Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Hana Nurjanah

mahasiswi fakultas ilmu komunikasi jurusan public relations

Arena Bermain Anak-Anak di Alun-Alun Garut

REP | 07 January 2013 | 18:01 Dibaca: 196   Komentar: 0   0

Kawasan alun-alun Garut yang menjadi pusat kota Garut setiap hari baik hari-hari sekolah maupun hari libur semakin ramai oleh anak-anak, baik yang datang diantar oleh orang tua maupun yang datang secara berkelompok.

Terdapat beragam jenis permainan disana, seperti becak mini, kereta anak, motor cross, andong domba dan lain sebagainya. Andong domba menjadi salah satu pemainan yang banyak diminati oleh anak-anak dan ini di jadikan kesempatan untuk membuka usaha di alun-alun Garut. Pemilik andong domba mengatakan “abi ka emutan yen Garut teh terkenal ku domba Garutna, janten abi gaduh pamaksadan kanggo muka usaha andong Domba” ujar Asep

Tidak hanya anak-anak kecil saja yang memanfaatkan jenis permainan di sana tetapi balita juga ikut bermain dengan dituntun oleh operator mengelilingi lapangan di pusat kota Garut itu. Selain anak-anak, para remaja juga sesekali terlihat menghabiskan waktu duduk di taman yang ada di alun-alun dan ada pula yang bemain skate, bersepeda, atau sekedar bermain dan berkuliner karna disana juga banyak para pedagang makanan dan harga yang harus dikeluarkan relatif murah.

Disekitar pusat kota Garut tersebut terdapat sekolah SMA 11 Garut, penjara, pendopo, babancong yang bersejarah, juga Masjid Agung Garut. Banyak yang mencoba mengabadikan gambar mereka di depan Masjid, meski begitu tak sedikit pula yang beribadah di dalam mesjid besar tersebut.

Setiap hari halaman alun-alun Garut di jadikan arena bermain dan ini di sambut baik oleh masyarakat Garut terutama anak-anak sehingga alun-alun Garut menjadi semakin ramai.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Merawat Identitas Melalui Karya Seni …

Khus Indra | | 23 September 2014 | 11:34

Menemukan Pembelajaran dari Kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | | 23 September 2014 | 03:26

Ke Mana dan di Mana Mantan Penghuni …

Opa Jappy | | 23 September 2014 | 08:58

Pak Jokowi, Jangan Ambil Kepala Daerah Kami …

Felix | | 23 September 2014 | 10:00

[Studio Attack] Mau Lihat Geisha Latihan …

Kompas Video | | 23 September 2014 | 11:00


TRENDING ARTICLES

Mendikbud Akhirnya Tegur Guru Matematika …

Erwin Alwazir | 3 jam lalu

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 5 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 7 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Lawu, Episode Mendaki Melarung Rindu …

Endah Lestariati | 8 jam lalu

Kalah atau Menang Itu Wajar, Tapi Kalau …

Wahyu Hidayanto | 8 jam lalu

Rumah Sakit Harus Ikuti Clinical Pathway …

Info Jkn-bpjs Keseh... | 8 jam lalu

Termostat …

Martua Raja Pane | 8 jam lalu

Maaf, Kemampuan Menerjemah Bahasa Inggris …

Gustaaf Kusno | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: