Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Esang Suspranggono

saya ini hanya orang bodoh yang selalu ingin belajar, bermimpi untuk dapat melihat keindahan setiap selengkapnya

Seribu Tangga Imogiri Yang Menggoda

REP | 04 November 2012 | 23:08 Dibaca: 457   Komentar: 0   0

….. pernah merasakan liburan di kompleks makam ? kalau belum pernah ada baiknya anda mengunjungi satu tempat di Yogyakarta…….

Berada di Kabupaten Bantul, kompleks makam raja – raja Kraton Yogyakarta yang terletak di Imogiri ini menjadi sebuah obyek wisata yang menarik. Keunikan wisata ini tidak hanya terletak pada makamnya, melainkan banyak faktor. Bagi anda yang sedang berlibur di Yogya ada baiknya anda memasukan daftar tempat wisata Imogiri ke dalam agenda anda.

Lokasi makam Imogiri tidak sulit untuk ditempuh. Anda bisa menggunakan sepeda motor, mobil, bus, angkot, bahkan kalau saran saya sebaiknya anda menggunakan sepeda. Memang cukup jauh sekitar 20 KM lebih jika jaraknya di hitung dari kawasan Malioboro, atau daerah sekitaran kota Yogya, namun pemandangan yang akan anda peroleh tidak akan sia – sia. Bila anda ingin mengunjungi Makam Imogiri jalur yang di tempuh cukup mudah, anda bisa melewati jalur dari Jl Imogiri atau Ring Road Imogiri ke Selatan hingga menemukan Kecamatan Imogiri lalu tinggal belok kiri mengikuti jalan. Sedangkan bila anda melewati dari arah Bantul, anda hanya perlu berjalan ke timur melewati perempatan Bakulan, kecamatan Imogiri ke timur dan mengikuti jalan saja. Cukup mudah bukan ? sekarang mari kita berkeliling menikmati indahnya makam Imogiri.

Seribu tangga….

….hap hap hap….baru di awal perjalanan menuju makam raja Kraton Yogyakarta,  anda sudah dihadapkan dengan banyaknya tangga – tangga yang tersusun. Begitu banyaknya tangga yang ada sering disebut juga dengan seribu tangga.waoow  pasti akan menguras banyak tenaga.

Tidak mudah untuk mencapai makam utama para raja Kraton Yogya, mengingat lokasi tempatnya berada di daerah pegunungan. Sebetulnya ada dua jalur yang ada untuk mencapai tempat utama makam raja, namun lebih menarik jika anda menaiki anak tangga ini. disebut seributangga karena  banyaknya  anak tangga yang berada di tempat ini. Sebetulnya ada dua jalur yang ada untuk mencapai tempat utama makam raja, namun lebih menarik jika anda menaiki anak tangga ini . Susunan b entuk tangga beragam mulai dari yang pendek hingga yang perlu menguras tenaga untuk mengangkat tubuh. Setidaknya jika anda melewati tangga ini anda bisa sambil berolah raga. Banyak pengujung yang datang kesini untuk berolah raga dengan naik turun tangga.

13520441491689911043

13520442791114984672

Ada hal yang unik ketika anda melewati jalur tangga. Di samping kanan kiri  jalur tangga yang ada, anda akan melihat banyak makam umum. Hal ini akan anda temui hingga akan mencapai puncak kompleks makam. Jika anda datang pada hari Minggu, anda akan banyak temui pedagang kaki lima yang menjajakan minuman serta makanan. Selain itu anda bisa melihat banyak orang yang berjogging naik turun tangga. Tangga yang ada sudah dilengkapi dengan pegangan tangan, sehingga anda tidak perlu khawatir akan keamanan menaiki tangga.

1352044386976032592Setelah sampai di atas anda akan melihat aroma jawa yang sangat kental. Mulai dari arsitektur bangunan Joglo yang ada, ukir – ukiran bangunan yang hampir sama dengan Kraton hingga para abdi dalem yang selalu memakai pakaian adat Jawa untuk menyambut para wisatawan yang ingin berziarah. Anda dapat memperoleh tentang sejarah para raja Kraton dari para abdi dalem. Biasanya para pengunjung yang berziarah ke makam raja adalah para pelancong dari luar Yogya.

1352044525283895669

Selain menjadi tempat untuk berziarah, bagi anda yang menyukai hobi fotografi disini akan anda peroleh momen – momen yang indah. Mulai dari pemandangan alam yang berada di atas, sehingga jika langit sedang besahabat anda akan memperoleh gambar yang menarik. Kemudian dari sisi humanisnya, anda bisa mengambil gambar para pengunjung, penjual yang ada. Dari segi arsitektur Jawa yang kental membuat anda semakin menikmati tempat wisata satu ini. Dan satu lagi jika anda berpikir bahwa di Imogiri hanya terletak makam raja Kraton Yogyakarta saja anda salah. Di Imogiri selain terdapat makam raja Kraton Yogyakarta, terdapat pula makam seniman yang tak kalah menariknya.

13520446461022744266

13520447401607952933

Pemandangan alam berupa hutan yang hijau menjadi pemanis perjalanan tur keliling makam raja. Letak makam para seniman ini berada di sebelah barat makam para raja. Anda dapat melalui nya dengan berjalan, setelah anda menaiki jalur tangga. Bila tadi anda harus bersusah payah menaiki tangga, maka kini persiapkan kaki anda untuk melakukan pengereman, karena jalan yang akan ditempuh adalah jalanan yang turun.

1352044827487789448

Laper……

…setelah menaiki tangga dan menuruni jalan yang lumayan membuat kaki berolah raga kini saatnya untuk makan………

Akhirnya setelah anda menuruni jalanan dari makam seniman anda akan sampai disambut oleh aroma makanan yang menggoda. Tenang disini tidak ada makanan cepat saji ala negeri barat, atau makanan ala restoran ternama, tapi disini terdapat makanan yang membuat perut anda dimanjakan dengan racikan bumbu yang menggoda.

1352044913974439755

Yup apalagi kalo bukan pecel dan teman – temannya. Hhmm..sama seperti dengan pecel yang lainnya, pecel yang ada disini memiliki bumbu yang sama, lauk yang bervariasi seperti tempe bacem, tahu bacem , telor bacem, dan masih banyak lainnya. Eitt..tunggu dulu ada satu menu spesial yang mungkin hanya di Yogya anda dapat temui, yaitu wedang uwuh ( minuman sampah ). Maksudnya adalah minuman ini terdiri dari berbagai macam bahan mulai dari daun, hingga jahe – jahean yang membuat tubuh anda menjadi segar. Selain itu di Imogiri terdapat krupuk Buto ( krupuk raksasa ) karena ukurannya yang benar – benar panjang. Serta camilan lainnya yang menemani ngobrol anda yaitu jadah tempe . benar - benar merasakan liburan bukan ?? … Capek, laper, berkeringat, semua terbayar dengan keindahan Imogiri yang seperti Yogyakarta Istimewa…..


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Generasi ‘Selfie’: Bisakah Diandalkan? …

Fandi Sido | | 17 April 2014 | 11:02

Final BWF World Junior Championship 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 17 April 2014 | 22:38

Di Saat Tidak Ada Lagi yang Peduli dengan …

Thomson Cyrus | | 17 April 2014 | 17:39

Jalur Linggarjati Gunung Ciremai Nan Aduhai …

Agung Sw | | 18 April 2014 | 01:24

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Manuver Amien Rais Menjegal Jokowi? …

Pecel Tempe | 7 jam lalu

Jokowi di Demo di ITB, Wajarkah? …

Gunawan | 15 jam lalu

Pernyataan Pedas Jokowi Selama Nyapres …

Mustafa Kamal | 16 jam lalu

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 17 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 17 April 2014 06:59

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: