Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Palito Alam

nothing special...

“Terusan Kamang” Panorama alam yang tersembunyi…

REP | 27 November 2012 | 23:56 Dibaca: 881   Komentar: 0   0

Tarusan Kamang…

1354033554408974797

Tarusan adalah sebuah telaga yang terletak di Desa Babukik Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Sumatera Barat.(14 Km dari Kota Bukittinggi). Telaga yang masih terjaga kelestariannya ini menyimpan potensi wisata alam yang sangat menarik.
Secara umum, Tarusan merupakan telaga besar yang dikelilingi oleh bebukitan yang disebut dengan bukik panjang. Lokasi Tarusan ini pun sangatlah indah, karena selain dikelilingi oleh Bukit Barisan, di bagian hilir nya ada tumpukan bebatuan dan padang rumput yang cukup luas. Sehingga sangat nyaman untuk duduk dan bersantai menikmati air telaga tarusan dan pemandangannya. Disamping itu, di bagian tengah tarusan ini juga ada semacam tumpukan tanah yang menjulang ditengah dan dikelilingi oleh air, namanya adalah Padang Doto.
1354033750649617982
Hal menarik lain dari tarusan adalah telaga ini hanya berisi air pada musim-musim tertentu, tentu pada musim hujan maka air akan terlihat banyak dan memenuhi telaga, namun pada musim kemarau atau curah hujan yang cenderung sedikit.Maka air di Tarusan pun semakin berkurang. Sehingga, pada saat dimana air di Tarusan sudah habis, maka akan terlihatlah hamparan padang rumput dan kolam-kolam ikan yang membentang dari bagian hilir sampai hulu tarusan.
Bukan hanya itu, sepanjang pinggir tarusan dipenuhi oleh pemukiman penduduk. Sehingga itu menambah keasrian dan kealamian tarusan itu sendiri.

13540356142078664872

Sebuah panorama dan peristiwa yang membuat kita kian tafakur akan Kekuasaan-Nya.. air menggenang hanya terjadi pada waktu tertentu….dan pada waktu yang lain akan mengering…airnya tidak mengalir ke anak sungai..tapi menghilang ke perut bumi….saat air menggenang…ikan-ikan (terkenal dengan Pantau Tarusan) akan bermunculan..banyak penduduk sekitar yang menjala….saat mengering tempat ini menjadi tempat anak2 bermain bola dan ternak gembala.
1354034105638133716
Transportasi dari kota Padang bisa naik bus jurusan Bukittinggi, dan dilanjutkan dengan angkot PO 01 jurusan Kamang Mudiak Pakan Sinayan. Perhentian terakhir oplet tepat di Toko Balai di tepi Tarusan. Dari perhentian mobil tersebut, sudah dapat terlihat Tarusan itu sendiri.

Panorama pedesaan yang masih alami, Persawahan, ladang penduduk dan hutan alami, air telaga yang jernih, dan hamparan Bukit Barisan yang mengelilingi desa Babukik dan Halalang.

Kuliner khas sebagai oleh-oleh yaitu “Ikan Pantau”, sejenis ikan yang hanya terdapat di Tarusan. Pangek pantau adalah salah satu kuliner khas tarusan yang hanya akan dapat ditemui di Tarusan.

13540343571032999150

Foto by Erison J Kambari

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menumbuhkan Minat Baca Anak Cara Pemerintah …

Benny Rhamdani | | 16 September 2014 | 10:01

Korupsi Politik Luthfi Hasan Ishaaq …

Hendra Budiman | | 16 September 2014 | 13:19

Jalan Kaki Camping Heboh di Mandalawangi …

Rahmat Hadi | | 16 September 2014 | 12:32

[Fiksi Fantasi] Runtuhnya Agate: …

Hsu | | 16 September 2014 | 05:54

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 6 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 8 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

I Am Groot …

Jeba | 7 jam lalu

Peran Google Drive Sebagai Alternatif …

Agus Oloan | 7 jam lalu

Kesatria itu Bernama Norman …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Republikarnivor …

Den Hard | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Perawan Sunthi …

Siti Swandari | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: