Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Jalan-jalan ke UK 2: 1001 Cerita

REP | 17 July 2012 | 06:34 Dibaca: 917   Komentar: 2   1

Jalan-jalan ke UK saya kali ini sangat luar biasa dan penuh dengan 1001 cerita. Cerita yang pertama adalah tentang pentingnya melakukan perencanaan, sarapan yang baik dan benar dan tentang kata hati.

Fail to plan, plan to fail. Begitu kata orang, dan begitu juga yang saya percaya dan saya aplikasikan sehari-hari. Namun kadang-kadang, terlalu merecanakan sesuatu juga akan membuat hidup kurang berwarna dan tentunya memakan banyak waktu. Untuk liburan kali ini, saya tidak melakukan perencanaan yang matang sebaimana biasanya, dikarenakan sibuk dengan tugas sehari-hari. Saya hanya memesan tiket pesawat Amsterdam-Manchester-Amsterdam tanpa benar-benar merencanakan rute perjalanan yang sesungguhnya.

Yang tergambar dalam fikiran saya saat pertama kali adalah, mengunjungi 4 ibu kota di UK; London di Britain, Edinburgh di Skolandia, Cardiff di Wales dan Belfast di Irlandia Utara. Saya berfikir saat itu, dengan mengunjungi empat ibu kota tersebut, bisa menjadi representasi keindahan dan budaya hidup warga di masing-masing tempat. Namun kenyataannya saya salah. Analogi yang sangat sederhana, Indonesia tidak hanya sekedar Jakarta, masih ada Sabang di timur dan Merauke di Barat. Dan itu baru saya sadari saat saya mulai mencari tahu lebih banyak tentang tempat-tempat menarik di UK. Semakin banyak yang saya baca, semakin banyak yang saya tahu dan semakin saya rasa menyesal karena telah memesan tiket pulang pergi Amsterdam-Manchester tanpa benar-benar merencakan rencana liburan kali ini.

1342464930734460540

Giant


Giant’s Causeway misalnya yang terletak tidak terlalu jauh dari bu kota Belfast di Irlandia Utara sangat luar biasa indah. Saat pertama membaca tentang Giant’s Causeway, saya langsung jatuh cinta pada keindahan alamnya. Kata hati saya langsung memutuskan untuk pergi ke sana walaupun itu berati saya harus merevisi rute perjalanan saya sebelumnya. Dan saat saya sudah berada di UK juga, saya sempat beberapa kali langsung merubah rute jalan-jalan dikarenakan tiba-tiba mendapat ide baru, yang biasanya saya dapatkan setelah sarapan dan berdiskusi dengan teman di UK. Salah satu pelajaran berharga yang saya dapatkan dari seri jalan-jalan kali ini adalah pentingnya sarapan yang baik dan benar di pagi hari. Hehe…

13424649931054344394

Formby beach

 

Saat di Manchester misalnya, saya langsung merubah jadwal jalan-jalan sehari saya di Manchester kerena tertarik dengan keindahan pesisir pantai dan bukit pasir di Formby yang terletak tidak jauh dari Liverpool. Di Edinburgh, saya juga memutuskan untuk menikmati sensasi mendaki bukit Arthur’s Seat yang terletak tidak jauh dari pusat kota Edinburgh yang juga sangat luar biasa indah. Tidak hanya itu. saat di London juga, saya memilih untuk mengorbankan waktu jalan-jalan saya di kota sehebat London untuk menikmati keindahan Stonehenge yang terletak tidak jauh dari kota Salisbury di selatan London. Dan perubahan di saat akhir ini harus dibayar dengan harga yang mahal di UK karena harga tiket kereta yang dibeli saat hari H bisa 100 persen lebih mahal dari tiket yang dipesan sebelumnya. Namun, segalanya seolah terbayar saat melihat keindahan alam yang sangat luar biasa indah. Langit biru, rumput hijau, dan angin segar yang membawa seribu satu cerita di setiap tempat yang saya kunjungi.

13424650621380746115

Arthur

 

1342465121951328230

Stonehenge

Selain sarapan yang baik dan benar, saya belajar pentinganya melakukan perencanaan yang baik. Dengan perencanaan yang baik, hari kita akan akan menjadi lebih baik. Tapi saya juga belajar bahwa tidak ada rencana yang sempurna. Hidup ini seperti air yang mengalir. Ikuti kata hati kita dan biarkan akal membawa hati kita ke jalan yang kita inginkan.

*foto: dokumen pribadi

Baca juga:

Jalan-Jalan ke Alpen 1:Momen

Jalan-jalan ke UK 1: Visa

Jalan-jalan ke Luksemburg 1: 7km

Jalan-jalan ke Spanyol 1

Jalan-jalan ke Turki 1

Jalan-jalan ke Maroko 3

Jalan-jalan ke Hamburg 2

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah 5 Butir Penting Putusan MK atas …

Rullysyah | | 21 August 2014 | 17:49

MK Nilai Alat Bukti dari Kotak Suara …

Politik14 | | 21 August 2014 | 15:12

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Meriahnya Kirab Seni Pembukaan @FKY26 …

Arif L Hakim | | 21 August 2014 | 11:20

Haruskah Semua Pihak Menerima Putusan MK? …

Kompasiana | | 21 August 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Dear Pak Prabowo, Would You be Our Hero? …

Dewi Meisari Haryan... | 13 jam lalu

Kereta Kuda Arjuna Tak Gentar Melawan Water …

Jonatan Sara | 14 jam lalu

Dahlan Iskan, “Minggir Dulu Mas, Ada …

Ina Purmini | 15 jam lalu

Intip-intip Pesaing Timnas U-19: Uzbekistan …

Achmad Suwefi | 17 jam lalu

Saya yang Memburu Dahlan Iskan! …

Poempida Hidayatull... | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: