Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Prima Dien

Hobby jalan-jalan, fotografi ....

Berburu Batu Dayak di Pasar Kebun Sayur, Balikpapan

HL | 05 March 2013 | 06:07 Dibaca: 2068   Komentar: 0   3

Suasana Pasar Inpres Kebun Sayur di sore hari

Membeli oleh-oleh sepertinya sudah menjadi keharusan saat berada di daerah yang baru pertama kali dikunjungi. Bila anda berkunjung ke Balikpapan, jangan lupa mampir di Pasar Inpres Kebun Sayur. Di pasar ini anda dapat berburu oleh-oleh khas Kalimantan Timur dengan harga yang cukup murah.

Saat berkunjung ke Balikpapan pada 26 - 28 Febuari 2013 yang lalu, saya menyempatkan diri untuk mencari oleh-oleh di pasar ini. Sayangnya karena jadwal kegiatan yang padat, baru hampir pukul 5 sore saya sempat ke pasar yang tertata dengan rapi ini, kebanyakan kios malah sudah tutup pada saat saya sampai.

Di pasar ini anda akan menjumpai beraneka ragam cenderamata khas Kalimantan, tetapi yang paling dominan adalah batu-batuan yang sudah di ronce menjadi perhiasaan berupa kalung, gelang, cincin dan sebagainya.  Kalimantan memang terkenal sebagai penghasil batu-batuan.

Dengan waktu yang sangat sempit, tentu saja saya tidak bisa leluasa memilih-milih. Namun saya masih  berusaha untuk mengarahkan lensa kamera ke deretan kalung batu dayak yang terlihat sangat cantik.

Deretan kalung batu dayak
Batu dayak yang di ronce mejadi gelang

Harga batu dayak relatif lebih mahal dibanding dengan batu lainnya,  sebuah kalung batu dayak seperti foto  di atas ditawarkan penjualnya dengan harga berkisar 250 - 275 ribu. Tetapi setelah ditawar biasanya harganya menjadi 150 - 200 ribu, itupun tergantung keunikan designnya.

Untuk kalung-kalung seperti foto di atas harganya sangat murah, hanya Rp. 17.500 untuk sebuah kalung plus gelang yang sama jenis batunya. Murah bukan?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 5 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 5 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

“Happy” Andien Fashionable di La Fayette …

Irvan Sjafari | 8 jam lalu

Perpustakaan adalah Surga …

A Fahrizal Aziz | 8 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Rumahkayu | 8 jam lalu

Memandangmu, Tanpa Kata …

Ryan. S.. | 8 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: