Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Gunawan Cavalera

Blogger pemula yang ingin banyak belajar

Wisata Bandung

OPINI | 08 May 2013 | 16:42 Dibaca: 419   Komentar: 0   0

Wisata Bandung? Mungkin pertanyaan itu diganti dengan pernyataan saja sekalian. ‘Apa yang ada di Bandung belum tentu ada di kota lain’. Ungkapan ini sangat tepat. Mau wisata pendidikan, ITB sudah cukup memberikan limpahan ilmu bagi yang ingin berkunjung ke kampus nan asri dengan aktivitas para penuntut ilmu yang begitu beragam. Mau wisata religi, Masjid Salman dan pesantren-pesantren yang dikelola oleh para kyai mumpuni juga banyak bertebaran di Bandung.

Bahkan wisata seks yang diharamkan itu pun marak di kota ini. Jangan ditanya gadis-gadis dan pemuda yang menjajakan jiwa dan raga mereka kepada seks dan kesenangan duniawi lainnya. Mereka bahkan mempunyai koodinator dengan kode yang berbeda-beda. Mereka bisa dibooking dengan cukup menghubungi para koodinator itu. Kualitas yang mereka tawarkan luar biasa. Mereka tampak cantik dan menawan karena memang wisata satu ini ditunggangi oleh setan yang mampu membuat orang terlena.

Ya, setidaknya Anda membutuhkan waktu beberapa hari untuk bisa menjelajahi dan menikmati beragam suguhan wisata Bandung ini. Mulai dari Bandung Kota, Bandung Utara, Bandung Timur, Bandung Selatan, hingga Bandung Barat, semuanya siap memanjakan Anda dengan objek wisatanya masing masing. Jangan heran kalau banyak orang yang balik lagi ke Bandung setiap liburan. Hal ini karena mereka ingin mencicipi jenis wisata lainnya.

Wisata kreatif juga ada di sini. Bagi yang ingin melakukan studi banding sebelum membuka usaha kecil atau usaha menengah, para pebisnis Bandung ini tidak sungkan berbagi ilmu. Lihatlah bisnis distro, factory outlet, bisnis beragam jenis pakaian, aneka makanan khas Bandung yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia, dan bisnis pembuatan tas, sepatu, jaket dari kulit, semua ada di Kota Paris Van Java ini.

Bandung memang luar biasa dengan beragam manusia yang tak pernah kehilangan selera untuk terus berkreasi. Para agen penulisan juga banyak bertebaran di kota ini. Kota Bandung seolah diberkahi dengan para penghuninya yang cerdas dan tidak mau hanya tinggal diam dalam melihat keadaan di sekitarnya. Kota ini bahkan sempat beberapa tahun menjadi kiblat wisata religi. Saat nama Aa Gym masih tenar, miliaran rupiah bisa diraup oleh orang-orang yang berjibaku dengan wisata ini. Penginapan dan bisnis penjualan barang-barang souvenir begitu marak. Tetapi memang takdir berkata lain.

Aa Gym menikah lagi dan pamornya meredup. Seiring meredupnya pamor Aa Gym, bisnis yang berkaitan dengan namanya pun ikut tenggelam. Walaupun kini mereka telah bangkit lagi, diawal-awal kejadian kemunduran itu, para pemilik usaha itu ikut merasakan susahnya ketika harus kehilangan sumber pendapatan yang cukup banyak. Apapun itu, hidup memang harus terus berjalan dan tidak boleh berhenti usaha hanya karena tersandung sedikit. Masyarakat Bandung bukanlah orang-orang yang mudah menyerah.

Sebanyak itukah tempat wisata yang ada di kota Bandung??Ya, sebanyak itu. Untuk mengobati rasa penasaran Anda, berikut akan penulis tampilkan beberapa tempat wisata Bandung yang dimiliki masing-masing wilayahnya. Jangan terkaget-kaget. Biasa saja. Cukup sediakan waktu, energi, dan dana. Lalu, angkat koper atau ransel dan kunjungilah Kota Bandung yang cantik dengan taman yang indah dan hawa yang sejuk.
Tempat Wisata Bandung Kota

Dalam Kota Bandung, para wisatawan akan dimanjakan dengan beragam tempat yang menawarkan kekhasannya masing-masing. Sebut saja, Museum Geologi Bandung di Jl. Diponegoro. Datanglah ke tempat ini, berbagai benda-benda peninggalan sejarah, mulai dari persenjataan perang zaman kemerdekaan hingga kerangka dinosaurus terdapat di sini. Banyaklah bertanya tentang beragam koleksi itu kepada para petugas museum.

Mereka pasti dengan senang hati akan menerangkan semua itu. Kalau mempunyai uang lebih, berilah tips sekedarnya sekira Rp 10 ribu atau Rp 20 ribu. Mereka memang tidak mengharapkan apa-apa karena memang telah menjadi tugasnya. Tetapi ilmu itu mahal dan pemberian tips itu sebagai bagian dari wujud rasa terima kasih. Selain Museum Geologi, ada juga Museum Sri Baduga di Jl. Lingkar Selatan. Koleksi yang paling diminati di museum ini adalah fosil manusia goa pawon. Di museum ini, para pelancong bisa mempelajari kehidupan masa lalu.

Walaupun ada pertentangan mengenai keberadaan manusia purba ini, mempelajari apa yang ada di museum ini bukanlah sesuatu yang sia-sia. Kalau selesai dari kedua museum itu, perjalanan bisa dilanjutkan ke Kebun binatang Bandung di Jl. Tamansari. Di tempat ini Anda bisa menemui berbagai macam koleksi hewan dari banyak daerah dan negara lain.

Kebun Binatang ini bertetangga dengan kampus ITB yang asri. Jadi kalau masih ingin menikmati suasana yang sejuk, setelah berjalan di Kebun Binatang yang memang tidak terlalu besar itu, berjalanlah sejenak ke arah gerbang ITB dan nikmatilah suasana yang ada di kampus para insinyur itu. Bila perlu, datangilah perpustakaan ITB yang cantik dan penuh dengan koleksi buku menawan.

Kalau lapar, para pedagang yang ada di luar gerbang ITB dekat Masjid Salman, bisa menjadi penghapus dahaga dan rasa lapar. Kantin Masjid salman juga menawarkan makanan yang tidak kalah lezat dengan harga yang terjangkau. Tetapi kantin ini akan tutup sementara ketika masuk waktu sholat. Jadi, para pengunjung harus menunggu sekira 15-20 menit sebelum kantin dan petugas kantin membuka kantin lagi. Yang ingin membeli pakaian, ada beberapa pedagang pakaian di dekat kantin tersebut. Harga pakaian cukup murah.

Dari Masjid Salman, berjalanlah sejenak sekira 1 km ke arah Timur. Maka jalan Dago yang terkenal itu ada di dekat situ. Sepanjang jalan Dago itu akan terlihat beberapa factory outlet dan toko sepatu serta sandal dengan ragam produk yang banyak. Kalau haus lagi, mampirlah ke tempat penjualan jus yang tidak sulit ditemukan di sana.

Dari Jalan Dago, lanjutkan perjalanan ke Taman Lalu Lintas di Jl. Sumetera. Di taman yang merupakan tempat bermainnya Ade Irma Suryani, anaknya A.H Nasution, yang tertembak oleh PKI ini Anda bisa mengajak Anak Anda bermain sekaligus mengenalkan rambu-rambu lalu lintas. Kalau masih kuat lanjutkan lagi perjalanan ke Pusat Factory Outlet di Jl. Riau. Di tempat ini Anda bisa menghabiskan uang untuk berbelanja kebutuhan fashion atau Belanja produk gaya hidup kontemporer dari desainer berbakat dengan harga terjangkau!
Tempat Wisata Bandung Utara

Apa saja yang ada di tempat ini? Pertama, ada Pemandian Air Panas, Ciater. Di tempat ini, Anda bisa relaks dan memanjakan diri Anda dengan berenda di kolam pemandian air panas. Tangkuban Parahu di Lembang.  Di tempat ini Anda bisa menikmati betapa indahnya pemandangan kawah gunung yang memiliki cerita legenda. Curug Omas di Maribaya. Di sini Anda bisa menikmati pemandangan alam pegunungan lengkap dengan air terjunnya yang indah. The Ranch di Lembang. Ingin merasakan gaya hidup para koboy d Amerika sana? Datang saja ke objek wisata kuda ini.
Wisata Bandung Timur

Masih ada waktu atau ingin datang lagi lain waktu? Bandung Timur menawarkan Saung Angklung Udjo di Padasuka. Di tempat ini Penting, Panas, Perlu dan Seruu banget. Curug Cinulang di Cicalengka. Di tempat ini Anda bisa menikmati pemandangan curug lengkap dengan suguhan bandrek hangatnya. Caringin Tilu di kaki Gunung Manglayang. Di sini Anda bisa menikmati pemandangan gunung dengan view kota Bandung.
Wisata Bandung Selatan dan Bandung Barat

Bagaimana dengan wilayah Bandung Selatan dan bandung Barat? Ada Daerah Ciwidey. Di tempat ini banyak terdapat tempat wisata, mulai dari pegunungan, pemandian air panas, kawah putih Gunung Patuha, dan lainnya. Kawah Kamojang di Paseh Majalaya. Seperti di daerah berkawah lainnya, di tempat ini pun kita bisa menikmati suguhan keindahan khas pegunungan berkawah.

Sedangkan wisata Bandung Barat, pengunjung akan menikmati beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi di wilayah ini, di antaranya:

Puspa Iptek Kota Baru Parahyangan di Padalarang.
Perbukitan Kapur Citatah
Guwa Pawon, Margahayuland
Waduk Saguling, dan berbagai objek wisata menarik lainnya.

Menjelajah Wisata Bandung

Bandung dikenal sebagai kota yang memiliki beragam kekayaan alam. Bandung memang tak memiliki pantai, tapi di kota ini, tepatnya di ujung kota bagian utara dan selatan pemandangan pegunungan dan kawah akan memanjakan setiap pengunjung atau wisatawan yang datang berkunjung.

Udara sejuk khas pegunungan akan dirasakan pengunjung yang datang ke berbagai objek wisata Bandung utara dan selatan ini. salah satu pemandangan menarik yang bisa pengunjung nikmati adalah kawah. Selain menikmati pemandangan kawah ini, pengunjung pun bisa sekalian mentafakuri kebesaran tuhan.

Objek Wisata Bandung Utara

Daerah wisata Bandung utara memiliki beberapa sentra wisata, seperti Tangkuban Perahu, pemandian air panas Ciater, Curug Omas, Curug Panganten, Curug Cimahi, kebun bunga Cihideung, dan Dago pakar. Semua objek wisata tersebut bisa dinikmati sebagai pengisi waktu senggang atau liburan Anda.

Jika berbicara mengenai objek wisata Bandung Utara yang berbasis kawah, maka Gunung Tangkuban Perahu adalah tempat yang akan banyak dibicarakan. Ya, Gunung Tangkuban Perahu memang menjadi tujuan wisata pengunjung yang hendak melihat dan menikmati pemandangan gunung berkawah.

Pengunjung yang memasuki area objek wisata ini akan langsung disuguhi dengan aroma belerang yang menusuk hidung. Aroma belerang-belerang itu dikeluarkan oleh tiga kawah utama yang berada di Tangkuban Perahu, yakni Kawah Upas, Kawah Ratu, dan Kawah Domas.

Keindahan pemandangan di tempat ini kerap dipilih pasangan yang hendah membuat foto pre wedding. Selain itu, banyak pula sutradara lokal yang memanfaatkan “service” pemandangan alam Gunung Tangkuban  Perahu sebagai “pemeran pembantu” setiap film yang mereka buat.
Objek Wisata Bandung Selatan

Ternyata, pemandangan pegunungan berkawah tak hanya bisa dinikmati di ujung bagian utara Kota Bandung saja. Ujung selatan Bandung pun memiliki pemandangan serupa dengan yang terdapat di Utara. Adalah rangkaian Gunung Patuha di Ciwidey, lebih tepatnya Kawah Putih, yang menjadi objek wisata Bandung selatan yang berbasis kawah.

Di sini pengunjung akan dimanjakan dengan suguhan pasir putih di atas pegunungan dengan kolam berwarna hijau -akibat kandungan belerang yang tinggi- di tengahnya. Seungguh sebuah pemandangan yang sangat kontras dan jarang sekali dijumpai di tempat lain. Udara di sini sangat dingin, sehingga pengunjung yang hendak berkunjung hendaknya memakai pakaian yang cukup tebal.

Sama halnya dengan Gunung Tangkuban Perahu di Bandung Utara sana, Kawah Putih pun kerap dijadikan sebagai tempat pemotretan pre wedding pasangan muda dan tempat shooting film lokal bertema cinta.

Penasaran dengan pemandangan kawah di ujung utara dan selatan Kota Bandung? Segera atur jadwal week end Anda bersama keluarga atau rekan kerja dan jangan pernah ragu memasukan kedua tempat ini sebagai tujuan wisata Anda. Selamat berwisata jangan lupa membawa Korek Api Gas Fighter Indonesia serta Ultrabook terbaru agar anda tidak bosan di malam hari, itupun jika anda bermalam. salam Blogger indonesia

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 7 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 11 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Jokowi Tak Pernah Janji Rampingkan Kabinet …

Felix | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Persembahan untukmu Gus…. …

Puji Anto | 8 jam lalu

Omne Trium Perfectum dan Tri-PAR …

Sam Arnold | 8 jam lalu

Saat R-25 Menjawab Hasrat Pria …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 9 jam lalu

Sombong Kali Kau …

Ian Ninda | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: