Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Tri Lokon

menyukai fotografi, traveling, sastra, kuliner, menulis, dan wisata

Penjaga Pantai, di Manakah Kau Berada?

REP | 28 May 2013 | 07:53 Dibaca: 347   Komentar: 3   0

13697019281543384605

Indahnya Pantai, Masih Diserbu Wisatawan (tri_lokon)

Objek Wisata Pantai Kawis, Desa Tulap, Kecamatan Kombi Minahasa mendadak menjadi pembicaraan ramai terkait dengan kejadian tragis yang menewaskan sembilan remaja SMP/SMA asal Liningaan dan Ranowangko Tondano Timur, Sabtu (25/5), sekitar pukul 15.00 wita.

Isak tangis ribuan pelayat mengiringi pemakaman 9 remaja korban yang masih pelajar SMP dan SMA. Ibadah pemakaman diselenggarakan di Gereja Sentrum Tondano di pusat kota (27/5).Ke 9 korban adalah Pingkan Mentu, Noni Rarung, Valdo Surentu, Sherina Onggeleng, Rezky Chandra Walangitan, Gabriela Surentu, Dandry Wuisang, Anggie Tengkel, dan Geronimo Mailantang.

Pantai Kawis persisnya berada di jalan lingkar Selatan Pantai Timur, Minahasa. Di jalur ini terdapat pantai Mangket, Bulo, Kolongan, Kombi, Ranowangko, Toluan, Kawis, Kora-kora, Parentek, dan Lembean. Menurut Kadis Pariwisata Minahasa, Fransiskus Maindoka, tidak semua pantai dikelola oleh Pemerintah melainkan oleh perorangan dan pengusaha. Pantai di Tombariri dan Langowan saja yang dikelola oleh Pemda.

“Itulah salah satu sebab, mengapa pantai-pantai itu terkesan tak terurus dengan profesional. Karena itu, kami mengajukan usul agar seluruh objek wisata pantai, termasuk juga di Pantai di jalan Lingkar Utara, seperti Pantai Tasik, Mangatasik, Kalayse, Malalayang, disiapkan penjaga Pantai. Untuk penjaga pantai bisa diambilkan dari Satpol PP setempat, sebelum ada koordinasi resmi” kata Bupati Minahasa, Drs, jantje Wowiling Sajow, pada saat hadiri ibadah pemakaman di Gereja Sentrum, Tondano.

Niat baik Pemda Minahasa untuk menyediakan penjaga pantai, menyejukkan hati semua pihak meski masih dilanda duka yang mendalam atas kejadian tragis.

Semoga niat baik Pemda Minahasa ini juga diikuti oleh pemda-pemda seluruh Indonesia karena negara kita ini hampir semua objek wisatanya berupa keindalam alam pantai dan laut. Tak hanya itu, diharapkan ada kesadaran masyarakat, pengusaha, pengelola objek wisata pantai saling menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan. Untuk itu, di setiap objek wisata tersedia dan disediakan peralatan dan perlengkapan keselamatan berstandard Nasional International.

Our priority SAFETY and You priority SAFETY.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Koran Indonesia Diberitakan di Media Korea …

Fardelyn Hacky | | 26 March 2015 | 14:35

“Saya Roda Dua, Situ Roda Empat!” [Atau …

Felix | | 27 March 2015 | 08:37

[SURABAYA] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:27

Bebas Visa Bagi 30 Negara, Mengapa? …

Didut Iskandar | | 27 March 2015 | 06:06

Melamar Sebagai Penyiar Radio Hanya Modal …

Lastboy T | | 26 March 2015 | 22:06


TRENDING ARTICLES

Komjen Badrodin Haiti dan Jilbab …

Susy Haryawan | 4 jam lalu

Timnas U-23 Rasa U-19: Terlalu Cepat …

Irwan Rinaldi Sikum... | 5 jam lalu

Ngomong Bajingan Saut Situmorang Ditangkap, …

Rullysyah | 6 jam lalu

Lawan! Artikel, Media, dan Mahasiswa Sampah! …

Hanny Setiawan | 10 jam lalu

Co-Pilot Bunuh Diri, Inilah Penyebab …

Della Anna | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: