Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Rasimun Way

aktivitas disekolah pesisir selatan, Kebumen, Jawa Tengah, Insyaallah selalu berusaha mencari dan berbagi informasi

Pantai Logending Kebumen

REP | 23 August 2012 | 00:43 Dibaca: 1482   Komentar: 0   0

Kebumen adalah salah satu kota kecil yang berada si pesisir selatan samudera Indonesia. Oleh karenanya tidak mengherankan di Kebumen ini banyak sekali potensi wisata yang mengandalkan daya tarik pantai-pantai dari ujung barat hingga ujung timur. Beberapa pantai di Kebumen yang sangat dikenal adalah Pantai Karangbolong, Pantai Menganti, Pantai Pasir, Pantai Petanahan, Pantai Bocor dan Pantai Suwuk. Tidak ketinggalan pula pantai yang sudah tidak asing lagi bagi kita adalah Pantai Logending.
Pantai Logending atau sering disebut Pantai Ayah
Sebagai informasi bahwa Pantai Logending, dapat ditempuh dari Kebumen dengan jarak berkisar 53 km, atau dari kota Gombong sekitar 23 km. Jalur menuju pantai logending ini merupakan jalur wisata, sehingga jika kita dapat mengelola waktu dengan baik maka secara marathon kita dapat berwisata di Goa Jatijajar, Goa Petruk dan terakhir adalah Pantai Logending. Jika masih dirasa kurang, perjalanan dapat dilanjut untuk menikmati indahnya Pantai Menganti.
Sisi lain Pantai Logending
Untuk kesekian kalinya saya bersama anak-anak berkesempatan mengunjungi Pantai Logending atau sering disebut juga dengan Pantai Ayah, disebut pantai ayah karena secara administratif pantai Logending memang ada di wilayah kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Pantai Logending merupakan obyek wisata yang memiliki keindahan alam sangat menawan. Pantainya sangat luas, terlebih sekarang sudah ada pengembangan untuk dermaganya, sehingga menambah daya tarik bagi para wisatawan.
Menyusuri muara sungai Bodo
Pengunjung atau wisatawan akan lebih terpesona lagi jika berkenan naik perahu-perahu wisata berupa perahu tempel ataupun perahu pesiar yang disediakan oleh nelayan setempat. Berapa ongkos naik perahunya ? Tidak perlu khawatir, cukup 5.000 rupiah saja. Wisatawan dapat secara leluasa menikmati keindahan muara sungai Bodo, sebuah sungai yang menjadi pemisah antara kabupaten Cilacap dengan kabupaten Kebumen. Sungainya tenang, ditepian banyak pohon-pohonan lebat sehingga dapat menambah indahnya pemandangan di sekitarnya. Setelah selesai berkeliling menyusuri sungai Bodo, wisatawan akan diantarkan menuju lokasi pelelangan ikan yang tidak jauh dari Pantai Logending, hanya menyeberang sebentar dengan perahu-perahu tersebut maka sampailah dan disitu tersedia berbagai macam ikan-ikan segar.
Beberapa keluarga menikmati pantai dengan naik kuda
Bagi pengunjung yang hanya ingin menikmati keindahan di sekitar pantai saja, dapat menikmati asyiknya naik kuda menyusuri pantai. Atau dapat juga menikmati indahnya pantai dengan naik bendi, sejenis delman tetapi ukurannya lebih kecil. Usai menikmati pantai, sangat tidak afdol rasanya jika tidak berlanjut ke rumah makan di sekitar pantai. Sebagai referensi bagi pengunjung semua, rumah makan bu Nanang dengan menu utama seafood saya pikir sangat afdol dijadikan tempat untuk makan siang.
Menu makan siang
Jikalau sudah ada makanan dihadapan kita, rasanya sulit untuk melanjutkan serunya wisata di Pantai Logending ini. Jadi, alangkah bijaknya diakhiri dahulu tulisan ini. Terima kasih dan salam …

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pem-bully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 4 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 9 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pantaskah Menteri Susi Dibela atau Dicerca? …

Abdullah Sammy | 8 jam lalu

Selaksa Abstraksi …

Ade Subagio | 8 jam lalu

Jangan Lupakan Kasus Obor Rakyat untuk …

Tian Bugi | 8 jam lalu

Belajar dari Krisis Demi Kestabilan Keuangan …

Arif L Hakim | 8 jam lalu

Mengapa Jokowi Memilih Susi? …

Rahmad Agus Koto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: