Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Simpet Soge

Seorang anak desa. Menyukai kesederhanaan, mengagumi keindahan. Punya blog di http://simpetadonara.blogspot.com/

Pesona Mata Air Panas Terong

REP | 09 June 2013 | 19:19 Dibaca: 184   Komentar: 1   1

Petang kemarin sempat menikmati sajian daya tarik alam yang disajikan pulau Adonara: mata air panas di pantai Terong. Ikut serta di rombongan kami para penyair muda dari pulau-pulau di Timur Indonesia yang melakukan ziarah puitik ke desa Lamahala Jaya yang letaknya berdekatan. Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari temu sastra dengan tema maritim yang diselenggarakan Lembaga Timur Matahari. Ajang berhimpun para penyair muda ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Juni 2013 di Hotel Tresna, Larantuka.

Dalam rombongan, turut serta Pak Radhar Panca Dahana, Bung Riki Dharmaparan Putra, Dr. Marsel Robot dan belasan penyair muda yang coba menikmati sisi lain pesona pulau Adonara sebagai bagian dari eksplorasi seni.

Lokasi mata air panas Terong punya dua obyek. Yang pertama adalah sumur dekat pantai dengan suhu airnya yang cukup tinggi. Juga mata air payau yang jauh lebih tinggi suhunya daripada perairan di sekitar.

Dengan kaki beralas sepatu tebal, penulis masih bisa merasakan suhu panas yang menerobos dari sela-sela pasir. Sementara itu, di tengah rembang petang tampak uap air naik seperti di ruangan sauna alami dengan berlantaikan pasir dan bebatuan khas. Di sejumlah tempat, para peminat mandi air panas membuat kolam-kolam kecil berdindingkan pasir sebagai tempat mandi di alam terbuka.

Untuk menikmati daya tarik ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang pertama, anda mesti datang saat air laut sedang surut. Mata air payau hanya muncul saat itu. Kedua, jika anda memilih sumur air panas, anda harus datang di siang hari. Aturan larangan setempat tidak memungkinkan untuk menggunakan sumur saat langit mulai gelap. Ketiga, jika hendak menikmati mandi air panas di pantai, anda dapat menyiapkan wadah sebagai tempat mandi. Suhu air akan terlalu panas untuk berendam langsung dalam waktu yang lama. Keempat, jangan kenakan alas kaki dengan sambungan lem karena akan merusak barang tersebut.

Penduduk setempat mengatakan bahwa air panas konon dapat menyembuhkan sejumlah penyakit kulit. Sering penduduk sekitar maupun dari tempat lain memanfaatkan kehadiran air panas itu untuk membersihkan tubuh.

Adonara sendiri adalah bagian dari rangkaian cincin api, yatu deretan gunung berapi di sirkum Pasifik. Gunung Ile Boleng adalah salah satu gunung api di pulau ini dan kehadiran mata air panas sendiri adalah salah satu ciri dari kegiatan vulkaniknya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: