Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Pujileksono

ok saya seorang karyawan swasta

Berwisata Murah di Penangkaran Orang Utan Kota Pangkalan Bun

REP | 13 August 2012 | 06:24 Dibaca: 1034   Komentar: 0   0

Sebelumnya sangatlah tidak patut jika posting pertama saya langsung ada bumbu promosi wisata daerah,,,,,

Dengan niat awal hanya ingin mempopulerkan Kota Pangkalan Bun terutama potensi-potensi objek wisata yang ada di daerah ini maka saya berharap Wisata kota Pangkalan Bun adalah tetap yang pertama menjadi favorite tujuan wisata baik bagi turis manca negara atau lokal.

Saya bukan orang asli Kota pangkalan bun namun saya sudah lama mencari jalan hidup dan menghidupi keluarga saya di kota manis ini. sehingga hanya berupa coretan yang mungkin tak memiliki arti inilah saya berharap bisa memberi sedikit kontribusi bagi Kota Pangkalan Bun Tercinta.

Kembali membahas soal objek wisata yang ada di kota pangkalan bun ini tentunya tidak lepas dari salah satu ikon wisata kota pangkalan bun yang sudah mendunia yaitu objek wisata tanjung puting

sekitas tentang tanjung puting ialah tempat untuk penangkaran dan penyelamatan habitat orang utan kalimantan yang mulai smakin punah.

Disana kita bisa melihat langsung secara dekat bahkan berinteraksi langsung dengan primata-primata tersebut.

Hal yang paling di tunggu-tunggu oleh wisatawan ialah waktu pemberian makan orang utan-orang utan yang ada disana. hanya menggunakan teriakan-teriakan khas para petugas dapat mengumpulkan puluhan orang utan untuk di beri makan..

Tentunya  tidak bisa saya ceritakan lebih detail lagi dan apabila anda tertari dapat mendapatkan info lebih lengkap mengenai objek wisata tanjung puting dan objek-objek lainya disekitar kota pangkalan bun Disini

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: