Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Nisa

love travelling, kuliner-ing, travel writer wanna be

1,5 Juta Untuk Trip 3 Hari 2 Malam KL-Singapur (Bag. 1)

REP | 27 August 2012 | 06:32 Dibaca: 10203   Komentar: 21   2

13460054441271912207

Petronas, menara kembar nan mewah yang menjadi ikon negara Malaysia (dok. pribadi)

Berbicara soal harga traveling, bukan berarti menyisihkan sisi nasionalis. Tidak bisa dipungkiri memang, saat ini bepergian ke luar negeri, tiketnya jauh lebih murah dibanding dalam negeri. bandngkan saja budget traveling ke Indonesia bagian timur dengan ke Singapur atau malaysia. Murah mana hayo? Tidak bisa menampik juga, biar bagaimanapun murah dan nyaman tetap menjadi nomer satu dalam urusan traveling.

Setelah bercerita  berbagai destinasi saat saya mengunjungi Kuala Lumpur (KL)-Singapura dalam three days rainy trip, kali ini saya akan merinci biaya perjalanan saya selama 3 hari 2 malam itu. Oiya, waktu itu saya pergi berdua dengan abang saya. Jadi, di ujung perhitungan baru akan saya bagi dua, sehinga benar-benar diperoleh total cost per orang. Yang perlu diingat, rincian yang saya kemukakan ini di luar dari harga tiket. Yuk, ikuti ke mana dan berapa banyak saya menghabiskan uang di dua negeri tersebut?

Waktu ke KL, kami memiliki modal 250 RM

9 April 2012
Karena naik Air Asia, di Malaysia, kami tiba pukul 00.00 di Low Cost Carrier Terminal (LCCT). Kami bermalam di sana. Ya, tidur selonjoran di bangku kursi tunggu yang berada di luar terminal dekat dengan arah Musholla. Paginya, dengan tujuan ke Genting Highland, dari LCCT ke KL Central, kami naik bus Aerobus seharga 16 RM (info harga LCCT-KL Central juga bisa klik di Aerobus on LCCT). Tiket bus ke Genting Highland juga bisa diperoleh di LCCT. Namun, karena kami sekalian nyari tiket KL-Singapur, kam putuskan ke KL Centre.

Di KL Centre, kami membeli nasi lemak dan air mineral (harga yang termurah) seharga 6 RM. Kedua barang ini dibeli di minimarket dekat Seven Eleven KL Central. Lalu kami ke Lantai 3, ada Medan Selera Food Sentral. Katanya makanan di sana murah-murah. Kami pun mencari bangku untuk makan dan membeli teh tarik 3,6 RM.

Berhubung tiket keberangkat ke Genting jam 9 sudah habis, kami pergi ke Puduraya. LRT tujuan KL Central-Puduraya seharag 5 RM. Ternyata di sana, tiket Genting Highland jam 9 juga sudah habis, sisa keberangkatan jam 11. Kami juga memastikan untuk mendapatkan tiket bus KL-Singapura yang berangkat tengah malam. Akhirnya kami putuskan ke Terminal Bandar Tasik (TBS). LRT tujuan Pudu Sentral-TBS seharga 3,4 RM. Cerita perjalanan KL-Singapur bisa dibaca di sini.

Tiket ke Singapur via Larkin, Johor Baru, kami peroleh. Naik bus Konsorsium tujuan TBS-Larkin seharga 62 RM. Lalu, kami kembali ke Pudu Sentral naik LRT memakan ongkos 3,4 RM.

Di sana, kami langsung membeli tiket ke Genting Highland. Kami langsung membeli tiket bus Go Genting pulang pergi, termasuk tiket naik kereta gantung seharga 42 M. Berangkat pukul 12, kembali pukul 5.30 waktu Malaysia.

Di sini saya ceritakan pengalaman saya ke Genting Highland. Di sana, saya cuman naik Flying coaster, sejenis roller coaster tapi posisi kita tiduran. Harga Flying coster 12 RM per orang. Lalu makan siang di restoran yang menyajikan menu secara prasmanan. Menu saya nasi dan sapo tahu, sementara abang saya nasi dan udang menghabiskan uang sebesar 16,25 RM. Ditambah air mineral 3 RM.

Setelah itu, kami kembali ke Pudu Sentral. Sembaru menunggu keberangkatan ke Singapur, kami mampir ke KLCC. Tidak ke Malaysia namanya jika tidak mengunjungi dan mengabadkan diri di menara kembar Petronas. LRT tujuan Pudu Sentral-KLCC 5,6 RM. Harganya memang lebih mahal dibanding rute lainnya karena kecepatannya kereta yang lebih.

Berhubung hujan, akhirnya kami hanya berkeliling mall KLCC dan tidak sempat pergi ke mana-mana. Dari situ, Anda bisa pergi ke Bukit Bintang (semacam Orchard-nya Malaysia) dan Pasar Sentral untuk membeli suvenir. Kami pun hanya mengabadikan diri di depan Petronas, lalu sholat dan mandi di Masjid Asy-Syakirin yang terletak di belakang KLCC.

Kami pun kembal naik LRT tujuan KLCC-Pudu Sentral seharga 5,6 RM. Di sana, kami makan malam di depan terminal Pudu Sentral, Rumah Makan Anjuna. Ada makanan India. Anda tahu kan bahwa makanan India itu, porsi besar harga miring. Kami makan nasi lemak ditambah seekor semi kentucky fried chicke (ukuran besar) plus air mineral seharga 18,6 RM.

Kami pun melanjutkan perjalanan ke TBS. Membeli bekal roti (2,4 RM) di Pudu Sentral, ke toilet 3 sen. LRT tujuan Pudu Sentral-TBS seharga 3,4 RM.

10 April 2012

Sekitar pukul 04.00 waktu Johor, kami tiba. Menunggu beduk Subuh, kami membeli beberapa buah tangan di Stasiu Larkin. Di Stasiun Larkin, hanya ada tiga toko yang buka 24 jam. Satu, semacam toko serba ada yang terletak di sisi kiri stasiun. Kemudian di sisi kanana mengarah ke WC, ada tempat makan besar dan warung kecil yang buka.

Kami membeli beberapa buah tangan di toko serba ada dengan harga mencapai 29 RM. Ba’da Subuh, kami sarapan dengan bekal roti yang dibeli di Stasiun Pudu Sentral. Kami juga membeli teh tarik seharga 2,6 RM. Ke toilet, 1,2 RM. Pukul 06.30, bus-bus menuju Singapura mula beroperasi. Naik SBS 17 dengan tarif 4 RM, kami menuju Singapura. Yeaaahh!

______

Naaah, begitulah rincian perjalanan saya selama di KL. Sebenarnya trip di KL ini saya banyak buang waktu di jalan akibat mengutamakan bus ke Spore. Maklum, minim info dan perubahan struktur transportasi di Malaysia. Akhirnya, saya tidak sempat mengunjungi kemana-mana lagi. Untuk Trip Singapur, menyambung ke bagian dua, yaa.. Mudah-mudahan dapat memberi gambaran bagi yang pertama kali jalan-jalan ke KL ala backpacker.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Forest Mind: Menikmati Lukisan di Tengah …

Didik Djunaedi | | 22 October 2014 | 22:20

“Yes, I’m Indonesian” …

Rahmat Hadi | | 22 October 2014 | 10:24

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Presiden Jokowi Melanggar Hukum? …

Hendra Budiman | | 22 October 2014 | 17:46

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 9 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 9 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 10 jam lalu

MH370 Hampir Pasti akan Ditemukan …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Waspada Scammer di Linkedin, Temanku Salah …

Fey Down | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: