Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Sulhayat Takdir

sekarang tinggal di Kota Parepare,sulsel. pernah bekerja di majalah fakta surabaya, majalah polda sulsel (pallawalipu),tabloid selengkapnya

Surga Bawah Laut Pantai Samboang

REP | 07 April 2013 | 06:40 Dibaca: 330   Komentar: 0   0

1365266322564415859

Pantai Samboang di Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba

Bulukumba, Sulsel Pantai Samboang di Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi-Selatan merupakan sebuah daerah tujuan wisata bahari berpasir putih eksotik yang letaknya berjauhah dengan kawasan pasir putih Tanjung Bira.

Daerah destination pariwisata ini hadir menyuguhkan pesona panorama alam yang indah nun memukau. Dapat dibayangkan, bila keindahannya hampir mirip dengan Tanah Lot di Pulau Dewata Bali yang namanya sudah tersohor ke berbagai penjuru negeri.

Kawasan wisata Pantai Samboang adalah solusi bagi pengunjung yang penasaran dan ingin melihat eksotisme Tanah Lot. Tak perlu jauh-jauh ke Pulau Bali, bila hanya untuk sekedar menikmati panorama alam Tanah Lot.

Dengan datang ke Bulukumba dan menyempatkan diri menyambangi Pantai Samboang. Rasa penasaran dan kerinduan pada Tanah Lot di Pulau Bali, bakal terhapus dengan sendirinya.

Letak strategisnya membuat pantai Samboang menjadi salah satu obyek wisata bahari primadona yang layak untuk dikunjungi. Di lokasi ini terdapat pulau batu berukuran kecil yang memiliki kemiripan dengan salah satu obyek wisata andalan ternama di Pulau Dewata Bali.

Suguhan pesona pulau batu akan terasa sangat kental di kala sore hari. Dikala senja mulai bergelayut di atas langit Butta Panrita Lopi. Sementara pada pagi hari, wisatawan dapat menikmati keindahan sunrise serta perpaduan suasana alam yang serasa menyatu dengan alam di sekitarnya.

Secara administratif lokasi Pantai Samboang terletak di Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bonto Tiro dengan jarak tempuh sekitar 42 kilometer dari Ibukota Kabupaten Bulukumba dan 25 Kilometer dari arah Pantai Tanjung Bira.

Hamparan pasir putih, plus gugusan perbukitan yang ditumbuhi beraneka ragam pepohonan rindang terlihat sempurna di sisi kiri-kanan pantai dengan berbagai jenis satwa peliharaan warga masyarakat yang dibiarkan berkeliaran bebas di sekitar taman wisata andalan masyarakat Bonto Tiro itu.

Penamaan Pantai Samboang sendiri berasal dari kata Sembo yang dalam dialek Bahasa Konjo diartikan bersenang-senang.

Penetapan kawasan Pantai Samboang sebagai lokasi destination pariwisata turut didukung dengan keindahan panorama alam terumbu karang bawah lautnya yang tak kalah eksotik dari Pantai Tanjung Bira.

Lokasi obyek wisata Pantai Samboang terdiri atas dua kawasan yakni : kawasan Samboang kiri dan Samboang Kanan. Pantai Samboang kiri terdiri dari kawasan berbukit dengan suasana alamnya yang sejuk dan teduh.

Pada ujung lekukan bibir pantainya yang landai terdapat sebuah tanjung yang diberi nama “Tanjung Tiro” lengkap bersama suguhan Pulau Batunya yang sepintas lalu sangat mirip dengan Tanah Lot.

Spot wisata ini sengaja disiapkan bagi para wisatawan yang memiliki kegemaran dan bakat memancing. Untuk dapat mencapai lokasi ini telah disiapkan sebuah titian khusus sepanjang kurang lebih 20 meter.

Sementara pada arah Samboang kanan pengunjung dapat menyaksikan keindahan panorama alam desa Tritiro dan Kampung Kalumpang. pasir putih Samboang kanan diperkirakan berketebalan 2-3 meter.

Garis pantainya datar dengan ukuran panjang mencapai empat meter. Garis pantai samboang kanan sewaktu-waktu akan berubah, terutama saat air laut sedang surut. Dikala air laut, surut panjang pantai samboang kanan dapat mencapai tiga ratus meter.

Bibir pantainya ramai ditumbuhi pohon kelapa yang tak pernah berhenti melambai karena terpaan tiupan angin laut. Konfigurasi pemandangan pantai Samboang kanan turut diwarnai oleh keberadaan beberapa kawasan industri pembuatan kapal berukuran kecil.

Di lokasi ini pengunjung tak hanya dapat menikmati indahnya panorama alam pantai. Karena tak jauh dari bibir pantai terdapat pula sejumlah situs makam tua yang oleh masyarakat setempat dinamai makam Karaeng Sapo Batu.

Hingga kini kelestarian makam yang dikeramatkan oleh warga masyarakat tersebut masih terpelihara dengan baik. Sebab pada waktu-waktu tertentu, tak sedikit warga masyarakat setempat yang datang untuk berziarah dan meminta berkah kepada si empunya makam.

Tidak jauh dari lokasi makam, sayup-sayup pengunjung dapat melihat pesona pantai Tanjung Bira dan Pelabuhan Ferry. Meski jarak pandangnya hanya dapat dilihat dari kejauhan.

Menyadari sajian karunia alam yang teramat sempurna, nyaman dan mengesankan ini, masyarakat dan segenap komponen pemerintah Kabupaten Bulukumba patut untuk bersyukur atas limpahan rahmat yang telah diciptakan oleh tuhan yang Maha Kuasa.

Meski pantai Samboang, belumlah terlalu dilirik baik oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Padahal, pesona pantai Samboang tak kalah indahnya, bila dibandingkan dengan obyek wisata ternama lainnya yang terdapat di Kabupaten Bulukumba.

Kelihatannya, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi aparat pemerintah kabupaten untuk terus menggalakkan upaya promosi, dibarengi dengan pengembangan sarana prasarana pendukung untuk menarik minat wisatawan.

Menanggapi masih sangat minimnya sarana prasaran penunjang pariwisata di kawasan Pantai Samboang, Kasubag perencanaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba, Yusli Pandi, S.PdI, M.Si, menyatakan, untuk tahun ini pihaknya telah menyiapkan master plan pengembangan pantai samboang sebagai kawasan wisata bahari dengan memberdayakan segenap potensi keindahan yang terdapat di sekitar areal pantai Samboang.

Pasalnya, lokasi kawasan wisata bahari Pantai Samboang di Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bontotiro memiliki kemolekan pasir putih dan keindahan bawah laut yang jauh lebih memukau bila dibangdingkan dengan Taman Laut Nasional Takabonerate di Kepulauan Selayar.

Dinas kelautan dan perikanan setempat bahkan berencana untuk menyulap areal pantai samboang sebagai spot diving melalui kegiatan pembangunan sarana prasana dive centre, serta fasilitas sarana olahraga bola volly pantai dan jogging.

Perencanaan ini sendiri kata Yusli, tetap akan mengacu pada master plant yang ada. Sebelumnya, masyarakat setempat telah membangun sekitar sepuluh unit sarana pendukung berupa bangunan cottage yang dibiayai dengan dana swadaya murni masyarakat, jelas Yusli kepada wartawan via telefon selular Hari Rabu, (13/03) pagi kemarin.

Ungkapan senada dilontarkan Bupati Kabupaten Bulukumba, H. Zainuddin. Menurutnya, pengembangan kawasan wisata pantai Samboang sudah menjadi program skala prioritas pemerintah daerah.

Diakuinya, pengembangan obyek wisata pantai Samboang membutuhkan ploting anggaran paling tidak, empat puluh miliar rupiah. (fadly/soel)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Tanggapan Rhenaldi Kasali lewat Twitter …

Febrialdi | | 23 September 2014 | 20:40

“Tom and Jerry” Memang Layak …

Irvan Sjafari | | 23 September 2014 | 21:26

Kota Istanbul Wajib Dikunjungi setelah Tanah …

Ita Dk | | 23 September 2014 | 15:34

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 5 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 5 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 8 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 9 jam lalu

Join dengan Pacar, Siswi SMA Ini Tanpa Dosa …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Modern atau Kampungan? …

Alfarizi | 9 jam lalu

Wayang Listrik dalam Panggung Teater …

Trie Yas | 9 jam lalu

Tolong, Jangan Rebutan Jersey Suarez! …

Rizal Marajo | 9 jam lalu

Kenapa Harus Wanita yang Jadi Objek Kalian?? …

Dilis Indah | 10 jam lalu

‘86’ Hati-hati Melanggar Hukum Anda …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: