan balai pertemuan yang luas. Di balai pertemuan sinilah kita bisa beristirahat sembari melihat buaya-buaya yang dikandangkan di sekeliling balai (kecuali di bagian depan).

13418107721953503050

Santai di balai pertemuan (dok. pribadi)

Selain buaya-buaya dan gajah, kawasan ini juga dilengkapi dengan taman-taman yang indah. Salah satunya yang berada tepat di depan balai pertemuan. Berupa taman kecil lengkap dengan kolam dan patung buaya di bagian tengahnya.

13418120531821149381

Bunga cantik di sana (dok. pribadi)

Meskipun buaya merupakan binatang liar dan buas, ternyata bisa dijadikan alternatif mengisi liburan  yang menyenangkan bersama keluarga. Dimana lagi kalau bukan di Teritip Balikpapan Timur.

134181221731147629

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Memotret Kinerja Warga Kubangwungan …

Roselina Tjiptadina... | | 21 December 2014 | 22:08

Menanti Doraemon Menjadi Nyata …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 22 December 2014 | 11:36

Admin Kompasiana ‘Tertangkap …

Harja Saputra | | 22 December 2014 | 12:45

Mengintip Bali Orchid Garden …

Benny Rhamdani | | 22 December 2014 | 09:36

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Ibu Melemparku ke Tiga Benua …

Sunaryoadhiatmoko | 6 jam lalu

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Karena Gede Pasek, SBY Akan Terus Berjaya …

Giri Lumakto | 14 jam lalu

Waspada Komplotan Penipu Mengaku dari …

Fey Down | 15 jam lalu

Dear, Bapak Jonru… …

Wagiman Rahardjo | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: