Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Ibnu Zamratul Iman

Hanya manusia biasa :D - I'm Traveler

Great Wall of Koto Gadang: Tempat Indah Lainnya di Bukittinggi

HL | 05 May 2013 | 00:54 Dibaca: 1482   Komentar: 16   3

Bukittinggi, sebuah kota kecil berpenduduk sekitar 110.954 jiwa yang sejuk yang ada di provinsi Sumatera Barat. Bukittinggi sebelumnya disebut dengan Fort de Kock dan dahulunya dijuluki dengan Parijs van Sumatra. Kesan yang timbul pertama kali ketika orang mendengar daerah ini yang pasti adalah kesejukannya serta ikon kota kecil tersebut yaitu Jam Gadang. Itulah gambaran tentang Bukittinggi.

Selama ini wisatawan yang ke Bukittinggi hanya ditawarkan Jam Gadang, Panorama Ngarai Sianok dan juga Lobang Jepang. Namun kali ini saya tidak membahas tempat-tempat itu. Tetapi tempat wisata yang baru saja diresmikan beberapa bulan yang lalu oleh Bapak Menkominfo, Tifatul Sembiring yang kampungnya juga dari sini. Iya, Great Wall of Koto Gadang atau dulu disebut dengan Jenjang 1000. Jenjang yang terletak antara Kota Bukittinggi dan Koto Gadang, Kabupaten Agam.

1367688355168638826

Pemandangan Ngarai Sianok dari Koto Gadang (dok. IZI)

Iya, Inilah Great Wall-nya Indonesia. Meski tak sama seperti Great Wall of China yang menurut penelitian arkeologi terbaru panjangnya sekitar 21.100 km, namun pengalaman menapaki Janjang Koto Gadang ini sudah cukup membuat napas ngos-ngosan dan membuat jantung bekerja lebih keras.

Capek? Tenang, ketika sudah sampai di anak tangga paling atas, semua rasa lelah yang terasa terbayar dengan pemandangan hijau yang tersaji dengan indahnya. Kita bisa melihat taman kota di Jl. Panorama, tempat kita biasa memandangi Ngarai Sianok dari arah Bukittinggi.

1367689030532232065

Another Angle (dok. IZI)

Untuk kesana cukup berkendara ke Koto Gadang. Melalui rumah-rumah penduduk. Dari jalan yang dilalui sudah terlihat pintu masuk ke Janjang Koto Gadang. Untuk masuk tidak dipungut biaya, untuk yang membawa kendaraan sendiri cukup membayar parkir.

Jalan pertama yang dilalui yaitu menuruni tangga. Jarak beberapa ratus meter, ada jembatan gantung yang hanya boleh dilalui oleh maksimal 10 orang. Sore itu pengunjung lumayan rame. Saya hanya berjalan sampai jembatan gantung tidak sampai ke pintu masuk satunya lagi.

13676892431986641292

Gak lupa diabadiin -padahal ntar pulang kampung kesini lagi :D - (dok. IZI)

Dari sini tentu saja terlihat pemandangan Ngarai Sianok yang hijau membentang luas. Tak lupa beberapa spot yang menarik untuk diabadikan.

1367689467777771741

Diresmikan oleh Menkominfo (dok. IZI)

Berminat untuk ke Great Wall-nya Indonesia? Cukup siapkan tenaga dan kaki saja buat menapaki ratusan atau mungkin benar-benar seribu janjang, hehe.. dan jangan lupa kamera :D

13676897051341642050

Koto Gadang, akses ke Great Wall of Koto Gadang (dok. IZI)

Salam UG

Nama : Ibnu Zamratul Iman

Kelas : 1IA15

NPM : 53412533

Tema : Manusia dan Keindahan


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Gaharu di Hutan Perbatasan …

Dodi Mawardi | | 29 November 2014 | 11:18

Jokowi Tegas Soal Ilegal Fishing, …

Sahroha Lumbanraja | | 29 November 2014 | 12:10

Menjadikan Produk Litbang Tuan Rumah di …

Ben Baharuddin Nur | | 29 November 2014 | 13:02

Kartu Kredit: Perlu atau Tidak? …

Wahyu Indra Sukma | | 29 November 2014 | 05:44

Ikuti Blog Competition ā€¯Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Ibu Vicky Prasetyo Ancam Telanjang di …

Arief Firhanusa | 5 jam lalu

Pak Jokowi, Dimanakah Kini “Politik …

Rahmad Agus Koto | 6 jam lalu

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 8 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 9 jam lalu

SBY Mulai Iri Kepada Presiden Jokowi? …

Jimmy Haryanto | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Festival Payung Indonesia Pertama, …

Indria Salim | 8 jam lalu

Bangun Indonesia dari Desa, Belajar dari …

Gapey Sandy | 8 jam lalu

Semurni Kasih Ibu …

Suci Handayani | 8 jam lalu

yang Muda ? Mbangun Desa!!! yang Tua? …

Kang Isrodin | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa: Saat Reaksi Fusi antara …

Hari Akbar Muharam ... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: