Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Tri Lokon

menyukai fotografi, traveling, sastra, kuliner, menulis, dan wisata

Penjaga Pantai, di Manakah Kau Berada?

REP | 28 May 2013 | 07:53 Dibaca: 339   Komentar: 3   0

13697019281543384605

Indahnya Pantai, Masih Diserbu Wisatawan (tri_lokon)

Objek Wisata Pantai Kawis, Desa Tulap, Kecamatan Kombi Minahasa mendadak menjadi pembicaraan ramai terkait dengan kejadian tragis yang menewaskan sembilan remaja SMP/SMA asal Liningaan dan Ranowangko Tondano Timur, Sabtu (25/5), sekitar pukul 15.00 wita.

Isak tangis ribuan pelayat mengiringi pemakaman 9 remaja korban yang masih pelajar SMP dan SMA. Ibadah pemakaman diselenggarakan di Gereja Sentrum Tondano di pusat kota (27/5).Ke 9 korban adalah Pingkan Mentu, Noni Rarung, Valdo Surentu, Sherina Onggeleng, Rezky Chandra Walangitan, Gabriela Surentu, Dandry Wuisang, Anggie Tengkel, dan Geronimo Mailantang.

Pantai Kawis persisnya berada di jalan lingkar Selatan Pantai Timur, Minahasa. Di jalur ini terdapat pantai Mangket, Bulo, Kolongan, Kombi, Ranowangko, Toluan, Kawis, Kora-kora, Parentek, dan Lembean. Menurut Kadis Pariwisata Minahasa, Fransiskus Maindoka, tidak semua pantai dikelola oleh Pemerintah melainkan oleh perorangan dan pengusaha. Pantai di Tombariri dan Langowan saja yang dikelola oleh Pemda.

“Itulah salah satu sebab, mengapa pantai-pantai itu terkesan tak terurus dengan profesional. Karena itu, kami mengajukan usul agar seluruh objek wisata pantai, termasuk juga di Pantai di jalan Lingkar Utara, seperti Pantai Tasik, Mangatasik, Kalayse, Malalayang, disiapkan penjaga Pantai. Untuk penjaga pantai bisa diambilkan dari Satpol PP setempat, sebelum ada koordinasi resmi” kata Bupati Minahasa, Drs, jantje Wowiling Sajow, pada saat hadiri ibadah pemakaman di Gereja Sentrum, Tondano.

Niat baik Pemda Minahasa untuk menyediakan penjaga pantai, menyejukkan hati semua pihak meski masih dilanda duka yang mendalam atas kejadian tragis.

Semoga niat baik Pemda Minahasa ini juga diikuti oleh pemda-pemda seluruh Indonesia karena negara kita ini hampir semua objek wisatanya berupa keindalam alam pantai dan laut. Tak hanya itu, diharapkan ada kesadaran masyarakat, pengusaha, pengelola objek wisata pantai saling menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan. Untuk itu, di setiap objek wisata tersedia dan disediakan peralatan dan perlengkapan keselamatan berstandard Nasional International.

Our priority SAFETY and You priority SAFETY.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Cak Lontong Kini Sudah Tidak Lucu Lagi …

Arief Firhanusa | 10 jam lalu

Asyiknya Acara Pernikahan di Jakarta (Bukan …

Irwan Rinaldi | 11 jam lalu

Matematika Itu Hasil atau Proses? …

Pical Gadi | 12 jam lalu

Usia 30 Batas Terbaik untuk Menjomblo? …

Ariyani Na | 12 jam lalu

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Phsycologhy Dangdut Pengaruhi Cara Pandang …

Asep Rizal | 8 jam lalu

“Triple Steps Solution” Upaya …

Hardiansyah Nur Sah... | 8 jam lalu

Every Children is Special …

Hardiansyah Nur Sah... | 8 jam lalu

Pemilik Bagasi Lost 500 Juta Rupiah Itu …

Irawan | 8 jam lalu

Habibi & Kakak vs Sentimentil Sang Guru …

Daniel Oslanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: