Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Asep Sukmana

Seorang Guru SMK yang memiliki hobi : Musik Rock, IT Networking, Linux, dan Fotografi

Liputan Foto - Makam Sunan Ampel

HL | 12 July 2012 | 06:06 Dibaca: 1932   Komentar: 2   5

Makam Sunan Ampel berada di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kotamadya Surabaya, Jawa Timur. Karena letaknya ditengah kota, Makam Sunan Ampel mudah dijangkau oleh kendaraan apapun.

Makam Raden Muhammad Ali Rahmatullah atau lebih dikenal dengan sebutan Sunan Ampel, terletak di belakang mesjid. Untuk mencapai makam harus melewati sembilan gapura, sesuai arah mata angin, yang melambangkan wali songo atau sembilan wali.
Makam Sunan Ampel tak pernah sepi dari peziarah, terutama di bulan Ramadan. Setiap hari sekitar seratusan peziarah berdatangan ke makam Sunan Ampel. Mereka datang dari berbagai daerah.

Hampir tiap hari, peziarah mengalir ke makam Sunan Ampel. Jika saat Ramadan terutama pada malam ganjil. Maklum Sunan Ampel adalah salah satu tokoh penyebar Islam di Jawa. Bernama kecil Raden Rahmat, Sunan Ampel adalah anak salah satu Wali Songo, Sunan Maulana Malik Ibrahim.

————————————————————————————————

Air minum gentong ini berasal dari sumber air yang konon katanya airnya tidak pernah habis, bahkan pada musim kering sekalipun. Peziarah dapat meminum langsung air ini melalui gelas yang disediakan di sana. Atau anda juga boleh memasukkannya ke dalam botol untuk dibawa pulang. Ada sebagian orang yang menggunakan air ini untuk membasuh wajah. Menurut sebagian orang, air ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Peraturan di daerah makam di tulis dengan 5 Bahasa, yaitu Indonesia, Arab, Belanda, Jawa, dan Melayu

Suasana di dalam makam, sebenarnya ada peraturan tidak boleh memotret di sekitar makam, namun foto ini saya ambil dengan “self timer” dan kamera saya gantungkan di depan perut / dada.

Tempat Buang Air bagi Pria

Suasana menuju pintu keluar

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

Melatih Anak Jadi Kompasianer …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 23:47


TRENDING ARTICLES

Penyelidikan Korupsi RSUD Kota Salatiga …

Bambang Setyawan | 4 jam lalu

Akankah Nama Mereka Pudar?? …

Nanda Pratama | 6 jam lalu

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 8 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 9 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: