Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Christian Hadi Firmanto

“Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasat.” 17 Desember 1934 - cooler -

Misteri Gunung Cipanas, Cangkuang, Rancaekek Kab. Bandung

REP | 29 May 2013 | 10:29 Dibaca: 1737   Komentar: 2   2

Gunung Cipanas begitu para pemuda sana menyebutnya, kawasan perbukitan ini terletak di Kampung Gunung Panas RT 3 RW 3 Desa Cangkuang Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung. Sudah sejak lama tempat ini cukup terkenal dikalangan muda-mudi yang terletak di daerah Rancaekek-Cicalengka. Tempat untuk mencari hiburan ataupun ketenangan. Pemandangan yang disertai dua buah bukit dengan danau dan pesawahan ini cukup menarik, seolah-olah orang yang datang kesini adalah para pendaki gunung atau traveler.

13697980131585582941

Para muda-mudi banyak bergerombol atau bahkan hanya berdua datang ke daerah gunung panas ini. Ada yang pacaran dan yang hanya menikmati pemandangan saja. Beberapa orang muda-mudi yang kesana biasanya hanya ingin melepas jenuh, menghirup udara segar dan mencari ide kreatif. Jika muda-mudi datang kesana untuk menaiki areal perbukitannya atau gunung panas, lain halnya dengan para pemancing. Di danau tersebut banyak sekali orang yang memancing ikan. Danau tersebut selain dijadikan areal pemancingan juga dijadikan sebagai tempat mencuci motor, mobil atau apapun. Bahkan ada juga yang suka berenang disana. Di areal persawahan tepat didekat gunung panas ini, anak-anak kecil selalu mendapatkan ikan sebesar 2 jari dan hampir tiap hari mereka berburu ikan di areal persawahan itu.

Disamping keceriaan dan kemanfaatan areal gunung panas tersebut, ternyata ada misteri dibalik  tersebut. Banyak korban jiwa yang hilang dan banyak pusaka berharga yang direnggut. Tapi sampai saat ini semua tetap dijaga keutuhannya walaupun beberapa hari yang lalu tempat tersebut sempat ditutup.

Pertama, penduduk setempat akan mengadakan lomba mincing dan para pesertanya setuju untuk melakukan pertandingan  tersebut di danau di areal gunung tersebut. Tempat sudah dibenahi dan berbagai atribut perlombaan sudah digelar. Ikan pun datang dan mulai dimasukkan. Para pemancing masing-masing melakukan aksinya. Orang yang mendapatkan ikan paling besar akan diberi hadiah sebuah motor. Semua pemancing sangat bersemangat. Satu persatu mulai mendapatkan ikan, ada yang mendapatkan yang kecil bahkan ada yang besar. Beberapa orang yang mendapatkan yang besar sudah merasa bangga karena dia yang akan menang tapi tepat sebelum perlombaan akan berakhir ada pemancing yang berasal dari luar wilayah tersebut mendapatkan seekor ikan yang lebih besar dua kali lipat dari sang pemancing sebelumnya. Panitia merasa heran, karena ikan yang dibelinya sebelumnya tidak ada yang sebesar itu. Walaupun ada perdebatan antara para pemancing, panitia memutuskan bahwa orang yang mendapatkan ikan paling besar adalah pemenangnya. Akhirnya pemancing tersebut mendapatkan hadiahnya sebuah motor. Entah kenapa beberapa hari setelah kejadian tersebut, sang pemenang meninggal dunia karena kecelakaan motor.

Kedua, para pemuda penduduk sana terkadang suka berenang disana. Mereka bahkan mengajak teman-teman sekolahnya untuk berenang disana. Beberapa kali berenang mereka menikmatinya. Sampai suatu hari ada anak muda yang tenggelam padahal menurut temannya pemuda tersebut sangat pintar berenang. Dikira bercanda, anak muda itu dibiarkan bahkan ditertawakan. Selang beberapa menit anak tersebut tak kunjung keluar. Karena kaget, teman-temannya langsung minta tolong. Para penduduk setempat berenang dan menyelam mencari anak muda tersebut namun tak kunjung ketemu. Bahkan sampai sekarang mayat anak tersebut tak pernah diketemukan.

Ketiga, seorang kernet truk yang sedang mencuci truk didaerah danau tersebut. Dia begitu seriusnya mencuci. Setelah selesai mencuci, ceritanya sang kernet truk tersebut menyalakan mesinnya. Entah kenapa ketika dia memasukkan perseneling kedepan truk itu selalu mundur kebelakang dan jika memasukkan perseneling kebelakang truk itu selalu maju kedepan. Karena bingung dia keluar dari truknya dan menelepon temannya untuk datang ke tempat dia mencuci truknya. Tak lama, entah ceroboh atau apa, truk itu maju terus masuk kedalam danau. Karena kaget sang kernet langsung mengejar truk. Tapi tenaganya tak cukup kuat untuk menahan beban truk tersebut. Dia pasrah dan truk itu tenggelam didalam danau tersebut. Cerita itu disampaikan pada majikannya. Dan majikannya menyuruh seseorang untuk menarik truk tersebut. Mobil-mobil penarik sudah hadir namun tetap saja percuma, karena truk tersebut tak diketemukan. Penyelaman sudah dilakukan dari pagi ampe sore selama beberapa hari. Sampai sekarang truk itu tak pernah diketemukan.

Keempat, Rancaekek mungkin terkenal dengan banjirnya diseputar area pabrik KAHATEX. Banjir bisa mencapai satu meter lebih jika hujan tak berhenti-berhenti. Beda halnya dengan danau disekitar gunung panas ini. Walaupun hujan besar dan tak berhenti-berhenti. Airnya tetap tak berubah, tak pernah meluap atau bahkan berkurang.

Kelima, areal persawahan. Jika musim kering atau musim panen tiba, sawah ini suka digunakan anak-anak disana untuk bermain bola. Tapi jika musim tanam, di areal persawahan itu selalu banyak ikan seukuran 2 jari dewasa padahal tak pernah ada yang memasukkannya. Karena banyaknya ikan ini banyak anak-anak yang tak pernah berhenti untuk mendapatkan ikan disana. Menurut mereka ikan disawah itu tak pernah habis jika sawahnya belum dipanen.

Keenam, Gunung panas, itu sering dijadikan tempat berpacaran disana. Muda-mudi silih berganti datang kesana membawa pasangannya. Ada yang Cuma ngobrol, ada yang Cuma berci**an, ada yang Cuma berpelukan bahkan ada juga yang Cuma marahan disana. Kadang mereka datang tidak hanya membawa 1 kekasih saja. Hari ini mereka membawa si A dan hari besok mereka membawa si B. selain berpacaran tempat ini juga digunakan anak-anak muda sana untuk melakukan aktifitas dari bermain sampai mabuk. Di daerah gunung ini ada tempat yang teduh , tempat yang cukup untuk kita beristirahat atau berteduh disaat hujan. Kenyamanan tempat ini tiada tara. Entah kenapa, anak muda-mudi sekarang banyak menggunakan hal lain selain pacaran disana. Selain berci**an mereka bahkan melakukan adegan film-film bl*e disana. Adegannya orang dewasa. Mereka tak takut ketahuan, atau bahkan tak takut dengan alam jin bahkan mungkin dengan tuhan. Hampir tiap hari selalu saja ada orang yang datang kesana berpacaran dan selalu orangnya berbeda. Tempat itu seolah menjadi syurga untuk mereka, jauh dari kungkungan orang tua, jauh dari masyarakat, dan menjadikan tempat itu sebagai dunia milik berdua. Dari mempera*ani sampai meng*amili sudah banyak korbannya disana. Para penduduk disana mungkin sedikit acuh karena memang tempat tersebut disinyalir sedikit angker. Apalagi para orang tua sang anak yang berada jauh diluar daerah tersebut, mereka pasti takkan bisa memperhatikan anak-anaknya sedang melakukan apa. Sesekali ada orang yang suka melewati jalan tersebut, dengan motor dengan mobil tapi menurut kesaksian beberapa orang, ketika melewati tempat tersebut seolah disana tak ada orang, Sepi bahkan suara yang lainpun tak terdengar. Terkadang juga ada sepasang mata merah yang memandang tajam dari areal pegunungan tersebut atau bayangan putih yang hilir mudik dari arah gunung tersebut. Iya walaupun terlihat ramai tapi gunung ini seperti dilindungi oleh sesuatu. Bahkan jika seseorang yang tidak disukai ini datang ke gunung ini, orang tersebut suka melihat sesuatu yang aneh. Ada orang yang mengikuti dari belakang, ada hawa panas dingin yang tiba-tiba berubah, atau jika pada malam hari dengan disoroti sebuah lampu terkadang ada dua sejoli yang sedang tertidur.

Ketujuh, pembangunan apartemen 5 lantai disekitar gunung tersebut. Apartemen itu mungkin indah, punya panorama yang bagus karena didepannya ada danau dan areal yang masih alami. Tapi baru saja pembangunan 2 lantai, beberapa dari buruh bangunan satu persatu meninggal dunia. Macam-macam ada yang jatuh dari lantai dua, ada yang terkena alat bangunan atau bahkan meninggal dirumahnya. Proyek apartemen ini sempat terhenti. Tak lama kemudian ketika proyek ini akan diteruskan dengan para buruh yang sebagian baru, buruh lama ada yang kesurupan mahluk halus. Ngakunya sih dia seorang kakek-kakek penguasa wilayah tersebut. Dia marah karena akses jalan ke gunung sudah dipagari karena proyek apartemen ini sehingga banyak yang jadi korban. Seharusnya menurut beliau akses ke gunung tersebut tak boleh ditutupi oleh apapun, biarkan semua orang bisa masuk dan keluar ke gunung, bahkan ke danau tersebut. Dan yang kedua pinta si kakek tersebut, dia minta agar pegawainya jangan hanya orang luar, karena penduduk daerah sini terlalu banyak penganggurannya. Sang RT yang melihat kejadian tersebut kemudian menyarankan pada sang mandor untuk melakukan apa yang diinginkan oleh si kakek tersebut. Setelah pagar dan bedeng dibongkar, dan beberapa buruh ditarik dari penduduk sekitar, pembangunan apartemen ini sudah hampir 95% sampai sekarang dan tak ada yang meninggal satupun.

Kedelapan, usut boleh usut. Di gunung ini banyak terjadi sesuatu kriminalitas yang tidak terkontrol. Banyak perkelahian sesama lelaki, banyak anak muda dan bahkan orang tua yang mabuk-mabukan. Banyak anak-anak sekolah yang menjadi korban film por*o. sehingga keperawanan mereka sudah tiada artinya lagi. Banyak para pemuda disana (Kabupaten bandung timur) adalah pengangguran yang tidak ada kerjaan dan mengikuti geng muda-muda. Yang kerjaannya hanya mabuk-mabukan, morotin uang, berkelahi dan main perempuan. Beberapa kisah pembunuhan disana, kebanyakan abg-abg dibawah 20 tahun yang dijajahi oleh para pemuda pengangguran diatas 20 tahun. Ada gadis yang diperkosa kemudian digorok sama parang, ada gadis yang sudah hamil minta tanggung jawab perutnya ditusuk, isi janinnya dikeluarin, ada penjaja sek komersil yang dadanya ditusuk dalam keadaan telanjang, ada laki-laki yang dipukuli sampai tak dikenali wajahnya, dan yang terakhir banyak gadis perawan yang digombali sehingga memberikan keperawanan mereka, dan setelah itu hampir tiap saat mereka ketagihan, jika tidak diberi mereka akan diancam akan dikasih tau sama teman-temannya kalo dia sudah ga perawan lagi atau bahkan dibunuh . Banyak gadis malang yang sekarang bersebaran dimana-mana karena disetu*uhi di gunung panas ini. Gunung ini benar-benar terasa panas, marah, emosi jika mendengar ceritanya, tapi jika anda berkunjung kesana gunung ini akan terasa amat dingin dan menenangkan serta membuat nyaman.

1369797988803238683

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Peternakan Nyamuk di Loka Litbang …

Nurlaila Yusuf | | 18 December 2014 | 14:47

Bunga KPR Turun, Saatnya Beli Rumah? …

Rizky Febriana | | 18 December 2014 | 11:44

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Seleb yang Satu Ini Sepertinya Belum Layak …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | 8 jam lalu

Menyoal Boleh Tidaknya Ucapkan “Selamat …

Dihar Dakir | 9 jam lalu

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 11 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: