Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Hts S.

"Tak bisa peluk ayahmu? Peluk saja anakmu!" Hts S., kompasianer abal-abal

Andaikan Ibukota Dipindahkan ke Silangit

OPINI | 21 January 2013 | 08:49 Dibaca: 335   Komentar: 0   0

Kebanyakan anda mungkin tak tahu dimana Silangit. Bukan di langit! Dia masih ada di bumi persada Indonesia tercinta. Tapi anda yang ada di Indonesia Timur,  Indonesia Tengah dan bahkan Indonesia Barat mungkin tak tahu menahulah tentang Silangit, setahuku tak pernah masuk televisi. Mungkin dulu di TVRI di jaman Pak Harto barangkali pernah, siapa tahu ada dalam acara “Dari  Desa ke Desa”. Sama seperti tidak tahunya saya dengan tempat-tempat lain di Indonesia, terutama di Indonesia Timur dan Tengah, bahkan di Indonesia Barat pun banyak tempat tak kutahu.

Jadi dimanakah Silangit itu? Silangit ada di Sumatera Utara, di Kabupaten Tapanuli Utara. Dekatlah dari Danau Toba, tak begitu jauh. Kalau Danau Toba pastilah terkenal, ada di RPUL anak SD.

Bagaimana, layakkah Silangit jadi ibukota? Kalau menjawab itu harus dilakukan studi kelayakan oleh para ahli. Tapi kalau secara awam ya mungkin layak. Ada tanah dataran yang luas disana untuk dibangun. Tidak ada banjir. Dataran tinggi.  Sudah ada bandara.

Hanya saja, kalau Silangit jadi Ibukota Negara, kami putera-puteri Tapanuli Utara mungkin tak akan perlu merantau…jadi tinggal disana saja. Menurutku lebih baik merantaulah.

Kalau begitu, biarlah Ibukota tetap di Jakarta tercinta. Pak Presiden pun sudah punya solusi strategisnya. Mudah-mudahan bisa diimplementasikan dengan baik.

Salam Indonesia…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Australia Jawara Piala Asia 2015 …

Achmad Suwefi | | 31 January 2015 | 18:50

Penyimpangan Perilaku Penyelenggara Siaran …

Budiyanto | | 31 January 2015 | 16:50

Inspirasi, Imajinasi, dan Referensi Dalam …

Ryan M. | | 31 January 2015 | 20:03

Di Indonesia Olah Raga Masih Dianggap …

Den Bhaghoese | | 31 January 2015 | 15:40

Menyantap Roti di Gudang Rottie …

Ariesa Putris | | 31 January 2015 | 15:27


TRENDING ARTICLES

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 15 jam lalu

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 16 jam lalu

Menyorot Sisi Humanitas Kisruh Sawito, Samad …

Nararya | 17 jam lalu

Abraham Samad di Ujung Tanduk …

Inesya Sisca | 17 jam lalu

Niat Jokowi Tidak Akan Torehkan Cacat …

Den Bhaghoese | 21 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: