Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Mawan Sidarta

Saya suka travelling, alam dan lingkungan. Sudah menikah punya satu anak. Sekarang usaha kecil-kecilan di selengkapnya

Narsis Abis di Grojokan Sewu

REP | 04 July 2013 | 17:07 Dibaca: 641   Komentar: 7   5

137293032511750869

Air Terjun Grojokan Sewu, Pujon-Malang

Kabupaten Malang di Jawa Timur merupakan kota berhawa sejuk. Kota yang sangat terkenal dengan kuliner bakwannya ini memang merupakan kawasan pegunungan. Kota Malang juga identik dengan pariwisatanya.

Ada beberapa kawasan di Malang yang merupakan dataran tinggi, diantaranya : Kecamatan Batu, Pujon dan Ngantang. Di banyak dataran tinggi di Kota Malang ini traveler atau wisatawan akan menjumpai beberapa destinasi yang berupa air terjun (Jawa = coban atau cuban).

13729305092003940081

Papan nama air terjun Grojokan Sewu, Pujon-Malang

Beberapa waktu yang lalu kami sekeluarga berkesempatan mengunjungi seorang adik di kawasan Jalan Margo Basuki, Sengkaling-Malang. Kami berkunjung ke sana karena istri adik ini baru pulang dari studi S2nya di luar negeri.

Kebetulan anak semata wayang kami juga sedang libur kenaikan kelas. Mumpung banyak waktu luang maka melanconglah kami ke Kota Malang.

1372930697144174570

Air mengalir dan bebatuan di Sungai Bendosari bawah jembatan yang kami lalui

Setelah beramah-tamah dengan adik dan keluarganya di Sengkaling, keesokan harinya kami mengunjungi salah satu air terjun di kawasan Pujon-Malang.

Agak pagi kami berangkat. Dengan mobil adik yang butut, Toyota Starlet keluaran 1985 kami menjelajah kawasan Pujon. Jalan menanjak dan berkelok merupakan sensasi tersendiri. Untung saja cuaca sedang bersahabat sehingga jalanan tidak licin.

1372931032635408781

Oplet yang kami tumpangi menjelajah kawasan Pujon-Malang

Selama perjalanan kami menikmati panorama pegunungan yang cantik. Sambil sesekali mengambil gambar pemandangan alam Pujon dari dalam mobil yang sedang melaju itu. Suatu ketika keponakan kami minta berhenti sejenak karena ada pedagang durian di pinggir jalan.

Anak, keponakan dan kami semua suka dengan buah yang harum baunya ini. Kami beristirahat sejenak, menepi dekat lapak penjual durian. Sambil menunggu mesin mobil dingin kembali, kami menikmati manis dan legitnya durian Desa Pujon.

13729312501321824699

Menikmati manis dan lezatnya durian Desa Pujon-Malang

Warga sekitar umumnya memanen sendiri buah durian lokal ini yang kemudian dipajang pada sebuah lapak di pinggir jalan. Banyak juga yang berminat dengan durian Desa Pujon selain rombongan keluarga kami.

Air sungai yang mengalir dari pegunungan dan panorama sekitar menambah suasana nyaman saat kami semua menikmati buah yang kulitnya berduri ini.

Setelah beristirahat mencicipi lezatnya buah durian Pujon, perjalanan kami lanjutkan menuju objek wisata air terjun yang kami tuju.

13729314431289669120

Berfoto ria di depan Air Terjun Grojokan Sewu

Air terjun yang kami tuju kali ini bernama “Grojogan Sewu”. Banyak di antara kita mungkin mengira kalau nama air terjun Grojokan Sewu itu hanya ada di Kota Karanganyar, Jawa Tengah. Aha jangan salah kira, di Desa Bendosari, Pujon-Malang juga ada air terjun dengan nama yang sama.

Bila traveler melakukan perjalanan dari Malang menuju Pujon maka air terjun ini bisa dilihat dari jalan raya dan memang letaknya tidak jauh dari jalan raya. Hanya kira-kira 100 meter dari jalan raya.

13729316091223664961

Kawasan pedesaan Bendosari dimana air terjun berada

Untuk menuju air terjun ini kita harus berjalan kaki, karena memang akses jalan hanya memungkinkan untuk pejalan kaki saja. Traveler harus melewati jembatan masuk yang di bagian atasnya terpampang papan nama air terjun ini.

Kemudian berjalan melewati jembatan gantung. Setelah itu menyusuri jalan setapak yang di pinggirnya terdapat hamparan sawah yang cukup luas. Air mengalir dan bebatuan sungai serta panorama sekitar yang menawan akan membuat kita betah berlama-lama di sana.

13729317742065532104

Panorama dan sungai di Desa Bendosari menuju Air Terjun Grojokan Sewu

Seperti di kebanyakan destinasi lainnya. Tidak jauh dari objek wisata Air Terjun Grojokan Sewu ini kita temukan sisa potongan lidi hio. Rupanya tempat ini juga tidak luput dari sasaran para pencari rezeki yang sebelumnya melakukan ritual tertentu.

Memasuki lokasi wisata air terjun ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Pengunjung hanya memasukkan uang seihlasnya. Ada sarana ibadah berupa mushollah kecil. Dan toilet yang terlihat baru dibangun.

137293194160570747

Eksotisme Air Terjun Grojokan Sewu, Pujon-Malang

Sayangnya lokasi wisata ini belum terkelolah dengan baik. Terutama jalan masuk yang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki saja. Seandainya dibangun jalan yang mulus sehingga mobilpun bisa sampai ke lokasi tersebut.

Dan kemudian didirikan tempat penginapan yang memadai dengan fasilitas-fasilitas yang mendukung lainnya. Pasti lokasi wisata ini akan lebih ramai dikunjungi banyak orang. Warga sekitar penghasilannya akan bertambah dan pendapatan daerah akan meningkat pula.

13729320951090800374

Pantas bernama Air Terjun Grojokan Sewu

Bagi traveler yang ingin menyambangi Air Terjun Grojokan Sewu, Pujon-Malang bisa dengan menggunakan angkutan umum dari Kota Malang jurusan Kediri. Ada minibus yang bisa mengantar Anda menuju lokasi ini.

Semoga Air Terjun Grojokan Sewu yang berkonsep ekowisata ini mampu memberikan “seribu” manfaat bagi dunia pariwisata di Indonesia.

13729323371077947311

Ada mushollah untuk beribadah Umat Islam


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wisata ke Perbatasan Surga dan Neraka di …

Taufikuieks | | 17 December 2014 | 11:24

Melahirkan Cesar Versi Saya dan Ashanty …

Mariam Umm | | 17 December 2014 | 13:39

Mau Operasi Kanker Tulang Kemaluan Atau …

Posma Siahaan | | 17 December 2014 | 19:17

The Hobbit: The Battle of the Five Armies …

Iman Yusuf | | 17 December 2014 | 21:02

Nangkring Parenting bersama Mentari Anakku: …

Kompasiana | | 10 December 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Seniman, antara Profesi dalam Angan dan …

Christian Kelvianto | 7 jam lalu

Sadisnya Politik Busuk Pilpres di Indonesia …

Mawalu | 10 jam lalu

Kalah Judi Bola Fuad Sandera Siswi SD …

Dinda Pertiwi | 10 jam lalu

Mas Ninoy N Karundeng, Jangan Salahkan Motor …

Yayat | 11 jam lalu

Jiwa Nasionalis Menteri yang Satu Ini …

Adjat R. Sudradjat | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Menjual Soto Ayam Demi Menghidupi Keluarga …

Jumari Haryadi Koha... | 8 jam lalu

Hitam …

Nur Umi Anizah | 8 jam lalu

Logika Perda 11 tahun 2005 yang Ngawur …

Leo Kusima | 8 jam lalu

Sopir “Pinoy” Philippines Makin …

Sayeed Kalba Kaif | 8 jam lalu

Aksi dan Reaksi dari Larangan Becak hingga …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: