Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Leo Suwandi

Manusia pada dasarnya jahat, begitulah menurut Machiavelli namun di dalam lumpur tentunya ada berlian yang selengkapnya

Menengok Kota Tomohon

REP | 20 September 2012 | 04:36 Dibaca: 271   Komentar: 2   0

Menyebut nama Sulawesi Utara pasti membuat pikiran orang melayang pada kota Manado dan Pulau Bunakennya yang sangat eksotis. Namun ada satu tempat lagi di Sulawesi Utara yang layak menjadi daerah wisata andalan Sulawesi Utara yaitu kota Tomohon. Kota yang tidak jauh dari Manado ini memiliki semua yang diinginkan para pelancong seperti wisata alam, wisata budaya dan kulinernya yang amat khas.

Tomohon terletak di selatan kota Manado dan merupakan kota ketiga terbesar di Sulawesi Utara serta ibukota dari Kabupaten Bitung. Mayoritas penduduk di Tomohon tinggal di daerah dataran tinggi yang diapit oleh Gunung Lokon dan Mawahu yang merupakan Gunung berapi yang cukup aktif di daerah itu. Mayoritas penduduk dari Tomohon memeluk agama Kristen, baik Protestan maupun Katolik seperti Mayoritas penduduk Sulawesi Utara lainnya.

Bagi yang menyukai kebudayaan hendaknya mengunjungi daerah Woloan dimana terdapat kerajinan rumah panggung yang khas dan tahan gempa. Rumah-rumah panggung yang dibuat sudah banyak diekspor ke negara-negara seperti Argentina ataupun Brazil.Rumah Woloan sendiri dikenal sebagai rumah tahan gempa karena desainnya dan bahannya yang terbuat dari kayu tahan gempa.

Kota Tomohon sendiri juga terkenal akan keindahan alamnya, daerah vulkanis Gunung Lokon dan Gunung Mahawu menjadi tempat favorit bagi mereka yang gemar mendaki gunung. kedua gunung ini masih aktif dan memiliki kandungan belerang yang cukup besar. Ketika kita mendaki Mawahu. kita dapat melihat kawah belerang dipuncaknya. Selain itu juga terdapat Danau Linao yang memiliki warna hijau yang indah serta terdapat Festival Bunga Tomohon yang diadakan tiap tahun.

Bagi yang menyukai wisata Religi dapat mengunjungi Pagoda Vihara Buddhayana Tomohon. Dalam pagoda ini terdapat kolam yang mempunyai koin kuno Cina berukuran besar ditengahnya.Konon katanya siapapun yang melempar koin dan melewati tengah-tengah dari koin kuno itu akan diberkahi dengan kebertungan, umur panjang, enteng jodoh ataupun kekayaan. Adapula Bukit Doa sebagai tempat peziarahan umat Katolik untuk melakukan jalan salib untuk mengenang wafat dan sengsara Yesus Kristus.

Kota Tomohon juga terkenal dengan kulinernya mulai dari kue-kue dan kudapan khasnya seperti bakpao khas, lalampa, panada atau klapertaart sampain makanan khas sepeti Mie cakalang, ikan woku blanga dan bubur tinutuan. Namun, kota ini terkenal dengan kuliner extrimnya seperti RW yang adalah daging anjing dan Paniki yang terbuat dari kalong. salah satu tempat yang menjadi incaran turis di Tomohon adalah Pasar Beriman Tomohon. Di pasar ini dijual bermacam-macam daging binatang-binatang yang dianggap tidak biasa seperti anjing, kelelawar, tikus hutan, kucing dan ular sanca.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Masyarakat Kampung Ini Belum Mengenal KIS, …

Muhammad | | 23 November 2014 | 22:43

Penerbitan Sertifikat Keahlian Pelaut (COP) …

Daniel Ferdinand | | 24 November 2014 | 06:23

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 3 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 7 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 9 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Tarian Malinau yang Eksotis Memukau Ribuan …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Seminar Keanekaragaman Hayati dan Konservasi …

Zenilda Fernanda | 7 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 8 jam lalu

Manakala Demo Usai, Tinggal Puing, dan …

Sugiyanto Hadi | 8 jam lalu

Yasonna: Pengaduan Masyarakat Langsung …

Yudhi Rahmanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: