Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Toto Pardamean

Lahir di Tanjung Balai (Asahan)Sumatra Utara.Senang Menulis dan Membaca.Pemerhati Masalah Pendidikan dan Sosial.Mendambakan Pendidikan yang selengkapnya

Pulau Samosir, Suasana Lain Calon Saingan Utama Pulau Bali

REP | 29 November 2012 | 00:06 Dibaca: 709   Komentar: 0   0

13541220081150348883Barangkali belum banyak orang yang mengetahui secara komplit tentang salah satu tujuan wisata sekelas pulau Bali ada di Sumatera Utara. Danau Toba siapa yang tak kenal, tetapi selama ini keindahan danau Toba ini banyak dilihat dari Kota Parapat. Keindahannya memang tiada tara, namun sejalan dengan perkembangan property yang tak terkontrol keindahan danau Toba dari sebelah kota Parapat semakin berkurang. Tetapi anda tak usah khawatir, kini satu objek yang menawarkan suasana dan pesona baru dari keindahan danau Toba ada di Pulo Samosir, yang berada tepa ditengah-tengah danau Toba.

Pulo Samosir tidak lagi bertumpu pada Kota kecil Tomok dan Tuktuk seperti yang orang tahu selama ini. Sungguh banyak objek-objek wisata yang bisa ditemui dan dinikmati di Pulo Samosir. Setiap kecamatan yang ada disana memiliki objek wisata yang memiliki karakteristik dan kekhasan masing-masing. Pantai pasir dipinggiran danau Toba yang kini tak lagi bisa kita nikmati di Kota Parapat, di Pulo Samosir hal semacam itu masih banyak yang bisa dinikmati seperti ;

- Museum Huta Bolon, tempat penyimpanan benda-benda kuno orang Batak

- Gedung Kesenian, bangunan tempat atraksi budaya dan seni, berada di Tuktuk Siadong

- Batu Marhosa, berada di sigarantung, desa Parmonangan adalah fenomena alam batu benafas atau dapat menghembuskan udara

- Goa Marlakkop, di desa Tanjung

- Pagar Batu dan Bottean, di Lontung

- Pantai Ambarita, tempat pemandian dan pemancingan

- Aek Natonang, berlokasi di dsa tanjungan merupakan danau di atas danau dan direncanakan sebagai areal Hutan Wisata seluas 105 Ha.

- Pulo Tao, restoran dan camping ground berada di Pantai Desa simanindo.

- Tuktuk Siadong, kawasan berbentuk tanjung peninsula yang strategis sehingga saat ini menjadi pusat

kegiatan wisata (central tourism district), dipenuhi oleh usaha hotel dan restoran serta pelukis dan pengukir

- Terusan Tano Ponggol, terusan yang memisahkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera yang dibuat oleh Kolonial Belanda dan sampai sekarang masih berfungsi.

- Persanggarahan, bangunan peninggalan colonial Belanda yang pada saat ini digunakan sebagai kantor dan kediaman Penjabat Bupati Samosir, berada di Kota Pangururan.

- Patung Liberty Malau, Sebuah Tugu peringatan perjuangan seorang  pejuang angkatan 45 dari Pulau Samosir yang membantu kemerdekaan Republik Indonesia.

- Bukit Beta Kite Internasional, areal khusus di Tuktuk Siadong

- Pemandian Air Panas, berjarak 3 KM dari Kota pangururan

- Open Stage, bangunan panggung terbuka yang berada di tengah Kota Pangururan sebagai tempat atraksi seni dan budaya.

- Komunitas Tenun Ulos Batak, kelompok masyarakat yang mengerjakan tenun tradisional ulos batak di desa Lumban Suhi-suhi berjarak + 4 Km dari Kota Pangururan.

- Gunung Pusuk Buhit, asal mula suku Batak

- Aek Boras, sumber mata air Guru Tatea Bulan

- Aek Sipitu Dai, Sumber air yang dapat dialirkan menjadi tujuh saluran dan memiliki tujuh rasa serta dapat diyakini menyembuhkan berbagai penyakit.

- Batu Sawan, Batu tempat air rasa jeruk purut

- Pulo Tulas, Pulau kecil di tengah Danau Toba

- Batu Parhusipan, tempat pertemuan Si Boru Pareme

- Batu Pargasipan,

- Batu Nanggor, Bukit martil batu tempat Seribu Raja menempa senjata

- Batu Hobon, batu tempat penyimpanan barang pusaka.

- Sigulatti, Tempat di pegunungan Pusuk Buhit yang diyakini asal mula orang Batak.

- Lagundi Sitamiang, lokasi untuk perkemahan yang dilengkapi dengan pondok remaja

- Tambun Surlau, tempat pemandian alam dengan air yang segar dan udara yang sejuk

- Hariara Na Bolon, fenomena alam dimana bebrapa pohon beringin (hariara) menyatu membentuk pohon yang sangat besar

- Pantai Bebas Sukkean, pantai dengan pasir putih yang masih alami dan telah sering dikunjungi wisatawan mancanegara untuk mandi dan berjemur.

- Menara Pandangan Tele, menara tempat memandang panorama Danau Toba dari ketinggian pegunungan Tele.

- Partukko Naginjang, di Desa Martahan Janji Martahan, tempat pendaratan peterbang layang

- Air Terjun Sampuran Efrata Sosor Dolok, dengan tinggi 26 M dan lebar 10 M berada 3 KM dari Harian Boho

- Mata Air Pohan Pokki, di Sihotang berjarak 2 KM dari Pelabuhan Sihotang

- Batu Guru, Sebuah Batu yang mempunyai tiga pondasi yang diyakini menjadi slogan orang Batak yaitu “dalihan Natolu “

- Pantai maria Raja, Pantai bebas di Desa Maria Raja dengan pasir putih dan air danau yang jernih untuk pemandian dan rekreasi.

- Mata Air Datu Parngongo, + 4 Km dari Dermaga Tamba adalah mata air bertuah yang dibuat oleh seorang Datu Parngongo yang terdapat di lerng bukit yang sangat curam.

- Pantai bebas, Lokasi di desa Sabulan

- Pemandian Boru Saruding, berada di Ranssangbosi sekitar + 35 Km dari Pangururan.

- Danau Sidihoni, sebuah danau di tengah Pulau Samosir yang menjadi keunikan tersendiri dengan sebutan danau diatas danau.

- Aek Liang, sebuah fenomena alam mata air di dalam goa.

- Gua Sidam-dam

- Batu Sidam-dam, batu hitam yang masih suci dan sacral

- Batu Rantai, di Kota Mogang

- Piso Somalim, merupakan tempat bersejarah di Mogang

- Air Panas Simbolon, kawasan berbatu belerang dimana terdapat mata air panas yang masih alami.

dan masih banyak yang lainnya. Untuk mencapai Pulo Samosir tidaklah sulit. Dari Parapat tersedia angkutan wisata berupa Kapal bermotor yang bisa mengantar kita dari Parapat langsung ke Pelabuhan utama Pulo Samosir bahkan kedermaga-dermaga beberapa hotel yang ada di Tuktuk Siadong dan kota-kota kecamatan lainnya. Demikian pula untuk penyeberangan mobil dari pelabuhan Ajibata ke Tomok (bagi anda yang hendak membawa mobil pribadi atau rombongan). Jalan-jalan sepanjang Pulo Samosir tergolong baik dengan pemandangan alam yang indah dikiri kanan jalan.

Rata-rata hotel memiliki halaman belakang yang menjorok ke danau dan harga kamarnya rata-rata sangat terjangkau dengan pilihan fasilitas yang beragam termasuk ketersediaan mengakses internet. Di Tuktuk anda bisa memanfaatkan sepeda dan motor sewaan untuk berkeliling di Ring Road Tuktuk.

Pulo Samosir dengan pesona pemandangan alam dan pesona budaya, sejarah yang menawan mengundang anda untuk menjelajahi dan menikmati suasana lain pengalaman wisata yang siap bersaing dengan Pulau Bali.

Pulo Samosir ini berpotensi besar menjadi andalan wisata di Sumatera Utara, tergantung kreatifitas dan inisiatif pemerintah daerahnya.

Tags: frezz

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 10 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 11 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Gimana Terhindar dari Jebakan Oknum Trading …

Adhie Koencoro | 8 jam lalu

Dari Priyo Sampai Ahok, Akhirnya Demokrat …

Auda Zaschkya | 8 jam lalu

Daya Tarik Kota Emas Prag, Ditinggalkan …

Cahayahati (acjp) | 8 jam lalu

Cycling, Longevity and Health …

Putri Indah | 9 jam lalu

Menemukan Pembelajaran dari kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: