Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Marul

dengan teru teru bozu digantung terbalik dan sepeda ungu

Eksotisnya Kebun Buah Mangunan

REP | 18 April 2013 | 22:14 Dibaca: 6622   Komentar: 22   5

Kebun Buah Mangunan. Tempat wisata Kebun Buah Mangunan ini terletak di DesaMangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul,Yogyakarta.

Tempat wisata ini dapat dicapai dengan menempuh perjalanan sekitar satu jam dari pusat kota Yogyakarta. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta. Akses ke Taman Buah Mangunan ini mudah, apabila dari kota Yogyakarta, langsung saja menuju Jalan Imogiri Timur (Terminal Bis Giwangan) terus saja ke selatan.  Setelah sampai di Kecamatan Imogiri kemudian mengambil jalur Imogiri - Dlingo (lihat plang petunjuk jalan), sekitar 5 kilometer kemudian akan dijumpai Balai Desa Mangunan, nah di situ ada petunjuk arah menuju ke lokasi Kebun Buah. Akses jalan menuju ke tempat ini sudah cukup baik. Dalam perjalanan kita akan melewati jalanan naik dan turun khas  perbukitan , lembah, dan hutan-hutan.

.

13662964541423170492

pertanda sudah sampai tujuan nih (pic:dok.pri)

Tempat wisata Kebun Buah Mangunan sangat cocok untuk anda yang ingin melepas penat setelah pikiran terbebani dengan segala rutinitas yang anda kerjakan.

Untuk sekedar mengunjungi wisata Kebun Buah Mangunan, per pengunjung dipungut biaya masuk sebesar Rp 5000 sudah termasuk asuransi.

.

13662966671465121018

tiket resmi ini…(pic:dok.pri)

.

Kebun Buah ini dibangun pada tahun 2003 dan memiliki berbagai macam koleksi tanaman buah, diantaranya durian, mangga, jeruk, belimbing, rambutan, sirsak, jambu monyet dan jambu biji. Pada saat musim buah, disini para pengunjung dipersilahkan untuk memetik buah langsung dari pohonnya, benar-benar mengasyikkan bukan? Pada saat saya berkunjung kemarin, tampak sisa-sisa buah rambutan tertinggal satu-dua di pohonnya.  Sedangkan buah jeruk sedang mulai ranum, namun belum matang.  Selain tanaman buah-buahan, pengunjung juga dapat melihat beberapa koleksi satwa, seperti rusa timor yang ditangkarkan di sini.  Penangkaran Rusa Timor (Cervus timorensis) ini merupakan kerja sama antara pihak BKDSA Yogyakarta dengan pihak pengelola Kebun Buah Mangunan (Departemen Pertanian dan Kehutanan Pemkab.Bantul).

.

13662968331956897206

kandang rusa (pic:dok.pri)

.

Bila Anda masuk lebih dalam lagi, anda akan menjumpai taman bermain yang dilengkapi dengan beberapa alat permainan seperti ayunan, mangkuk berputar dan monkey bar.  Bagi anda yang suka memancing, disini terdapat kolam pancing yang cukup luas dengan beberapa jenis ikan, seperti nila, patin dan bawal.  Tiket untuk dapat memancing ikan disana dapat dibeli dengan harga Rp. 10.000 untuk setiap walesan.  Anda dapat membawa pulang ikan hasil pancingan ke rumah sebagai oleh-oleh.  Di sebelah kanan taman bermain, ada kolam renang khusus anak-anak.  Cukup lengkap bukan fasilitasnya?

.

136629702038824853

taman bermain dengan latar belakang kolam pancing (pic:dok.pri)

.

Sedangkan untuk memetik buah, pengelola menetapkan harga per-kilogram, tergantung dari jenis buahnya.  Eh ya, disini terdapat dua bangunan green house sebagai tempat pembibitan tanaman-tanaman buah yang sedianya ditanam di area perkebunan ini.

Mari kita lanjutkan perjalanan kita menuju puncak bukit.

Di puncak bukit Mangunan ini terdapat satu gedung pertemuan yang cukup besar.  Dapat disewa untuk digunakan sebagai tempa meeting, didukung dengan bangunan dan fasilitas yang cukup representatif, juga suasana pegunungan dengan udara yang sejuk.

Sepuluh meter dari gedung pertemuan, kita dapat menemukan satu gazebo untuk tempat beristirahat sejenak setelah lelah berjalan dari depan tadi.  Tapi bila anda membawa sepeda motor, anda dapat mengendarainya hingga tempat ini, tentu saja menggunakan persnelling rendah, karena jalan yang cukup terjal dengan kemiringan yang cukup menyenangkan.

.

Pic. Gazebo

.

Selanjutnya, jalan menurun ke gardu pandang sudah dibuat anak tangga.  Sehingga dijamin Anda akan menyukainya dan akan asyik dengan kamera untuk mengabadikan pemandangan alam yang sangat indah ini.  Dibawah naungan berbagai jenis pohon rindang dan semak-semak yang berbunga indah, oranye, kuning, ungu, putih, khas semak-semak pegunungan.  Pula kicauan burung Prenjak bersahut-sahutan dengan burung Kutilang.  Nyanyian serangga Garengpung yang indah menandakan musim kemarau akan segera datang.

Begitu sampai di gardu pandang, Anda pasti akan takjub melihat pemandangan alam ciptaan Allah ini.  Perbukitan di seberang sana dan tempat anda berpijak, dipisahkan oleh aliran Sungai Oya yang berliku berkelok indah sekali.  Bak ular yang sangat panjang.  Perkampungan di kaki bukit di bawah sana tampak dihubungkan oleh satu jembatan gantung, yang biasa disbut sebagai Jembatan Benggong.

Pemandangan di sini dijamin bisa membuai anda.  Dipadu dengan hijaunya perbukitan dengan tebing – tebing karst disekeliling anda, lembah Sungai Oya, dan semilirnya angin.  Pula bunga-bunga semak liar menyempurnakan petualangan anda di sini.  Hanya saja, anda sebaiknya membawa cukup bekal minum bila tak ingin dehidrasi, dan membawa bekal makanan bila anda suka ngemil.  Karena di sekitar gardu pandang ini tak ada yang jualan makanan/minuman.  Satu-satunya kantin telah anda lewati sebelum kandang rusa tadi.

Bila anda mau bertahan sampai senja tiba, pemandangan alam yang disuguhkan akan membuat anda ternganga.  Langit senja sempurna dengan perpaduan warna jingga dan biru menemani terbenamnya matahari, diiringi suara adzan dari masjid kampung di bawah sana.

.

136629740138332793

memandang alam dari atas bukit…(pic:dok.pri)

.

Selain itu Kebun Buah Mangunan ini menjadi lokasi downhill yang sangat cocok bagi pehobi sepeda ekstrim ini.

.

13662976492140365804

nge-downhill yukk…(pic:dokumennya sari)

.

Pulangnya, anda bisa melanjutkan wisata kuliner di wilayah Jejeran, Wonokromo, Pleret Bantul yang terkenal dengan sate klathaknya yang khas.

Nah, tunggu apalagi? Kesana yuk…!  Wisata menyenangkan dan menyegarkan, tak melulu mahal kan?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 12 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 14 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 15 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 16 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 13 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 13 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 13 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 14 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 15 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: