Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Wiwin Adinata Marpaung

#Travel Writter # Spend My Life to #SaveOurCulture. Hidup Adalah Perjuangan, Penuhi perjuangan dengan segala kehidupan selengkapnya

Backpacker Edition: Danau Toba!

REP | 29 July 2012 | 21:11 Dibaca: 4364   Komentar: 9   3

1343552984433766867

Backpacker belakangan ini menjadi salah satu trend di kalangan wisatawan. Banyak yang rela menjadi backpacker bukan sebatas terkendala masalah biaya. Namun, pengalaman yang terbayar dari perjalanan backpacker tidak dapat tergantikkan dengan materi. Saya hanya ingin berbagi trik untuk rekan-rekan backpacker yang ingin menikmati keindahan Danau Toba khusus backpacker.

Jika berasal dari luar kota Medan dan menggunakan Pesawat, pastikan anda mendapat tiket promo. Sesampai di Bandara Polonia Medan, anda boleh berjalan kaki hingga ke pintu masuk bandara. Pintu gerbang Bandara Polonia tidak sejauh Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Hanya berjarak 150 meter dari pintu kedatangan domestik. Dari sana anda bisa mengambil angkutan kota yang menuju ke arah Terminal Amplas. Terminal Amplas merupakan terminal bus Khusus Antar Kota Dalam Propinsi. Dengan modal 2500 rupiah , anda sudah sampai ke kawasan Terminal Amplas. Bandingkan jika anda dari bandara menggunakan Taxi, bisa menghabiskan Rp.20.000 hingga Rp.30.000. Perlu diperhatikan, taxi di Medan tidak seperti taxi di Jakarta. Kebanyakan taxi di Medan tidak mengutamakan Argo, sebagian supir langsung menargetkan ongkos sesuai jauh tujuan anda.

1343552397740968410

Sesampai Terminal Amplas, anda bisa langsung menuju loket Bus “Sejahtera” tujuan Parapat. Anda cukup mengeluarkan kocek Rp.20.000 untuk biaya ongkos ke parapat. Bus tujuan parapat memang tidak “Sejahtera” saja, namun saya menyarankan anda menggunakan moda tersebut. Saya lebih nyaman menggunakan “sejahtera”karena supirnya tidak kebut-kebutan. Tapi jika anda ingin memacu adrenalin , yah saya sarankan menggunakan bus “Intra”. Pengalaman saya membawa mantan pacar saya yang orang bandung naik bus “Intra” sampai tutup mata dan minta turun di tengah jalan karena keganasanan sang supir dalam menginjak pedal gas .. hahaha!!! Mau coba ?? silahkan !!!

13435525441429889810

4 jam perjalanan Medan – Parapat lumayan menguras tenaga. Sesampai di Parapat pasti anda bingung untuk mencari penginapan. Tidak usah bingung. Banyak tersedia Guest House khusus backpacker. Kalau hotel berbintang mematok Rate paling murah Rp. 300.000 ke atas, bandingkan jika anda menggunakan Guest House hanya Rp.50.000 hingga Rp. 75.000. lumayan jauh kan perbandingan harganya. Jika anda ragu , saya kasih rekomendasi. Anda cukup berjalan kaki dari parapat kota ke daerah Tiga Raja, tepat di pasar tiga raja, tanya saja Guest House Poltak Sirait ( Adiknya artis batak Tongam Sirait). Mereka hanya mematok Rp.75.000 permalam dan Guest Housenya rame dengan turis mancanegara. Lokasinya strategis di pinggir danau toba. Saya sarankan ambil kamar di lantai dua yang langsung menghadap danau. Maknyuuuuusssss !!!!

Anda mungkin sudah bisa mengira berapa budget yang anda butuhkan untuk akomodasi. Sekarang anda tinggal berfikir anda mau kemana.

Yah, kalau ke danau toba nggak afdol jika tidak pergi ke pulau samosir. Dari tiga raja anda tidak perlu jauh-jauh. Hanya berjalan kaki 10 menit anda sudah sampai ke pelabuhan ajibata. Dimana disana tedapat kapal penyeberangan ke samosir. Tinggal anda pilih tujuan tomok atau tuk-tuk. Dengan biaya Rp.4000 anda sudah bisa menyeberang ke pulau samosir. Samosir bisa dibilang surganya danau toba. Anda bisa berwisata sejarah batak disana. Dari pemukiman masyarakat batak hingga pemakaman raja batak bisa anda temuin disana. Jika anda butuh kendaraan untuk berkeliling pulau samosir ,anda bisa menyewa di daerah tomok. Tepat di pintu keluar pelabuhan terdapat tempat penyewaan sepeda motor. Dengan biaya Rp. 100.000 anda sudah menyewa motor seharian penuh. Jika anda memutuskan untuk melanjutkan travelling dengan menginapdi pulau samosir, anda bisa mencari penginapan di daerah tuk-tuk. Dari tomok anda bisa menggunakan angkutan desa dengan biaya Rp.5000 ke tuk-tuk. Di daerah tuk-tuk anda bisa menemukan penginapan sesuai budget anda, namun untuk menikmati pemandangan yang fanstastis, saya sarankan untuk mengeluarkan budget lebih. Berkisar Rp. 150.000 hingga Rp.300.000 anda dapat menemukan penginapan yang tenang teduh dengan pemandangan yang menakjubkan.

13435526991045914048

Selamat ber packpaker temans …. !!

Salam

#SaveOurCulture

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Learning by Doing, Efektifitas Mendidik ala …

Muhammad | | 16 September 2014 | 10:24

Autoethnografi: Dari Pengalaman ke Teks …

Sehat Ihsan Shadiqi... | | 16 September 2014 | 11:06

Asuransi Kesehatan Komersial Berbeda dengan …

Ariyani Na | | 15 September 2014 | 22:51

Awas Pake Sepatu/Tas Import kena …

Ifani | | 16 September 2014 | 06:55

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14


TRENDING ARTICLES

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 4 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 4 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 4 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 6 jam lalu

RUU Pilkada: Jebakan Betmen SBY buat Jokowi, …

Giri Lumakto | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 7 jam lalu

Ijasah Bon A dan B Suatu Kenyataan di Era …

Abebah Adi | 7 jam lalu

Hati-Hati, Ini 3 Modus Penipuan Gaya Baru …

Dian Halle Wallahe | 7 jam lalu

Peduli Pelanggan? Mutlak Penting Bagi Pelaku …

Uli Arta Simanjunta... | 7 jam lalu

Lamaran Pekerjaan Ditolak? Apa yang Salah? …

Marlistya Citraning... | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: