Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Yunika Umar

mengamati segala yang bisa diamati dan diambil hikmahnya,:)

Penerbangan ke Penang

REP | 24 March 2013 | 09:04 Dibaca: 1821   Komentar: 4   1

Heyhooo… udah lama ya saya gak nulis disini. Sampe minggu lalu ada sahabat yang nanya gimana caranya bisa ke Penang dengan cara murah meriah dan minta untuk dibikin tulisan.

Okedee, saya bukan wakil dari pemerintahan Malaysia yang sampe nulis tentang Penang berkali-kali tapi beneran saya suka sama kotanya yang kecil, adem, teratur, lebih murah dari Kuala Lumpur (KL) and makanannya enak-enak.

Sebenernya kadang sampe bosan ke sini tapi mau gimana lagi, paling gak setahun sekali mama harus cek kesehatan disini. Kalo soal wisata, jujur saya gak jago-jago amat. Gak pernah foto-foto khusus, kawasan kota tuanya saking udah sering dilewati, ya udah,gak teringat untuk foto-foto. Paling juga batu ferringhi yang masih kadang dikunjungi (saat mati gaya bingung mau ngapain) dan foto-foto secara dari downtown george town naik bus ac dan nyaman gak sampe 3 ringgit sekali jalan. Penang hills aja sampe sekarang saya belum pernah. Pengen ke Langkawi sih tapi malah kalo udah sampe di Penang ya stuck ma pesona kota (dengan kata lain, sebenernya stuck belanja, heheh).

Penerbangan ke Penang yang langsung ya cuma lewat Air Asia. Sampe dua tahun lalu saya selalu beli yang direct karena murah tapi sekarang penerbangan ke Penang itu udah mahal apalagi saya yang seringnya pergi ber-4 dengan keluarga. Terus kalau mahal gak pergi gitu? Ya gak donk, tetep lah. Ada aja koq cara. Berikut nih saya coba ingat beberapa yang saya pernah lakukan dan sering saya dapat idenya,:)

1. Penerbangan Air Asia ke Kuala Lumpur itu seringnya murah, dibawah 500 ribu gitu deh. Dari Jakarta, selain Air Asia, si Mandala aka Tiger group juga sering berbaik hati kasih tiket lebih murah daripada Air Asia. kadang malahan pergi bayar-pulang gratis. cihuy kan? Kalo Air Asia kasih tiket murah untuk penerbangan yang baru bisa dilakukan beberapa bulan lagi, nah si Mandala ini biasanya untuk penerbangan dalam waktu dekat. Terminalnya di Kuala Lumpur juga sama. Jadi ndak repot. Nah, dari Kuala Lumpur ke Penang ini sering juga promo tiket murah. Gampang kan kalo nyambung? Secara KUL-PEN itu penerbangannya cukup banyak dengan lama penerbangan kurang dari sejam. Misal gak dapat tiket murah, bisa dicoba ke downtown di KL naik bus aja, sekitar 10 ringgit terus lanjut ke Penang naik bus yang jadwalnya juga banyak. Harga tiket sekitar 100 ribuan kalau gak salah *terakhir 2 tahun lalu, agak-agak lupa*. Kalau gak salah, bis dari bandara itu turunnya di central market, jadi kudu nyambung lagi naik taxi-tawar sekitar 15 ringgit-atau naik bus umum ke terminal puduraya (terminal bus untuk bus ke kota-kota lainnya). Kalau mau santai, nginep aja di KL, sekitar puduraya banyak hotel murah-meriah dan nyaman serta lokasi yang strategis deket bukit bintang *pusat belanja gitu deh*. Bus dari KL ke Penang sekitar 5-6 jam. Busnya AC dan juga nyaman dengan bangku 2-1.

2. Pergi ke Medan terus ke Penang. Penerbangan dari Jakarta ke Medan kan normalnya di bawah 500 ribu. Nah dari Medan ke Penang itu sekitar 300 ribuan, ada pilihan naik Air Asia maupun Lion Air. Lama penerbangan juga kurang dari sejam. Baru pesawat take off eh udah landing lagi. Nah dari Medan ini, tiket ke Penang biasanya lebih murah dari tiket Medan ke Kuala Lumpur. Maka itu di Penang banyak ditemui orang-orang Medan dan Aceh.

Nah ini kan untuk orang-orang yang di jakarta. Kalo bukan penduduk Jakarta, bisa dicoba melalui KL. Karena Air Asia kan lagi ekspansi penerbangan untuk orang-orang dari berbagai daerah di Indonesia ke KL dan rata-rata harga tiketnya juga terjangkau. Bisa dicoba deh cara nomor 1 di atas.

Okedee segitu aja yang saya ingat. Silakan mencoba kalo memang mau ke Penang untuk berobat atau sekedar jalan-jalan. Kalo ada yang mau ditanya, silakan hubungi lewat facebook atau twitter ya secara saya gak dapat notifikasi lewat email jika ada komentar dikarenakan 1 dan lain hal,:)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Buron FBI Predator Seks Pedofilia Ada di JIS …

Abah Pitung | | 23 April 2014 | 12:51

Ahok “Bumper” Kota Jakarta …

Anita Godjali | | 23 April 2014 | 11:51

Food Truck - Konsep Warung Berjalan yang Tak …

Casmogo | | 23 April 2014 | 01:00

Benarkah Anak Kecil Itu Jujur? …

Majawati Oen | | 23 April 2014 | 11:10

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 7 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 9 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 9 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 10 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: