Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Hts S.

"Tak bisa peluk ayahmu? Peluk saja anakmu!" Hts S., kompasianer abal-abal

Andaikan Ibukota Dipindahkan ke Silangit

OPINI | 21 January 2013 | 08:49 Dibaca: 330   Komentar: 0   0

Kebanyakan anda mungkin tak tahu dimana Silangit. Bukan di langit! Dia masih ada di bumi persada Indonesia tercinta. Tapi anda yang ada di Indonesia Timur,  Indonesia Tengah dan bahkan Indonesia Barat mungkin tak tahu menahulah tentang Silangit, setahuku tak pernah masuk televisi. Mungkin dulu di TVRI di jaman Pak Harto barangkali pernah, siapa tahu ada dalam acara “Dari  Desa ke Desa”. Sama seperti tidak tahunya saya dengan tempat-tempat lain di Indonesia, terutama di Indonesia Timur dan Tengah, bahkan di Indonesia Barat pun banyak tempat tak kutahu.

Jadi dimanakah Silangit itu? Silangit ada di Sumatera Utara, di Kabupaten Tapanuli Utara. Dekatlah dari Danau Toba, tak begitu jauh. Kalau Danau Toba pastilah terkenal, ada di RPUL anak SD.

Bagaimana, layakkah Silangit jadi ibukota? Kalau menjawab itu harus dilakukan studi kelayakan oleh para ahli. Tapi kalau secara awam ya mungkin layak. Ada tanah dataran yang luas disana untuk dibangun. Tidak ada banjir. Dataran tinggi.  Sudah ada bandara.

Hanya saja, kalau Silangit jadi Ibukota Negara, kami putera-puteri Tapanuli Utara mungkin tak akan perlu merantau…jadi tinggal disana saja. Menurutku lebih baik merantaulah.

Kalau begitu, biarlah Ibukota tetap di Jakarta tercinta. Pak Presiden pun sudah punya solusi strategisnya. Mudah-mudahan bisa diimplementasikan dengan baik.

Salam Indonesia…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

“Telitinya” Petugas PT KAI dalam …

Iskandar Indra | | 24 July 2014 | 16:25

Indonesia Bikin Kagum Negara Tetangga …

Apriliana Limbong | | 24 July 2014 | 20:51

Berlibur Sejenak di Malaka …

G T | | 24 July 2014 | 15:51

Permohonan Maaf kepada Ahmad Dhani …

Kompasiana | | 24 July 2014 | 20:27


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: