Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Rita Rosiana

lebih suka naik gunung dan menulis catatan perjalanan dibanding menulis jurnal...he he

Berlabuh di Kampung Inggris (Perjalanan ke Pare)

REP | 10 February 2013 | 19:44 Dibaca: 738   Komentar: 6   0

Liburan semester kali ini saya memutuskan untuk belajar bahasa Inggris kembali. International English Language Testing System (IELTS) dan Speaking lah yang menjadi fokus kali ini. Semua bermula dari test IELTS di IDP Jakarta yang saya ikuti dan memperoleh score yang belum memuaskan, hal inilah yang mendorong saya mengambil kedua program tersebut. Kampungs Inggris di Pare saya pilih sebagai tempat untuk mengisi liburan sembari belajar IELTS dan speaking.

Kampung inggris, sebenarnya merupakan julukan untuk sebuah desa yang bernama Tulung Rejo di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Julukan kampung Inggris muncul karena banyaknya lembaga bahasa disini dan juga karena banyaknya pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang untuk belajar bahasa inggris di Kampung Inggris, dan hampir semua aktivitas harian menggunakan bahasa Inggris terutama jika tinggal di camp.

Satu minggu sebelum keberangkatan saya sudah menghubungi lembaga bahasa yang saya pilih untuk registrasi dan membayar biaya yang diperlukan. Sementara itu tiket kereta baru saya peroleh dua hari sebelum keberangkatan. Keberangkatan saya ke Pare ini bertepatan dengan  menjelang liburan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H, jadi sulit sekali untuk memperoleh tiket. Rencananya semula akan menggunakan kereta ekonomi Brantas, tujuan Pasar Senen – Kediri yang tiketnya murah meriah hanya Rp.45.500,00. Namun karena menjelang liburan tiket Brantas sudah habis  dan hanya ada untuk keberangkatan tanggal 28 Januari 2013, sementara saya harus mengikuti palacement test tanggal 27 dan 28 Januari, jadi harus sudah tiba di Pare sebelum tanggal tersebut. Akhirnya saya putuskan untuk membeli tiket kereta Matarmaja Ekonomi AC jurusan Pasar Senen -Malang untuk keberangkatan tanggal 22 Januari 2013, harga tiket Rp.150.000,-

Tanggal 22 Januari 2013 pukul 10.00, saya sudah bertolak dari kediaman saya di Pasar Minggu menuju Stasiun Senen. Rasa was-was` sempat menghantui, kalau-kalau perjalanan kereta akan terhambat karena banjir yang sedang mengepung Jakarta. Sampai stasiun kereta sudah banyak calon penumpang yang menuju untuk keberangkatan ke berbagai tujuan ke Pulau Jawa.  Sebelum memasuki gerbong kita harus menyiapkan tiket dan identitas diri yang akan di cek oleh petugas. Pukul 13.00 saya sudah duduk manis di gerbong siap menempuh perjalanan 14 jam. Pukul 14.05 perlahan Matarmaja mulai meninggalkan Stasiun Senen. Selama perjalanan saya sempatkan untuk berkenalan dengan rekan seperjalanan. Seorang Bapak anggota Marinir dan istrinya, serta seorang mahasiswa asal Jakarta yang akan bertolak menuju Malang, kami kemudian saling berbagi cerita tentang berbagai hal. Senang rasanya mendapat teman seperjalanan yang ramah, sehingga rasa jenuh karena lamanya perjalanan hampir tak saya rasakan.

1360499634913481452

Jadwal keberangkatan Kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta

1360499700595303647

Stasiun Pasar Senen

1360499814398187781

Suasana di dalam kereta Matarmaja sebelum berangkat

Pasar senen-Kediri seharusnya ditempuh sekitar 14 jam, namun pagi itu saya baru tiba di Stasiun Kediri pukul 07.30. Rupanya ada gangguan yang dialami kereta lain sehingga menyebabkan kereta yang kami tumpangi sering berhenti cukup lama dan pada akhirnya tiba cukup terlambat. Setiba di Stasiun Kediri saya beranjak keluar, dipintu keluar sudah banyak tukang becak dan ojek yang menawarkan untuk mengantar ke kampong Inggris. Saya sempat bingung, karena ini pertama kalinya saya ke Kampung Inggris. Namun akhirnya saya putuskan untuk menumpang becak hingga ke kantor Pos Kediri. Tarif becak Rp.15.000 untuk perjalanan sekitar 10 menit menurut teman saya itu terlalu mahal, mungkin tukang becak tahu kalau saya bukan orang sini. Saya diturunkan oleh abang becak di depan sebuah angkot yang sedang ngetem di dekat Kantor POS. Belum ada penumpang lain selain saya. Sekitar 30 menit kemudian angkot ber kode P (Pare) mulai menuju Kampung Inggris setelah ada tambahan 4 orang penumpang lain. Sekitar 1 jam kemudian angkot sudah memasuki Kampung Inggris. Saya minta diturunkan di Global English di Jalan Brawijaya No. 66, setelah membayar ongkos Rp.15.000,- (lagi-lagi menurut teman-teman ongkos terlalu mahal). Saya kemudian memasuki kantor Global English untuk konfirmasi dan menyerahkan bukti transfer serta memperoleh kuitansi pengganti. Untuk kelas IELTS, Speaking dan camp selama 2 minggu saya membayar Rp530.000,- dengan rincian: IELTS Rp.300.000,-; Speaking Rp.100.000,- dan camp Rp.130.000,-   Setelah urusan di Global English selesai, saya kemudian diantar ke Elicos Girls’s Camp yang terletak di Jalan Dahlia No. 14 Desa Tulung Rejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur.

1360499938726734400

Kantor Global English

13605000391472099521

Camp tempat menginap selama mengikuti program

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Main ke Jogja, Mari Mampir ke Youthphoria …

Widioke | | 01 November 2014 | 13:09

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

DIY = Do It Yourself, Cara Membuat Teh …

Gitanyali Ratitia | | 01 November 2014 | 17:24

Inilah 5 Pemenang Voucher Belanja Buku di …

Kompasiana | | 01 November 2014 | 19:54


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 10 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 11 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 12 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Inilah 5 Pemenang Voucher Belanja Buku di …

Kompasiana | 8 jam lalu

I Love My Job and I Love My Small Team …

Adolf Isaac Deda | 9 jam lalu

Pemimpin untuk Kepentingan Bersama dan atau …

Adrian Mamahit | 9 jam lalu

Nangkring “Tokoh Bicara”: Bupati …

Kompasiana | 9 jam lalu

Puisi untuk Pergantianmu …

Salimun Abenanza | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: