Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Bayu Segara

08988900393 nomor saya. Kalau ada keperluan silahkan dihubungi. Mo ngasih kerjaan atau bisnisan :)

Wisata Desa di Garut

REP | 24 May 2013 | 10:22 Dibaca: 582   Komentar: 4   4

Bayangkan, ketika pagi tiba. Udara dingin mencucuk kulit. Secangkir kopi hitam pekat dihidangkan selesai sholat subuh. Menjelang matahari terbit, kita berjalan ke sumber mata air untuk mandi dan menikmati segarnya nafas alam sambil melihat-lihat suasana dusun yang asri.

13690278721237437069

Beres mandi pastinya anda lapar dan ingin makan. Eh ternyata di meja sudah tersedia makanan. Menunya nasi hangat pulen, goreng jengkol, ikan asin, tumis kangkung, sayur kacang merah yang sangat kental, kerupuk er’o, karedok leunca, ikan nilem dan masakan kampung lainnya. Sambelnya tinggal pilih, sambel terasi, sambel tomat goreng, sambel kacang, sambel goang atau sambel cibiuk. Dan pastinya lalapan yang tidak boleh terlupakan, orang sunda mana lupa sih yang kayak begini. Airnya teh pahit atau teh manis. Pastinya menggugah selera anda yang sudah bosan makan makanan kota.

Beres sarapan, kita jalan-jalan. Siapin kamera, untuk merekam keindahan alam kota Garut. Ada beberapa tujuan yang bisa dikunjungi.

Pertama, Situ Cangkuang. Sebuah tempat yang wajib dikunjungi jika wisatawan datang ke Garut. Selain karena tempatnya yang indah, situ Cangkuang ini letaknya berada di pintu masuk kota Garut. Jelasnya, jika anda mau ke Garut kota, anda mesti melewati daerah ini yang masuk ke dalam kecamatan Leles.

Beres berakit-rakit melintasi situ, melihat candi yang cuma satu-satunya di jawa barat dan mengamati rumah-rumah zaman dahulu yang tidak pernah bertambah apalagi berkurang di lokasi candi kita berangkat ke Situ Bagendit setelah makan siang.

http://bandung.panduanwisata.com/wisata-di-situ-bagendit-garut/

Beres dari Bagendit, kita ziarah ke makam wali penyebar agama islam di Garut yaitu Syekh Jafar Sidik. Setelah dari kuburan beliau, kita mengunjungi sebuah masjid yang sangat tua. Mungkin yang tertua di garut. Masjid ini peninggalan dari Syekh Jafar Sidik. Silahkan amati bangunannya, amati tiang-tiang yang terbuat dari kayu yang sampai sekarang masih bertahan setelah berabad-abad lamanya.

136936142511426652041369361733626101347

13693618691324622128

Pondasi Mesjid

Kalau tidak capek, yuk mari kita berangkat ke Cipanas sorenya. Di sini kita bisa berendam di air panas sepuasnya. Banyak tersedia kolam-kolam air panas, tinggal pilih sesuai selera dan isi kantong tentunya.

http://mulihkagarut.files.wordpress.com/2011/01/2-0-taman-air-sabda-alam.jpg

http://mulihkagarut.files.wordpress.com/2011/01/2-0-taman-air-sabda-alam.jpg

Hari kedua tiba, kita lanjut ke arah selatan Garut. Tujuannya adalah pantai Santolo. Sekalian lewat, kita bisa berkunjung ke Gunung Papandayan terlebih dahulu.

http://www.stormchaser.ca/Volcanoes/Papandayan/Papandayan_01.JPG

http://www.stormchaser.ca/Volcanoes/Papandayan/Papandayan_01.JPG

Beres dari sana, siap-siap melihat keindahan Garut seutuhnya. Anda akan melihat perkebunan teh, Gunung Gelap dengan jalan yang berkelok-keloknya dan yang paling manteb untuk bersenang-senang adalah pantai Santolo.

http://garutselatanonline.com/wp-content/uploads/2013/04/santolo.jpg

http://garutselatanonline.com/wp-content/uploads/2013/04/santolo.jpg

Bagaimana, menarik bukan. Tempat yang indah buat tamasya, berlibur, mencari inspirasi, pemotretan, syuting film dan mengenal budaya Garut. Atau kalau zaman sekarang lagi trend prewedding, mungkin anda bisa mencari lokasi yang pas di sini. Terakhir, mungkin anda tidak punya kampung untuk mudik kalau lebaran dan ingin merasakan mudik, kesinilah anda bisa berkunjung.

Tertarik hubungi saya di 08988900393.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 7 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 11 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 13 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 10 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Arif Rahman | 11 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 11 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: