Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Irwansyah Danial

Cita-cita bisa menghilang tapi harapan harus terus tetap ada

Kab.Bantaeng dan 5 Tempat Wisatanya

REP | 06 June 2013 | 02:26 Dibaca: 1033   Komentar: 0   1

Kabupaten Bantaeng adalah sebuah kabupaten di Sulawesi selatan,Indonesia Ibu kotanya ialah Kota Bantaeng. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 395,83 km² dan populasi ±150.000 jiwa.

Secara geografi Kabupaten Bantaeng terletak pada koordinat antara 5o 21’ 13” sampai 5o 35’ 26” Lintang Selatan dan 119o 51’ 42” sampai 120o 05’ 27” Bujur Timur.
Batas-batas Wilayah :
>> Sebelah Utara : Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bulukumba
>> Sebelah Selatan : Laut Flores
>> Sebelah Timur : Kabupaten Bulukumba
>> Sebelah Barat : Kabupaten Jeneponto
Kabupaten Bantaeng terletak di bagian selatan Sulawesi Selatan dengan jarak tempuh dari Kota Makassar sekitar 123 km dengan waktu tempuh antara 2,5 jam. Luas wilayahnya 395.83 km2. Beberapa objek wisata antara lain:

Permandian alam eremmerasa
Terletak di desa kampala,kecamatan eremerasa,sekitar 16km dari kota Bantaeng dengan melewati jalan aspal yang sesekali menanjak dan sepanjang perjalanan mata akan di manjakan dengan pemandangan hamparan sawah dan hijaunya alam Bantaeng. selain itu,anda juga dapat melihat rumah-rumah panggung milik penduduk sekitar di areal persawahan
Di sekitar permadian tersebut udara terasa sejuk itu dikarenakan berada di daerah ketinggian,disini terdapat  dua buah kolam renang yang masing-masing kolam untuk dewasa dan anak-anak, dan yang membuat air di kolam terasa sejuk bagaikan air dari kulkas itu karena airnya langsung teraliri dari perut sebuah bukit yang berada tepat disisi kolam.
Selain mandi di kolam, aktivitas mandi juga bisa dilakukan disebuah aliran air yang terbentuk karena aliran air yang keluar langsung dari akar-akar pohon besar yang telah berumur ratusan tahun yang berada di sekitar kolam.

Pantai Marina
Terletak di Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, sekitar 18 kilometer dan Kota Bantaeng. Perjalanan menuju ke sana dapat ditempuh sekitar 30 menit, melewati jalan poros Bantaeng ke arah Kabupaten Bulukumba. Pantai pasir putih ini terletak tidak jauh dari jalan raya.
Pengunjung dapat menggunakan mobil ataupun motor untuk menuju tempat tersebut.Dari jalan raya terdapat jalan yang dapat dilalui kendaraan bermotor yang jaraknya tak lebih dari 1km dari jalan poros Bantaeng ke arah Bulukumba tapi jika anda kelelahan,lapar ataupun haus dalam perjalanan anda dapat beristrahat di tempat persinggahan ataupun Pusat jajanan yang terletak di depan sebelum gerbang loket masuk Pantai marina.
Di tempat tersebut anda dapat melakukan berbagai aktivitas pantai seperti berjemur, olahraga pantai dan berenang.Selain itu, disini juga terdapat penginapan, dan lapangan tenis.
Air Terjun Bissappu
Terletak di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, sekitar 5 kilometer dan Kota Bantaeng. Perjalanan menuju ke sana dapat ditempuh sekitar 15 menit, melewati jalan aspal dengan tanjakan berkelok-kelok.
Perjalanan menuju ke sana sebaiknya dilakukan di waktu pagi atau sebelurn siang hari. Di sepanjang jalan, anda dapat merasakan udara sejuk dengan pemandangan alam berupa pepohonan hijau di kanan-kiri jalan. Setelah tiba di lokasi tujuan wisata, anda dapat menyaksikan pohon jati di sekitar air terjun.
Untuk dapat melihat air terjun, pengunjung harus berjalan melewati anak tangga yang bersusun ke bawah.

Hutan Wisata Gunung Loka & Resort Outbond
Terletak di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, sekitar 24 kilometer dari Kota Bantaeng. Perjalanan menuju ke sana dapat ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 90 menit, melewati Kecamatan Bissappu.
Jalan menuju kesana berkelok -kelok dan menanjak tapi sepanjang perjalanan anda akan di suguhi pemandangan yang sangat memukau dan udara yang sejuk karena berada di ketinggian

Pantai Seruni
Terletak di Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng, berada dalam Kota Bantaeng. Perjalanan menuju ke sana dapat ditempuh sekitar 5 menit, melewati jalan poros. Di sini ada dermaga sebagai tempat berlabuhnya perahu-perahu nelayan atau perahu yang membawa barang.
Dermaga dengan konstruksi kayu itu menjadi tempat bersantai para anak muda di waktu sore han. Di dekatnya terdapat cafetaria, tempat yang menjual makanan dan minuman ringan serta menyajikan musik.
Sepanjang pantai terdapat tempat duduk yang terbuat dari tembok yng memanjang dari timur ke barat dan setiap sore muda mudi bantaeng banyak yang duduk disini sambil menanti matahari terbenam(sunset) yang dapat dijumpai setiap hari.Selain itu, tiap sabtu sore hingga malam minggu tempat ini di ramaikan dengan para pedagang yang menjajakan barang dagangannya mulai dari barang yang baru hingga barabg bekas atau yang dikenal masyarakat sekitar dengan cakar dan sepanjang pantai berjejer rumah makan jika anda merasa lapar.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Hari Anak Nasional Terlupakan oleh …

Topik Irawan | | 23 July 2014 | 18:53

Parcel Lebaran Dibuang ke Jalan …

Roti Janggut | | 23 July 2014 | 17:43

Efek Samping Kurikulum “Cepat Saji” …

Ramdhan Hamdani | | 23 July 2014 | 18:46

Mengejar Sunset dan Sunrise di Pantai Slili …

Tri Lokon | | 23 July 2014 | 20:12

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Akhirnya Prabowo-Hatta Melangkah ke MK …

Bang Pilot | 13 jam lalu

(Saatnya) Menghukum Media Penipu …

Wiwid Santoso | 13 jam lalu

Setelah Kalah, Terus Apa? …

Hendra Budiman | 14 jam lalu

Jokowi Raih Suara, Ahok Menang Pilpres …

Syukri Muhammad Syu... | 14 jam lalu

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 22 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: