Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Harris Maulana

Pemilik akun twitter @harrismaul dan blog www.harrismaul.com

Kepulauan Anambas, Tempat Wisata Impian di Batas Negeri

REP | 18 January 2013 | 14:36 Dibaca: 2818   Komentar: 0   0

Pulau Sumatera merupakan salah satu tempat wisata yang indah untuk dikunjungi. Mulai dari wisata alam, budaya, sejarah hingga wisata kuliner. Dalam beberapa tulisan sebelum ini saya mengupas tentang beberapa tempat yang pernah saya kunjungi di wilayah sumatera. Mulai dari Aceh hingga Palembang. Mulai dari wisata alam seperti menyelam, naik gunung, arung jeram hingga wisata keliling kota. Namun ada beberapa spot wisata yang terlewat dan belum sempat dikunjungi. Jika melihat foto-foto tempat wisata ini rasanya ingin “menembus batas” dan segera tiba di tempat tersebut. Mudah-mudahan jika ada kesempatan bisa kesampaian menginjakkan kaki di lokasi ini.

Ada 3 lokasi favorit saya yang ingin saya kunjungi di Pulau Sumatera. Namun yang paling favorit adalah Kepulauan Anambas yang berada di bagian Propinsi Riau. Kepulauan Anambas kini sudah menjadi kabupaten yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Riau (yang kini menjadi Kabupaten Bintan) bersama 6 kabupaten lainnya.

Kepulauan Anambas

Kepulauan Anambas

Saya ingin sekali mengunjungi karena tempat ini masih perawan dengan pantai-pantai yang berpasir indah dan menghijau. Ini saya lihat dari foto-foto yang banyak bertebaran di internet. Dan tahukah berapa jumlah pulau yang ada di kepulauan Anambas? Ada 238 pulau dengan potensi wisata dan perikanan yang luar biasa! Di kalangan para divers (penyelam) tempat ini sudah sangat terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya dengan terumbu karang yang masih bagus.

Pulau utama di Kepulauan Anambas adalah Pulau Bawah. Pulau ini tidak  tidak berpenghuni dengan laguna alami yang dikelilingi hamparan air biru jernih serta karang yang indah. Didalamnya terdapat air terjun raksasa dan tempat rekreasi terpencil yang luar biasa indahnya. Surga!

Diperairan ini ada juga bangkai kapal “Tujuh Langit” dan “Igara” yang karam dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penyelam sekaligus istana bagi berbagai biota laut.

Posisi kepulauan Anambas sangat strategis, karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Potensi inilah yang harus dimanfaatkan dengan menyediakan infrastruktur dan akomodasi yang memadai agar lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Namun jangan sampai tempat-tempat tersebut malah dikuasai oleh pihak-pihak asing seperti yang terjadi di beberapa tempat wisata favorit di bagian timur Indonesia. Dan jangan lupa untuk melibatkan penduduk lokal dalam mengembangkan pariwisata disini.

Ternyata pilihan saya tidak salah, beberapa waktu lalu tempat ini terpilih sebagai “Pulau Tropis Paling Indah di Asia” versi CNN.com mengalahkan pulau-pulau tropis lainnya yang berada di Thailand, Malaysia dan Vietnam.

Semoga suatu hari nanti saya bisa melaksanakan “perjalanan menembus batas” ke tempat ini.

Kepulauan Anambas (foto : indonesia.travel

Kepulauan Anambas (foto : indonesia.travel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 10 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 12 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 14 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 14 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Cacat Kusta Turun ke Jalan …

Dyah Indira | 7 jam lalu

Sayin’ “I Love to Die” …

Rahmi Selviani | 7 jam lalu

SBY Mulai Iri Kepada Presiden Jokowi? …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Ratapan Bunga Ilalang …

Doni Bastian | 8 jam lalu

Mulut, Mata, Telinga dan Manusia …

Muhamad Rifki Maula... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: