Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Munir A.s

Menulis adalah cara kami dari seberang Timur meraba-2 separoh dinamika di negeri ini. Anak pesisir selengkapnya

Baranusa, Pesona Panorama, dan Kuliner Unik

HL | 19 May 2013 | 12:28 Dibaca: 545   Komentar: 2   3

1368940699351170720

Teluk Baranusa yang mempesonakan (doc munir)

Baranusa adalah nama dari sebuah desa yang ada di pulau Pantar Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di balik keterisolirannya, Baranusa menyimpan sejuta pesona alam dan kuliner khas yang menakjubkan.

Baranusa letaknya persis di bawah gunung delaki dan Nambila. Desa ini letaknya di pesisir. penguni desa ini -/+ 7000 jiwa. Rata-rata masyarakat di desa ini berpenghasilan sebagai petani dan nelayan. Karena bertani di desa Baranusa adalah dengan berladang (panen setahun sekali), maka pasca musim panen, yang berprofesi sebagai petani pun turun laut mengais rejeki untuk menghidupi keluarga.

Konon “Baranusa” berasal dari dua kata, “bara dan nusa”. Bara artinya api/bara api, dan nusa artinya pulau. Atau jika digabung jadi Baranusa. Tapi saya tak begitu yakin dengan arti Baranusia yang demikian, karena basis filosofinya belum mendapatkan penguatan secara akademik.

Dari letaknya yang dikelilingi oleh gunung Delaki dan Nambila, Baranusa terlihat eksotis. Belum lagi teluk berliuk yang menjorok masuk membelah Pulau Kura dan Baranusa, semakin menambah pesona Baranusa.

1368940930791213111

Aktivitas nelayan dan masyarakat di teluk Baranusa (doc. Munir)

Eksotisme Baranusa, akan semakin memanjakan mata, bila di pagi hari dan menjelang sore. Dikedua waktu itu, hilir mudik nelayan dan masyarakat yang menggunakan trasnportasi perahu, baris berjejeran dengan ayunan dayung yang memecahkan teduhnya teluk Baranusa dipagi dan sore hari.

Dipagi hari biasanya jejeran perahu itu adalah pelajar dari Pulau Kura yang hendak ke sekolah, dan juga pedagang atau masyarakat Pulau Kura yang hendak berdagang ke Baranusa. Begitu pun nelayan dan petani yang hilir mudik dengan perahu kecil atau biasa disebut tena.

Tak kalah ramainya adalah ketika kapal masuk dan keluar dari dermaga Baranusa. Di dermaga Baranusa, tak saja diramaikan hilir mudik penumpang yang hendak ke Kalabahi (Ibukota Kabupaten Alor-NTT), atau yang transit dari Flores, tapi juga berjubel panganan khas Baranusa dan hasil petani dan nelayan Baranusa yang dijajakan di dermaga.

Ada kaleso, cucur, jawada, wata gae dan kenari dan ragam kuliner khas lainnya yang dijajakan para ibu-ibu. Kaleso misalnya, panganan satu ini memang sudah sangat populer. Biasanya kaleso dimakan pada hari-hari besar Islam. Tapi kini sudah ramai dijajakan di dermaga.

Makan kaleso biasanya dipadukan dengan ikan tembang goreng balik tomat. Gurihnya kaleso dari beras merah yang ditumis dengan aneka bumbu dan dibungkus dengan daun gewang atau daun kelapa, semakin komplit dan saling memadu, bila dimakan dengan lauk ikan tembang goreng balik tomat. Kedua pasangan makanan ini sudah seperti saling jodoh di Baranusa.

13689411641976326446

Aneka ikan yang dijajakan di sepanjang dermaga Baranusa (munir.doc)

Kalau ke Baranusa tak lengkap rasanya kalau belum makan kaleso dan oleh-oleh jawada atau wata gae. Jawada ini dibuat dari tepung beras dan gula air yang digoreng dengan bentukan unik hasil kreasi ibu-ibu Baranusa. Struktur kuenya apik, seperti anyaman yang rapih. Rasanya renyah. Tapi lebih pas bila sudah dingin dan dimakan saat sarapan dengan teh manis panas atau kopi tubruk.

Begitu juga wata gae atau jagung titi (emping jagung). Panganan Baranusa yang satu ini cara buatnya unik. Jagung digoreng dengan periuk tanah, dan ketika sudah menguning, dengan tangan telanjang jagung diambil lalu diletakkan di atas batu dan dititi hingga pelat. Jadilah wata gae.

Biasanya watage dimakan campur kenari (sejenis kacang-kacangan). Atau jika tidak, wata gae dicampur dengan air kelapa dan isinya. Wata gae direndam ke dalam air kelapa dan isinya hingga lunak. Setelah itu bisa disantap. Rasanya gurih, manis dan bisa membuat anda kenyang dalam waktu lama.

Tak hanya itu, di dermaga Baranusa juga menjajakan aneka ikan hasil tengakapan nelayan. Mulai dari ikan kering, ikan asap dan ikan-ikan yang masih segar. Tinggal dipilih saja berdasarkan selera anda. Belum lagi aneka kerang-kerangan yang dijual di sepanjang dermaga.

Untuk ke Baranusa rasanya tidak terlalu rumit. Bila dari Jakarta, anda harus dua kali naik pesawat. Dari Jakarta menuju Bandara Eltrai Kupang-NTT. Setelah itu anda bisa lanjutkan penerbangan dari bandara Eltarai Kupang menuju Kabupaten Alor. Sekitar 45 menit anda sudah mendarat di Alor/Kalabahi. Setiba di Kalabahi, untuk ke Baranusa anda bisa menggunakan kapal feri atau perahu motor. Untuk ke Baranusa dari dermaga Kalabahi, memakan waktu perjalanan kira-kira 4-5 jam. Penasaran? Silahkan coba. []

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kyai Jumairi dan Pengobatan Orang Stress …

Junanto Herdiawan | | 15 September 2014 | 21:54

Wisata Murah Meriah di Pinggir Ibukota …

Agung Han | | 16 September 2014 | 03:59

Asuransi Kesehatan Komersial Berbeda dengan …

Ariyani Na | | 15 September 2014 | 22:51

Awas Pake Sepatu/Tas Import kena …

Ifani | | 16 September 2014 | 06:55

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14


TRENDING ARTICLES

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 4 jam lalu

RUU Pilkada: Jebakan Betmen SBY buat Jokowi, …

Giri Lumakto | 10 jam lalu

Timnas U-23 Pimpin Grup E Asian Games …

Abd. Ghofar Al Amin | 11 jam lalu

Festival Film Bandung, SCTV, dan Deddy …

Panjaitan Johanes | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Aceh Semakin Terpuruk …

Jeffry Watumena | 7 jam lalu

Safe Area Goradze: Sebuah Komik Tentang …

Achmad Hidayat | 8 jam lalu

Benarkah Menara Saidah Miring? …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Wahai Guru Indonesia, Tidak Semua Hal di …

Vera Wati | 8 jam lalu

Jika (Calon) Istri Menyembunyikan Status …

Syaiful W. Harahap | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: