Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Fauzi Adi Rafrastara

Official Blog: www.fauziadi.com

Macau, Apa Kabar?

REP | 10 January 2013 | 19:30 Dibaca: 1159   Komentar: 0   0

Bendera China dan Macau berkibar bersama (by LinksmanJD)

Alhamdulillah.. Allah kasih kesempatan untuk saya berkunjung atau lebih tepatnya jalan-jalan ke Macau, akhir minggu lalu, tepatnya tanggal 6 Okt 2012. Berangkat dari Guangzhou, China ke Macau tidak lah mahal. Ikut rombong tour, saya dan rombongan hanya perlu bayar RMB 73 (RMB 1 = Rp. 1531,-an) untuk PP (sehari) + makan siang dan malam (buffet/prasmanan) di hotel mewah, tentu saja di Macau. Perjalanan menggunakan Bus selama lebih kurang 2,5 jam, hingga perbatasan Mainland China dan Macau, yaitu di Zhuhai. Setelah melalui antrian panjang di bagian imigrasi China dan Macau selama hampir 1,5 jam, akhirnya menapakkan kaki juga di kota Oumen (bahasa mandarin dari Macau). Mulai dari sini, saya dan rombongan mulai berjalan sendiri, tanpa ada pemandu dari biro tour. Beruntung ada beberapa teman yang sudah berpengalaman di Macau, sehingga segalanya menjadi lebih mudah. Berikut inilah kesan saya dalam kunjungan pertama ke Negara China-Portugis tersebut:

1. Memang benar kata orang kalau Macau adalah surganya para Gambler. Di Sana terdapat banyak Hotel-hotel mewah, dan sepertinya semua hotel tersebut menawarkan fasilitas CASINO. Bangunan paling WAH ada di casino Grand Lisboa, karena secara arsitektur luar memang terlihat paling unik dan berkilau.

Guess it! Which one is Grand Lisboa? (Photographer: Daniel Yanto)

Casino Grand Lisboa (Source: http://farm4.static.flickr.com/3221/3001553645_0940eded5d.jpg)

Berikutnya ada casino-casino yang menyatu dengan hotel-hotel besar, seperti: Hard Rock, Galaxy, The Venetian, dan Wynn yang sempat saya kunjungi. Inti dari tempat Casino sebenarnya sama saja antara 1 tempat dan yang lain. Peralatan yang mereka sediakan lebih kurang sama, dan jenis permainannya pun sepertinya terlihat sama saja antar satu Casino dengan yang lain. Itu yang berhasil saya lihat di kelas ekonominya. Saya belum tau kalau di kelas VIP, karena harus ikutan main dulu baru bisa masuk :D

Casino Grand Lisboa, Macau (Source: http://china.cityjumpr.com)

2. Salah satu lokasi wisata paling populer di Macau adalah katedral “Ruins of St. Paul’s.” Berupa sisa-sisa bangunan katedral yang dibangun pada tahun 1582-1602, dan dikabarkan hancur terbakar pada saat terjadi badai topan pada tahun 1835 (wikipedia).

Sign Board to Ruins St. Paul

We got it! (Photographer: Daniel Yanto)

Ruins of St. Pauls, Macau (Photographer: Daniel Yanto)

Katedral ini merupakan katedral terbesar di Asia pada saat itu. Kini yang bisa dinikmati oleh turis hanyalah wajah depannya saja, beserta pilar-pilar asli dan area suci dibelakangnya. Untuk menuju ke tempat ini, pengunjung harus berjalan kaki lebih kurang 10-15 menit dari jalan raya, melewati gang-gang sempit nan padat oleh pelancong dari berbagai belahan dunia. Souvenir khas macau akan sangat mudah didapat di sepanjang jalan ini. Kebetulan kemarin saya ketemu dengan orang Indonesia, tepatnya dari Jawa Timur, yang di sana bekerja sebagai penjual souvenir. Lumayan, dikasih harga murah.. :D

Kepadatan jalan menuju katedral tua (Photographer: Daniel Yanto)

3. Full Entertainment. Di Macau, sangat mudah untuk mendapatkan hiburan menarik dan yang lebih penting: GRATIS! Sebagai contoh, di area Ruins of St. Paul’s, disajikan banyak sekali pertunjukan live dan gratis, yang tentunya sangat menarik untuk dinikmati. Ketika saya berada di sana, waktu menunjukkan sekitar pukul 15.00 waktu setempat, dan saya sempat menikmati 2 pertunjukkan unik secara berturut-turut. Yang pertama adalah parody kreatif oleh seorang portugis yang dikombinasikan dengan boneka mini, yang bertingkah seolah sebagai seorang cheff yang lucu dan pandai bernyanyi seriosa. Setelah pertunjukan ini berakhir, sekitar 15 menit kemudian, tiba-tiba muncul pertunjukkan lagi, kali ini pelakunya adalah gerombolan cowok gaul dari Macau Street Dancer, yang menari layaknya breakdance di jalanan. Hmm.. Menarik.. Lokasi bangunan katedral yang terlihat monoton dan diam, seolah menjadi hidup karena adanya pertunjukkan-pertunjukkan tersebut.

Salah satu pertunjukan unik dari orang Portugis (maaf gambarnya jelek, karena pakai kamera HP)

Hiburan berikutnya yang lebih terasa wah, ada di area-area hotel dan casino. Sebagai contoh di Wynn Hotel, pada saat-saat tertentu, kolam air yang ada di depan lobby utama hotel cabang Las Vegas tersebut akan disulap menjadi pertunjukkan air, lampu, dan api, yang dipadukan dengan musik menarik. Bahkan di akhir show, biasanya akan dimunculkan pelangi buatan yang melintas dari ujung ke ujung kolam ajaib tersebut. Sedangkan di The Venetian, hotel yang tampak sederhana dari luar ini ternyata lebih ajib lagi di dalamnya. Kita akan langsung merasakan aura outdoor di kota Venezia, Italia, ketika berada di dalam area entertainmentnya. Langit, bangunan-bangunan khas eropa, dan bahkan sungai dibangun kembali di dalam hotel ini. Setiap jam tertentu, akan ada perahu yang melintasi sungai tersebut, yang berisi para seniman-seniman lucu, yang pandai berseriosa dan menampilkan gerakan-gerakan atraktif. Dan kali ini, saya harus bilang, “WOW…”

Para seniman di atas perahunya (Maaf lagi-lagi gambar kurang bagus)

4. Keindahan alam Macau sangat terasa ketika menuju ke pulau seberang yaitu Taipa Island menggunakan Bus. Antara Macau City Center sendiri menuju Taipa disediakan 3 jembatan utama, yaitu The first/The Old Macau-Taipa Bridge, The New Macau-Taipa Bridge (The friendship bridge), dan Sai Van Bridge yang terlihat dengan gagahnya membelah “delta pearl.” The first Macau-Taipa Bridge dibangun pada tahun 1970 oleh pemerintah Portugis, dengan panjang kurang lebih 2.569,8 meter (Wikipedia). Bentuk jembatan ini terinspirasi dari bentuk naga, dimana casino Lisboa diibaratkan sebagai kepala naga, dan Taipa Monument sebagai ekornya.

Sebagian badan naga

5. Transportasi umum di Macau, bisa dikatakan: GRATIS! Sebenarnya shuttle bus ini khusus disediakan untuk mengangkut para wisatawan untuk datang ke tempat-tempat casino. Misal, shuttle bus dari imigrasi Macau ke casino atau dari casino ke casino. Umumnya para penyedia transportasi ini adalah para pemilik casino itu sendiri. Jika kita hendak pergi ke tempat yang tidak ada hubungannya dengan casino, maka terpaksa menggunakan transportasi umum, tapi tidak mahal juga kok, rata-rata sekitar MOP$ 4. Namun, kalau kita berniat menuju lokasi tertentu yang bukan casino, kita bisa juga berhemat, dengan cara pergi ke casino yang paling dekat dari lokasi yang kita tuju dengan menggunakan free shuttle bus, kemudian jalan kaki saja. Layaknya Hongkong dan beberapa kawasan utama di China Mainland, Macau sangat nyaman untuk pejalan kaki.

Ramainya pejalan kaki di jalanan Macau (Photographer: Daniel Yanto)

6. Mengenai Lalu Lintas, jalan raya di Macau tidak lah selebar jalan utama di Indonesia. Jalan di sini relative sempit, sehingga sulit untuk memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi. Namun baiknya, semua kendaraan berjalan dengan tertib. Mulai dari kendaraan kelas motor hingga kelas Ferrari dan limousine, semua berjalan rapi. Jika dilihat di jalanan, jumlah motor pun lumayan banyak. Sebagian besar mereka menggunakan motor jenis scooter, mulai dari yang paling murah hingga yang seharga mobil mewah. Sedangkan bagi yang hobi berfoto bareng mobil-mobil mewah, Macau punya cukup banyak koleksi.

7. Unik! Bisa bayar pake 3 mata uang. Inilah keunikan China dan Macau di zaman sekarang. China memiliki 2 daerah administrasi khusus (SAR - Special Administrative Region). Yaitu Hongkong dan Macau. Keduanya memiliki budaya sendiri, bendera sendiri, bahkan mata uang sendiri. Khusus di Macau, entah itu di dalam bus, atau supermarket, kita bisa melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan 3 mata uang, yaitu MOP (macau), HKD (Hongkong), juga RMB (China). Semuanya dianggap setara, tanpa konversi lagi. Jadi 1 MOP = 1 HKD = 1 RMB. Bahkan ketika kita harus bayar misal MOP$ 30, kita bisa menggunakan pecahan MOP$ 10 + HKD 10 + RMB 10. Luwes sekali.. Dan Orang Macau akan sangat senang jika ada pelanggan yang bayar pakai RMB. Kenapa? Karena rate RMB lebih tinggi daripada Macau. Sebagai ilustrasi:
MOP$ 1 = Rp. 1.204,-an
HKD 1 = Rp. 1.242,-an
RMB 1 = Rp. 1.531,-an
Orang Macau senang, orang China pusing :D

8. Masalah lain yang perlu diperhatikan oleh para turis, tentu saja adalah masalah BAHASA. Semua pengumuman di sini tertulis dalam bahasa Portugis dan Chinese Traditional. Dan bahasa keseharian yang digunakan di sini, umumnya adalah bahasa Portugis, Macanese, dan Chinese Traditional. Sebagai informasi, bahasa Chinese Traditional adalah bahasa yang digunakan di China pada zaman dulu. Untuk pengucapan atau percakapan, hampir tidak ada yang berubah antara bahasa China zaman dulu dan sekarang. Tapi, khusus untuk tulisan atau kanji, Negara China yang sekarang menggunakan kanji yang diistilahkan dengan Chinese Simplified atau bahasa China yang disederhakan. Sedangkan Chinese Traditional, hingga sekarang masih banyak digunakan di Taiwan, Macau, Hongkong, dan bahkan Singapura. Bagi pelancong yang kesulitan bahasa Portugis dan Chinese, tenang saja! Penduduk Macau, sekarang sudah mulai banyak yang “peduli” dengan bahasa Inggris.

Ada lagi beberapa tempat yang kedengarannya menarik namun belum sempat saya kunjungi, khususnya City of Dream & Macau Tower. Mudah-mudahan bulan depan bisa berkesempatan datang lagi. Amiiinn..  :D

Guangzhou, 10 Oktober 2012

F.A.R.

Artikel asli: http://fauziadi.info/?p=52

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Mencintai Alam Ala Kebun Wisata …

Rahab Ganendra 2 | | 31 October 2014 | 23:42

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 4 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 5 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 6 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 7 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: