Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Kuswanda

Rekan, pada SVE Consulting, CSR Implementing Partner bidang pendidikan

Menikmati Nasi Liwet di Wisata Kuda Paku Haji

REP | 25 August 2012 | 23:10 Dibaca: 1132   Komentar: 0   0

13459117331011974747

Gerbang Wisata Kuda Paku Haji

Libur panjang lebaran hampir usai. Sebentar lagi kita akan kembali dengan rutinitas dan kesibukan pekerjaan. Kalau anda ingin mempuaskan-puaskan diri dan keluarga, akhir pekan ini bisa menjadi kesempatan yang bagus. Di Bandung banyak tempat wisata yang bisa menjadi tujuan, salah satunya adalah Wisata Kuda Paku Haji. Tempat ini cocok untuk anda dan keluarga terutama anak-anak bermain. Suasana alam pegunungan yang sejuk dengan pepohonan yang rindang bisa menjadi pengobat kesumpekan rutinitas.

Wisata Kuda Paku Haji terletak di desa Paku Haji kecamatan Ngamprah kabupaten Bandung Barat. Jaraknya sekitar 4 kilometer dari jalan raya Cimareme, jalan utama yang menghubungkan kota Bandung/Cimahi dengan kota-kota lain di bagian Barat Jawa Barat. Untuk mencapai lokasi, anda harus membawa kendaraan pribadi karena belum ada angkutan umum yang langsung sampai ke tempat. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima karena jalanan yang dilewati berupa tanjakan dan turunan yang curam. Meskipun jalannya tidak begitu lebar namun kondisinya cukup mulus, hanya dibeberapa titik saja yang mengalami kerusakan.

Apabila bermaksud berkunjung ke tempat ini, pengguna Tol Cipularang/Purbalarang/Purbaleunyi/Padaleunyi bisa keluar di gerbang tol Padalarang. Belok kiri ke arah Cimahi melalui jalan raya Cimareme. Setelah melewati kantor Samsat ada persimpangan kecil, belok kiri ke jalan H. Ghofur/Tani Mulya. Dari sanalah anda akan memulai perjalanan sepanjang 4 kilometer menuju lokasi.

Sesampainya di gerbang Wisata Kuda, rindang pepohonan akan menyambut dengan keteduhannya. Dengan membayar tiket Rp 2.000,- per orang dan tarif parkir yang murah pula anda sudah bisa menikmati suasana tempat yang menyejukkan. Masuk lebih ke dalam lagi, ada beberapa wahana permainan yang bisa dinikmati oleh anak-anak. Ada permainan yang cukup menantang seperti: Flying Fox dan ATV Tour dengan medan yang cukup terjal. Permainan lainnya yang bisa dinikmati diantaranya: Kuda Tunggang, Bendi, Becak dan Sepeda Mini, Arena Halang Rintang, dan Kolam Renang Mini. Wahana-wahana tersebut bisa dinikmati dengan membeli tiket rata-rata Rp 10. 000,- per wahana. Selain itu ada juga miniatur kebun binatang, yang berisi beberapa binatang seperti burung, dan kera.

1345909684747670375

Sepasang Kera tengah Mengamati Pengunjung

Di tempat ini pastikan fisik anak-anak dalam kondisi fit. Letak geografis pegunungan dengan kontur tanah yang miring, membuat anda dan anak-anak harus berjalan menanjak atau menaiki tangga untuk berpindah dari satu permainan ke permainan yang lain.

Puas bermain, anda bisa mengajak anak-anak dan anggota keluarga lainnya menikmati hidangan nasi liwet hangat khas Sunda dengan minuman air kelapa muda yang segar. Oya, kalau berencana membawa rombongan dalam jumlah besar, ada baiknya anda mengontak terlebih dahulu bagian marketingnya di no telepon 022-92438871 (kalau tidak salah ingat, hehehe). Ada paket-paket menarik yang ditawarkan dengan harga khusus. Secara umum, tempat wisata ini cukup bagus dengan beberapa fasilitas pendukungnya. Musola, toilet, dan kebersihan disekitarnya sangat terjaga. Semuanya bisa dinikmati dari pukul 08.00 s/d 17. 00. Selamat berlibur di Wisata Kuda Warung Liwet Paku Haji!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompasiana Nangkring bareng Pertamina …

Santo Rachmawan | | 01 September 2014 | 13:07

Intip Lawan Timnas U-23 di Asian Games : …

Achmad Suwefi | | 01 September 2014 | 12:45

Anda Stress? Kenali Gejalanya …

Cahyadi Takariawan | | 01 September 2014 | 11:25

‘Royal Delft Blue’, Keramik …

Christie Damayanti | | 01 September 2014 | 13:32

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 5 jam lalu

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 9 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 10 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 10 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Perbaikan Gedung DPRD Kab.Tasikmalaya …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kompasianer, dari Sekedar Komentator Hingga …

Sono Rumekso | 8 jam lalu

Legislator Karawang Sesalkan Lambannya …

Abyan Ananda | 8 jam lalu

Di The Hague [Denhaag], ada …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Inilah Buah Cinta yang Sebenarnya …

Anugerah Oetsman | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: